inspirasi jiwa yang mendalam

HALAL BUAT KAMI, HARAM BUAT TUAN

Adalah ulama Abu Abdurrahman Abdullah bin al-Mubarak al-Hanzhali al Marwazi [1] ulama
terkenal di makkah yang menceritakan riwayat
ini.

Suatu ketika, setelah selesai menjalani salah satu ritual haji, ia beristirahat dan tertidur. Dalam tidurnya ia bermimpi melihat dua malaikat yang turun dari langit. Ia mendengar percakapan mereka,
"Berapa banyak yang datang tahun ini?" tanya
malaikat kepada malaikat lainnya.

"Tujuh ratus ribu," jawab malaikat lainnya.
"Berapa banyak mereka yang ibadah hajinya
diterima?"
"Tidak satupun"

Percakapan ini membuat Abdullah gemetar.
"Apa?" ia menangis dalam mimpinya.
"Semua orang-orang ini telah datang dari belahan bumi yang jauh, dengan kesulitan yang besar dan keletihan di sepanjang perjalanan, berkelana menyusuri padang pasir yang luas, dan semua usaha mereka menjadi sia-sia?"

Sambil gemetar, ia melanjutkan mendengar
cerita kedua malaikat itu.
"Namun ada seseorang, yang meskipun tidak datang menunaikan ibadah haji, tetapi ibadah hajinya diterima dan seluruh dosanya telah diampuni . Berkat dia seluruh haji mereka diterima oleh Allah."

"Kok bisa"
"Itu Kehendak Allah"
"Siapa orang tersebut?"
"Sa'id bin Muhafah[2], tukang sol sepatu di kota Damsyiq (damaskus sekarang)"

Mendengar ucapan itu, ulama itu langsung terbangun. Sepulang haji, ia tidak langsung pulang kerumah, tapi langsung menuju kota Damaskus, Siria.

Sampai disana ia langsung mencari tukang sol
sepatu yang disebut Malaikat dalam mimpinya.
Hampir semua tukang sol sepatu ditanya, apa
memang ada tukang sol sepatu yang namanya
Sa'id bin Muhafah.

"Ada, ditepi kota" Jawab salah seorang sol sepatu sambil menunjukkan arahnya. Sesampai disana ulama itu menemukan tukang sepatu yang berpakaian lusuh,

"Benarkah anda bernama Sa'id bin Muhafah?"
tanya Ulama itu
"Betul, siapa tuan?"
"Aku Abdullah bin Mubarak"
Said pun terharu, "bapak adalah ulama terkenal, ada apa mendatangi saya?"

Sejenak Ulama itu kebingungan, dari mana ia
memulai pertanyaanya, akhirnya iapun menceritakan perihal mimpinya.

"Saya ingin tahu, adakah sesuatu yang telah
anda perbuat, sehingga anda berhak
mendapatkan pahala haji mabrur?"
"Wah saya sendiri tidak tahu!"
"Coba ceritakan bagaimana kehidupan anda
selama ini
Maka Sa'id bin Muhafah bercerita.
"Setiap tahun, setiap musim haji, aku selalu
mendengar :
Labbaika Allahumma labbaika.
Labbaika la syarika laka labbaika.
Innal hamda wanni'mata laka wal mulka.
laa syarika laka.
Ya Allah, aku datang karena panggilanMu.
Tiada sekutu bagiMu.
Segala ni'mat dan puji adalah kepunyanMu dan
kekuasaanMu.
Tiada sekutu bagiMu.
Setiap kali aku mendengar itu, aku selalu menangis
Ya allah aku rindu Mekah
Ya Allah aku rindu melihat kabah
Ijinkan aku datang…..
ijinkan aku datang ya Allah..

Oleh karena itu, sejak puluhan tahun yang lalu setiap hari saya menyisihkan uang dari hasil kerja saya, sebagai tukang sol sepatu.
Sedikit demi sedikit saya kumpulkan. Akhirnya pada tahun ini, saya punya 350 dirham, cukup untuk saya berhaji.

"Saya sudah siap berhaji"
"Tapi anda batal berangkat haji"
"Benar"
"Apa yang terjadi?"
"Istri saya hamil, dan sering ngidam. Waktu saya hendak berangkat saat itu dia ngidam berat"
"Suami ku, engkau mencium bau masakan yang
nikmat ini?
"ya sayang"
"Cobalah kau cari, siapa yang masak sehingga
baunya nikmat begini. Mintalah sedikit untukku"

"Ustadz, sayapun mencari sumber bau masakan itu. Ternyata berasal dari gubug yang hampir runtuh.
Disitu ada seorang janda dan enam anaknya.
Saya bilang padanya bahwa istri saya ingin
masakan yang ia masak, meskipun sedikit.
Janda itu diam saja memandang saya, sehingga saya mengulangi perkataan saya

Akhirnya dengan perlahan ia mengatakan "tidak boleh tuan"
"Dijual berapapun akan saya beli"
"Makanan itu tidak dijual, tuan" katanya sambil
berlinang mata.

Akhirnya saya tanya kenapa?
Sambil menangis, janda itu berkata "daging ini
halal untuk kami dan haram untuk tuan" katanya.

Dalam hati saya: Bagaimana ada makanan yang halal untuk dia, tetapi haram untuk saya, padahal kita sama-sama muslim? Karena itu saya mendesaknya lagi "Kenapa?"
"Sudah beberapa hari ini kami tidak makan.
Dirumah tidak ada makanan. Hari ini kami melihat keledai mati, lalu kami ambil sebagian dagingnya untuk dimasak.
"Bagi kami daging ini adalah halal, karena andai kami tak memakannya kami akan mati
kelaparan. Namun bagi Tuan, daging ini haram".

Mendengar ucapan tersebut spontan saya
menangis, lalu saya pulang.
Saya ceritakan kejadian itu pada istriku, diapun
menangis, kami akhirnya memasak makanan dan mendatangi rumah janda itu.

"Ini masakan untuk mu"
Uang peruntukan Haji sebesar 350 dirham pun
saya berikan pada mereka."
Pakailah uang ini untuk mu sekeluarga. Gunakan untuk usaha, agar engkau tidak kelaparan lagi"

Ya Allah……… disinilah Hajiku
Ya Allah……… disinilah Mekahku.

Mendengar cerita tersebut Abdullah bin Mubarak tak bisa menahan air mata.

sang penyelamat

HALAL BUAT KAMI, HARAM BUAT TUAN

Adalah ulama Abu Abdurrahman Abdullah bin al-Mubarak al-Hanzhali al Marwazi [1] ulama
terkenal di makkah yang menceritakan riwayat
ini.

Suatu ketika, setelah selesai menjalani salah satu ritual haji, ia beristirahat dan tertidur. Dalam tidurnya ia bermimpi melihat dua malaikat yang turun dari langit. Ia mendengar percakapan mereka,
"Berapa banyak yang datang tahun ini?" tanya
malaikat kepada malaikat lainnya.

"Tujuh ratus ribu," jawab malaikat lainnya.
"Berapa banyak mereka yang ibadah hajinya
diterima?"
"Tidak satupun"

Percakapan ini membuat Abdullah gemetar.
"Apa?" ia menangis dalam mimpinya.
"Semua orang-orang ini telah datang dari belahan bumi yang jauh, dengan kesulitan yang besar dan keletihan di sepanjang perjalanan, berkelana menyusuri padang pasir yang luas, dan semua usaha mereka menjadi sia-sia?"

Sambil gemetar, ia melanjutkan mendengar
cerita kedua malaikat itu.
"Namun ada seseorang, yang meskipun tidak datang menunaikan ibadah haji, tetapi ibadah hajinya diterima dan seluruh dosanya telah diampuni . Berkat dia seluruh haji mereka diterima oleh Allah."

"Kok bisa"
"Itu Kehendak Allah"
"Siapa orang tersebut?"
"Sa'id bin Muhafah[2], tukang sol sepatu di kota Damsyiq (damaskus sekarang)"

Mendengar ucapan itu, ulama itu langsung terbangun. Sepulang haji, ia tidak langsung pulang kerumah, tapi langsung menuju kota Damaskus, Siria.

Sampai disana ia langsung mencari tukang sol
sepatu yang disebut Malaikat dalam mimpinya.
Hampir semua tukang sol sepatu ditanya, apa
memang ada tukang sol sepatu yang namanya
Sa'id bin Muhafah.

"Ada, ditepi kota" Jawab salah seorang sol sepatu sambil menunjukkan arahnya. Sesampai disana ulama itu menemukan tukang sepatu yang berpakaian lusuh,

"Benarkah anda bernama Sa'id bin Muhafah?"
tanya Ulama itu
"Betul, siapa tuan?"
"Aku Abdullah bin Mubarak"
Said pun terharu, "bapak adalah ulama terkenal, ada apa mendatangi saya?"

Sejenak Ulama itu kebingungan, dari mana ia
memulai pertanyaanya, akhirnya iapun menceritakan perihal mimpinya.

"Saya ingin tahu, adakah sesuatu yang telah
anda perbuat, sehingga anda berhak
mendapatkan pahala haji mabrur?"
"Wah saya sendiri tidak tahu!"
"Coba ceritakan bagaimana kehidupan anda
selama ini
Maka Sa'id bin Muhafah bercerita.
"Setiap tahun, setiap musim haji, aku selalu
mendengar :
Labbaika Allahumma labbaika.
Labbaika la syarika laka labbaika.
Innal hamda wanni'mata laka wal mulka.
laa syarika laka.
Ya Allah, aku datang karena panggilanMu.
Tiada sekutu bagiMu.
Segala ni'mat dan puji adalah kepunyanMu dan
kekuasaanMu.
Tiada sekutu bagiMu.
Setiap kali aku mendengar itu, aku selalu menangis
Ya allah aku rindu Mekah
Ya Allah aku rindu melihat kabah
Ijinkan aku datang…..
ijinkan aku datang ya Allah..

Oleh karena itu, sejak puluhan tahun yang lalu setiap hari saya menyisihkan uang dari hasil kerja saya, sebagai tukang sol sepatu.
Sedikit demi sedikit saya kumpulkan. Akhirnya pada tahun ini, saya punya 350 dirham, cukup untuk saya berhaji.

"Saya sudah siap berhaji"
"Tapi anda batal berangkat haji"
"Benar"
"Apa yang terjadi?"
"Istri saya hamil, dan sering ngidam. Waktu saya hendak berangkat saat itu dia ngidam berat"
"Suami ku, engkau mencium bau masakan yang
nikmat ini?
"ya sayang"
"Cobalah kau cari, siapa yang masak sehingga
baunya nikmat begini. Mintalah sedikit untukku"

"Ustadz, sayapun mencari sumber bau masakan itu. Ternyata berasal dari gubug yang hampir runtuh.
Disitu ada seorang janda dan enam anaknya.
Saya bilang padanya bahwa istri saya ingin
masakan yang ia masak, meskipun sedikit.
Janda itu diam saja memandang saya, sehingga saya mengulangi perkataan saya

Akhirnya dengan perlahan ia mengatakan "tidak boleh tuan"
"Dijual berapapun akan saya beli"
"Makanan itu tidak dijual, tuan" katanya sambil
berlinang mata.

Akhirnya saya tanya kenapa?
Sambil menangis, janda itu berkata "daging ini
halal untuk kami dan haram untuk tuan" katanya.

Dalam hati saya: Bagaimana ada makanan yang halal untuk dia, tetapi haram untuk saya, padahal kita sama-sama muslim? Karena itu saya mendesaknya lagi "Kenapa?"
"Sudah beberapa hari ini kami tidak makan.
Dirumah tidak ada makanan. Hari ini kami melihat keledai mati, lalu kami ambil sebagian dagingnya untuk dimasak.
"Bagi kami daging ini adalah halal, karena andai kami tak memakannya kami akan mati
kelaparan. Namun bagi Tuan, daging ini haram".

Mendengar ucapan tersebut spontan saya
menangis, lalu saya pulang.
Saya ceritakan kejadian itu pada istriku, diapun
menangis, kami akhirnya memasak makanan dan mendatangi rumah janda itu.

"Ini masakan untuk mu"
Uang peruntukan Haji sebesar 350 dirham pun
saya berikan pada mereka."
Pakailah uang ini untuk mu sekeluarga. Gunakan untuk usaha, agar engkau tidak kelaparan lagi"

Ya Allah……… disinilah Hajiku
Ya Allah……… disinilah Mekahku.

Mendengar cerita tersebut Abdullah bin Mubarak tak bisa menahan air mata.

kaya hati

KISAH BERHIKMAH....

Mhn Kerelaannya Utk Membaca "DGN HATI" Kisah Yg (Mungkin) Sudah Pernah Kita Dengar Berikut Ini ...


"QURBAN BU SUMI"

Semakin dekat dengan 'Idul Adha, semakin banyak orang yang mengunjungi stan daganganku.. ..

Sebagian hanya melihat-lihat, sebagian lagi menawar dan Alhamdulillah tidak sedikit yang akhirnya membeli. . ..

Aku menyukai bisnis ini, membantu orang mendapatkan hewan qurban dan Allah memberiku rezeki halal dari keuntungan penjualan.

Hingga datanglah seorang ibu yang kemudian menggetarkan imanku dan membuatku tak bisa menahan air mata...

Semula, aku berpikiran ibu ini hanya akan melihat-lihat saja. Karena dari penampilannya, aku menduga ia bukanlah tipe orang yang mampu berqurban. . ..

Meski demikian, sebagai pedagang yang baik aku harus tetap melayaninya.

"Silahkan Bu, ada yang bisa saya bantu?" sapaku seramah mungkin.

"Kalau kambing itu harganya berapa, Pak?" tanyanya sambil menunjuk seekor kambing yang paling murah.

"Itu 700 ribu, Bu," tentu saja harga itu bukan tahun ini.

Kisah ini terjadi beberapa tahun yang lalu. Kalau harga kambing qurban tahun ini, paling murah sekitar 1,5 juta. Yang agak besar 2,5 juta.

"Harga pasnya berapa?"

Meskipun aku belum yakin ibu tersebut akan membelinya, minimal ia telah menunjukkan minatnya terhadap kambingku.

"Bolehlah 600 ribu, Bu. Itu untungnya sangat tipis. Buat ibu, bolehlah kalau ibu mau"

"Tapi, uang saya Cuma 500 ribu, Pak. Boleh?" kata ibu itu dengan penuh harap.

Keyakinanku mulai berubah. Ibu ini benar-benar serius mau berqurban. Mungkin hanya tampilannya saja yang sederhana tapi sejatinya ia bukanlah orang miskin. Nyatanya ia mampu berqurban.

"Baiklah, Bu. Meskipun tidak mendapat untung, semoga ini barakah," jawabku setelah agak lama berpikir.

Bagaimana tidak? 500 ribu itu berarti sama dengan harga beli. Tapi melihat ibu itu, aku tidak tega menolaknya.

Aku pun kemudian mengantar kambing itu ke rumahnya.

"Astaghfirullah… Allaahu Akbar…" Aku terperanjat.

Rumah ibu ini tak lebih dari sebuah GUBUG BERLANTAI TANAH. Ukurannya kecil, dan di dalamnya tidak ada perabot mewah. Bahkan kursi, meja, barang-barang elektronik, dan kasur pun TIDAK ADA.

Hanya ada dipan beralas tikar yang kini terbaring seorang nenek di atasnya.

Rupanya nenek itu adalah ibu dari wanita yang membeli kambing tadi.

Mereka tinggal bertiga dengan seorang anak kecil yang tak lain adalah cucu nenek tersebut.

"Emak, lihat apa yang Sumi bawa" kata ibu yang ternyata bernama Sumi itu.

Yang dipanggil Emak kemudian menolehkan kepalanya.

"Sumi bawa kambing Mak. Alhamdulillah, kita bisa berqurban"

Tubuh yang renta itu duduk sambil menengadahkan tangan...

"Alhamdulillah… akhirnya kesampaian juga Emak berqurban. Terima kasih ya Allah…"

"Ini uangnya Pak. Maaf ya kalau saya nawarnya terlalu murah, karena saya hanya tukang cuci di kampung sini, saya SENGAJA MENGUMPULKAN UANG untuk membeli kambing buat qurban atas nama Emak…." kata Bu Sumi.

Kaki ini bergetar... dada terasa sesak...
Sambil menahan tetes air mata, saya berdoa dalam hati, "Ya Allah… Ampuni dosa hamba ini. Hamba malu berhadapan dengan hamba-Mu yang pasti lebih mulia ini. SEORANG YG MISKIN HARTA, TAPI IMANNYA LUAR BIASA...".

"Pak, ini ongkos kendaraannya…", panggil ibu itu.

"Sudah bu, biar ongkos kendaraannya saya yang bayar", jawabku sambil cepat-cepat berpamitan, sebelum Bu Sumi tahu kalau mata ini sudah basah karena tak sanggup mendapat teguran dari Allah yang sudah mempertemukan aku dengan hambaNya yang dengan kesabaran, ketabahan dan penuh keimanan ingin memuliakan orang tuanya.

Sauraraku...
Untuk menjadi mulia, ternyata TAK HARUS MENUNGGU KAYA...

Untuk mampu berqurban, ternyata yang dibutuhkan adalah kesungguhan.

Saya yajin..
Banyak diantara kita YG LABIH KAYA dari Bu Sumi.

Rumah kita bukan gubuk, lantainya keramik...

Ada kursi, ada meja, ada perabot hingga TV di rumah kita.

Ada kendaraan. Bahkan, HP kita LEBIH MAHAL DR HARGA SEEKOR KAMBING KURBAN...

Tapi…
Sudah sungguh-sungguhkah kita mempersiapkan qurban?

Wallaahu a'lam bish shawwab...
😭😭😭😭😭😭😭😭😭

sebuah dedikasi

Menetes Air Mata ini...

Teringat 1 setengah tahun yang lalu ketika pertama kali saya ke Hongkong dan bertemu Mba Fitri...

Beliau hanyalah seorang TKW alias Pembantu Rumah Tangga di Negeri Seberang...

Uang seadanya, waktu libur pun hanya 1 hari dalam seminggu, sisanya mereka mengabdikan dirinya untuk majikannya... Dan ini sudah 8 tahun beliau lakukan demi keluarga tercinta di Indonesia

Sebelumnya saya sama sekali tidak kenal dengan Mba Fitri, namun beliaulah 1 dari sekitar 150.000 TKW di Hongkong yang berani memutuskan untuk mengambil kesempatan baik ini...

1,5 tahun yang lalu Mba Fitri ngutang ke majikannya untuk membeli mesin... Sempat dibilang Gila saat itu... Tapi beliau tak kunjung menyerah, hingga majikannya pun menyerah dan akhirnya meminjamkan uang untuk membeli mesinnya...

Teringat saat itu pun saya pergi lagi ke Hongkong untuk membantu intalasi mesin di Gudang Tempat Majikannya... Kedatangan saya pun ngumpet2 layaknya Tom Cruise di Mission Impossible...

Mba Fitri pun awalnya tidak ingin majikannya tahu jika Mesin ini terpasang di Rumah Majikannya.

Jadi perjuangan kami benar2 ngumpet2 saat itu. Jika majikannya pulang, maka Mba Fitri akan melepas mesinnya... Dan ketia majikannya tak ada, maka akan dipasangnya kembali...

Di Indonesia ada Mas Wawan Sang Suami yang 1,5 tahun lalu hanyalah seorang Pelayan Catering, hidup tak jelas, apapun dikerjakan hanya untuk menghidupi dirinya...

Tragisnya sekitar 3-4 tahun yang lalu mereka baru saja menikah dan setelah menikah Mba Fitri langsung kembali berjuang di Hongkong untuk kehidupannya...

Perjuangan Mas Wawan di Indonesia pun tak kalah seru dan menegangkannya... Karena harus belusukan ke kampung2 asal mereka para TKW untuk memasang mesin dan mengedukasi mereka... Tak mudah... Tapi ini semua beliau jalankan dengan semangat membara...

Saya bagian bolak-balik Hongkong, Mas Wawan bagian bangun tim di Indonesia... Tak Mudah... Tapi ini semua kami jalani dengan BAHAGIA...

Alhamdulillah, belum 1 tahun berjuang di bisnis ini saat itu, dan melalui perjungan yang EkstraOrdinari menurut saya, Mba Fitri bisa "Memecat" Majikannya, dan menjadi Bos Bagi dirinya sendiri...

Menarik, sekarang mereka bolak-balik HongKong bukan lagi sebagai Pekerja tanpa ujung...

Sekarang mereka bolak-balik Hongkong karena mereka tau apa yang ada di ujung...

Sekarang Mas Wawan dan Mba Fitri bolak-balik Hongkong sudah sebagai Majikan bagi Impian terindah mereka...

Kini Jaringan mereka sudah tersebar hingga Macau, Taiwan, dan Korea...

Berawal dari sebuah mimpi, mereka yang tadinya bukan siapa2, kini mereka telah menjelma menjadi Insan Penuh Manfaat yang terus berjuang tuk Impian mereka, keluarga, dan impian tim kerja mereka...

1,5 tahun yang lalu mereka memutuskan untuk merubah kehidupannya...

1,5 tahun yang lalu mereka memulai dengan kerja keras...

1,5 tahun yang lalu mereka membangun kepantasan dirinya...

Dan hari ini dengan bangga dan haru kami menyematkan apresiasi terbesar terhadap mereka karena telah resmi menjadi NEW 6A INDONESIA...

Bukan soal 3000 USD yang akan anda dapatkan... Bukan soal 100 juta perbulan yang Anda nikmati, namun ini semua adalah soal Kehidupan Mulia penuh Manfaat yang sekarang kalian miliki...

Selamat kepada Mas Wawan dan Mba Fitri...

Perjuangan kalian telah membuat Indonesia Bangga...

We love you...


Salam...

Andhyka Sedyawan
6A5-3 Indonesia


#PembantuRumahTanggaPunBISA

hanya pejuang sejati

Yaa... Allah, jadikanlah diriku perpanjangan tangan-Mu untuk mengangkat saudara2ku ke titik tertinggi, ke puncak sebuah tebing yg bernama kesuksesan sejati. Jadikanlah diriku magnet bagi para pejuang-Mu, jendral-jendralMu, yg siap membela harkat martabat keluarganya dan orang-orang yg dicintainya. Datangkanlah mereka kepadaku, dan berikan aku kemampuan untuk mengangkat mereka, maka niscaya aku selalu SIAP. Aamiiin...

anti bio tik

WARNING / HIMBAUAN..!!!!!

http://m.beritasatu.com/kesra/217231-kemkes-masyarakat-sebaiknya-berhenti-menggunakan-antibiotik.html

Prof. Iwan Dwiprahasto selaku Guru Besar Farmakologi UGM, menuturkan pada umumnya anak-anak mengalami batuk pilek sebanyak 4-5 kali dlm setahun.

Tapi jika anak diberi antibiotik terus menerus maka bisa saja dlm setahun anak menjadi "10 kali" mengalami batuk-pilek.
Jika masih terus diberi antibiotik secara terus menerus suatu saat bisa saja anak-anak itu akan sakit setiap minggunya.

Untuk itu bagi orangtua sebaiknya lebih cermat dlm memberikan obat pada sang buah hati dan jika si kecil batuk pilek tidak perlu diberikan antibiotik.

Antibiotik hanya efektif terhadap Bakteri, antibiotik sama sekali tdk berguna melawan virus yg menyebabkan pilek dan batuk.

ANTIBIOTIK Mempunyai EFEK SAMPING membuat Bakteri/Penyakit Menjadi "Resisten/Kebal" dan Menurunkan Kemampuan Sistem Imun (Imun Tidak Mempu mengalahkan bakteri tsb).

Jika ANTIBIOTIK gagal lalu bagaimana?
Bagaimana kita bisa melindungi pertahanan tubuh anak kita?

Sederhana saja jawabannya yaitu dengan memperkuat sistem kekebalan tubuh cukup minum air yang mrngandung antioksidan
Buat tubuh kita basa

Cukup minum air kangen water setara zam zam 2ltr per hari

Tubuh sehat tanpa obat...

du it

Bacaan pagi, smg bermanfaat
Rultwit Rhenald Kasali 3/8 2015.

(1) Bangsa yg Punya mata uang kuat itu menyenangkan tp juga berbahaya. Alam semesta ini selalu balance… maka akan ada masanya mencapai equilibrium. (2) Menjadi pertanyaan mengapa Rupiah terkesan loyo? Apakah benar dia yg loyo atau karena the USD is too strong? Jawabnya adalah mata uang USD saat ini tengah berada pada posisi super strong dan ini sesungguhnya rawan juga bagi Amerika, krn exportnya jadi tidak kompetitif. P&G, Coke, GE, Catterpilar, Detroit, Microsoft, Aple..dll bakal kesulitan.

(3) Tapi ini terjadi merata, bukan krn mata uang lain yg loyo, tapi karena kebijakan jangka menengah The Fed, begini ceritanya.

(4) Pada tahun 2008 Amerika dilanda krisis. Mereka pontang-panting. Obama pusing, maka dicari jalan keluar.

(5) Tahun 2009 The Fed (bank central Amerika) mulai mengambil kebijakan Quantitative Easing secara besar2an. Intinya, Amerika mencetak dolar dalam jumlah besar untuk menarik obligasinya. Jumlahnya amat besar: USD 3.5-4.5 T.

(6) Dengan program itu, dolar mengalir deras ke emerging countries, termasuk Brazil, Indonesia, Chili dll.

(7) Dengan demikian supply dollar di emerging countries jadi berlimpah, wajar kl kursnya turun. Dan Rupiah terkesan membaik saat itu. Maka mata uang berbagai bangsa, antara 2009-2012 terkesan menguat, dan kepala2 negara emerging countries senang.

(Nilai Tukar Rupiah Terhadap USD)
2009 : 9.447,00
2010 : 9.036,00
2011 : 9.113,00
2012 : 9.718,00
2013 : 12.250,00
2014 : 12.500,00
2015 : 13.500,00

(8) Sayangnya kebijakan itu ada batas waktunya, dan pemerintah Amerika sudah jauh2 hari mengingatkan akan ada batas waktunya dan batas waktunya adalah tahun lalu.

(9) Program quantitative easing diakhiri bertahap. Rupiah yg menguat 2009-2013.

(10) Perlahan2 goyah Quantitative easing diakhiri, dolar dipanggil pulang. Bunga T-bond dilepas, naik perlahan- lahan, dolar pun pulang kandang ke USA

(11) Investor di US yg senang bisa dapat return lbh baik, tapi yg meminjam jadi kena beban bunga lebih mahal. Maka mereka yg biasa pinjam uang di bank USA utk main saham di Asia dan Amerika Latin mulai mengurungkan niatnya. Pasokan dolar di negara2 Asia tiba-tiba menjadi seret, dan menguatlah dolar. Dollar mengguncang bukan hanya indonesia.


(12) Menurut Morgan Stanley, The Fed dan bbrp biro riset, negara yg bakal mengalami negara yg bakal mengalami kesulitan utama: Brazil, Chile, Turkey, Afsel, lalu kemungkinan Indonesia. Itu sdh diumumkan th lalu. Menjadi masalah, sejak 2009 kita tak membuat planning apa2.

(13) Bahkan subsidi BBM tdk dialihkan ke sektor produktif Infrastruktur tdk dibangun, penegakkan hukum terkesan diabaikan, pelabuhan tidak dibenahi sejak 5 thn lalu. Dgn demikian, saatnya tiba kita tdk siap.

(14) Bahkan hiruk pikuk politik membuat kebijakan Menkeu yg saat itu dijabat Sri Mulyani menjadi krg berkesinambungan.


(15) Kini masalahnya sudah di depan mata...ibarat kita ingin merubah udara panas menjadi hujan, rasanya sia2. Tapi bukan tak ada jalan. Sampai di sini dulu ya agar kita paham penyebabnya...nanti kita lanjutkan lagi.

Kiriman Rhenald Kasali di grup FE UI Angk 80.

tidak banyak

" Yang Langka "

Bismillaah...

Yang langka itu...

Istri
yg tunduk patuh pada suami.
yg senantiasa berseri2 saat dipandang.
yg ridha terdiam saat suami marah.
Tidak merasa lebih apalagi meninggikan suara.
Tercantik di hadapan suami.
Terharum saat menemani suami beristirahat.
Tak menuntut keduniaan yg tidak mampu diberikan suaminya.
yang sadar bahwa ridha-Nya ada pd ridha suaminya.

Yang langka itu...
Suami
yang mengerti bahwa istrinya bukan pembantu.
Sadar tak melulu ingin dilayani.
Malu jika menyuruh ini itu krn tahu istrinya sudah repot seharian urusan anak dan rumah.
yang tak berharap keadaan rumah lapang saat pulang krn sadar itulah resiko hadirnya amanah2 yg masih kecil.

yang sadar pekerjaan rumah tangga juga kewajibannya.

yang rela mengerjakan pekerjaan rumah tangga krn rasa sayangnya thd
istrinya yg kelelahan.

Yang langka itu...

Anak lelaki
yang sadar bahwa ibunya yg paling berhak atas dirinya.
yang mengutamakan memperhatikan urusan ibunya.
yang lebih mencintai ibunya dibanding mencintai istri dan anak2nya.
yang sadar bahwa surganya ada pd keridhaan ibunya.

Yang langka itu...
Orang tua
yang sadar bahwa anak perempuannya jika menikah sudah bukan lagi miliknya.
yang selalu menasehati untuk mentaati suaminya selama suaminya tidak
menyuruhnya kpd perkara munkar.
yang sadar bahwa keridhaan Allah bagi anaknya telah berpindah pd ridha suaminya.

Yang langka itu...
Seorang ibu
yang meskipun tahu surga berada di bawah telapak kakinya.
Tapi tidak pernah sekalipun menyinggung hal tsb saat anaknya ada kelalaian thdnya.
yang selalu sadar bahwa mungkin segala kekurangan pd anak2nya adalah hasil didikannya yg salah selama ini.
yang sadar bahwa jika dirinya salah berucap atau do'a keburukan maka malaikat akan mengijabah do'anya.
.
Yang langka itu...
Anak yang senantiasa mendoakan kebaikan bagi orangtuanya dlm keheningan sepertiga malam terakhir.
Meskipun sehari hari dlm kesibukan rumah tangganya.
Dalam kesibukan usahanya.
Dalam kesibukan pekerjaannya.
.
Yang langka itu...
Orang-orang yg saling memberikan nasehat dalam kebenaran dan kesabaran.
yang saling memaklumi jika hal2 di atas lupa atau lalai dilakukan.
Sehingga saling memaafkan diantara mereka.

Maka rahmat Allah berada diantara mereka.
Dan Allah dgn kemurahanNya memaafkan kesalahan2 mereka.

Yuuk kita jadi yg langka2 ini....😇🙏

Barakallaahu fiikum

Orang yang Diberkahi

4 CIRI ORANG YANG DIBERKAHI ALLAH

Bismillah...

Allah Tabaraka wa Ta'ala berfirman menceritakan perkataan Nabi 'Isa 'alaihis salaam:

(وَجَعَلَنِي مُبَارَكًا أَيْنَ مَا كُنْتُ)

"Dan Dia (Allah) menjadikanku sebagai orang yang diberkahi dimanapun aku berada." (QS. Maryam : 31)

Imam Ibnul Qayyim Al Jauziyyah rahimahullah menerangkan bahwa orang yang diberkahi Allah Ta'ala ialah siapa saja yg memiliki sifat dan kriteria berikut ini:

1. Mengajarkan kebaikan.
2. Menyeru kepada Allah.
3. Mengingatkan tentang Allah.
4. Memotivasi agar senantiasa berbuat keta'atan kepada Allah.

Maka, barangsiapa yang tidak ada pada dirinya 4 sifat dan kriteria tersebut, berarti ia bukanlah termasuk orang yang diberkahi.

Dan Allah Ta'ala telah menghilangkan keberkahan dari perjumpaan dan perkumpulannya serta dari orang yang berjumpa dan berkumpul (berduduk-duduk) dengannya.

Hilangnya keberkahan ini disebabkan orang yang tidak diberkahi Allah tersebut akan menyia-nyiakan waktu (umur) dan merusak hati (kita).

(Sumber: Risalatu Ibnil Qayyim ilaa Ahadi Ikhwaanihi, hal.3) (92)

Oleh al Ustadz Muhammad Wasitho, MA, 

jadwal hidupmu!

Semoga ada hikmah d balik cerita ini,

KIAT SUKSES BISNIS....

Pada suatu hari di awal-awal saat memulai bisnis dulu, saya ketemu masalah seperti ini: saya janjian dengan 3 orang di Jakarta. Saat itu posisi saya di Jogja tanpa banyak kenalan di Jakarta dan cekak banget dananya. Begini jadualnya: Pak A janji ketemu hari Senin siang, Pak B hari Rabu pagi dan Bu C di hari Jumat sore. Jika saya mau gampang, saya harus berangkat naik kereta Minggu malam dan menginap di Jakarta 5 hari dan pulang Jumat malam. Sayanya yang bingung: nginep dimana, biaya makannya dimana? Duh ribet, padahal janjiannya udah di-arrange lama dan posisi orang yang mau saya temui itu Boss-boss semua untuk penawaran kerjaan promosi. Saya harus mengikuti jadual mereka, saya tak kuasa menentukan jadual karena saya yang butuh.

Pusinglah saya memikirkan jadual yang mustahil itu. Sampai seminggu menjelang harinya, saya ketemu seorang teman,yang ilmu agamanya lumayan. Karena belum menemukan solusi, saya pun curhat padanya. Teman saya mengangguk-angguk lalu bertanya,"Jadual sholatmu gimana?"

"Jadual sholat? Apa hubungannya?" saya keheranan.

"Sholat subuh jam berapa?" tanpa menjawab pertanyaan saya, dia meneruskan pertanyaannya.

" Errr... Jam setengah enam, jam enam. Sebangunnya lah.. Kenapa," jawab saya.

" Sholat dhuhur jam berapa?"

"Dhuhur? Jadual sholat dhuhur ya jam 12 lah..." jawab saya.

"Bukan, jadual sholat dhuhurmu jam berapa?" ia terus mendesak.

" Oooh, jam dua kadang setengah tiga biar langsung Asar. Eh, tapi apa hubungannya dengan masalahku tadi?" saya makin heran.

Temen saya tersenyum dan berkata,"Pantas jadual hidupmu berantakan."

"Lhooo.. kok? Apa hubungannya?" saya tambah bingung.

"Kamu bener mau beresin masalahmu minggu depan ke Jakarta?" tanyanya lagi.

"Lha iya, makanya saya tadi cerita...," saya menyahut.

"Beresin dulu jadual sholat wajibmu. Jangan terlambat sholat, jangan ditunda-tunda, klo bisa jamaah," jawabnya.

"Kok.. hubungannya apa?" saya makin penasaran.

"Kerjain aja dulu kalo mau. Enggak juga gak papa, yang punya masalah kan bukan aku...," jawabnya.


Saya pun pamit, jawabannya tak memuaskan hati saya. Joko sembung naik ojek, pikir saya. Gak nyambung, Jek. Saya pun mencari cara lain sambil mengumpulkan uang saku buat berangkat yang emang mepet. Tapi sehari itu rasanya buntu, buntu banget. Sampai saya berfikir, ok deh saya coba sarannya. Toh gak ada resiko apa-apa. Tapi ternyata beratnya minta ampun, sholat tepat waktu berat jika kita terbiasa malas-malasan, mengakhirkan pelaksanaannya. Tapi udahlah, tinggal enam hari ini.

Dua hari berjalan, tak terjadi apa-apa. Makin yakin saya bahwa saran teman saya itu tidak berguna. Tapi pada hari ketiga, hp berdering. Dari asisten Pak A,"Mas, mohon maaf sebelumnya. Tapi Pak A belum bisa ketemu hari Senin besok,. Ada rapat mendadak dengan direksi. Saya belum tahu kapan bisa ketemunya, nanti saya kabari lagi."

Di ujung telepon saya ternganga, bukannya jadual saya makin teratur ini malah ada kemungkinan di-cancel. Makin jauh logika saya menemukan solusinya, tapi apa daya. Karena bingung, saya pun terus melanjutkan sholat saya sesuai jadualnya.

Di hari berikutnya, hp saya berdering kembali. Dari sekretaris Pak B,"Mas, semoga belum beli tiket ya? Pak B ternyata ada hjadual general check up Rabu depan jadinya gak bisa ketemu. Tadi Bapak nanya bisa nggak ketemu Jumat aja, jamnya ngikut Mas."

Yang ini saya bener-bener terkejut. Jumat? Kan bareng harinya ama Bu C? Saya pun menyahut,"O iya, tidak apa-apa Pak. Jumat pagi gitu, jam 9 bisa ya?"

Dari seberang sana dia menjawab,"OK Mas, nanti saya sampaikan."

Syeep, batin saya berteriak senang. Belum hilang rasa kaget saya, hp saya berbunyi lagi. Sebuah sms masuk, bunyinya: Mas, Pak A minta ketemuannya hari Jumat setelah Jumatan. Jam 13.30. Diusahakan ya Mas, tidak lama kok. 1 jam cukup.

Saya makin heran! Tanpa campur tangan saya sama sekali, itu jadual menyusun dirinya sendiri. Jadilah saya berangkat Kamis malam, ketemu 3 orang di hari Jumat dan Jumat malem bisa balik ke Jogja tanpa menginap!

Saya sujud sesujud-sujudnya. Keajaiban model begini takkan bisa didapatkan dari Seven Habits-nya Stephen Covey, tidak juga dari Eight Habbits. Hanya Allah yang kuasa mengatur segala sesuatu dari arsy-Nya sana.

Sampai saya meyakin satu hal yang sampai sekarang saya usahakan terus jalani: Dahulukan jadual waktumu untuk Tuhan maka Tuhan akan mengatur jadual hidupmu sebaik-baiknya.

Karena saya muslim, saya coba konfirmasikan ini ke beberapa teman non muslim dan mereka menyetujuinya. Jika dalam hidup ini kita mengutamakan Tuhan, maka Tuhan akan menjaga betul hidup kita. Tuhan itu mengikuti perlakuan kita kepadanya, makin disiplin kita menyambut-Nya, makin bereslah jadual hidup kita.

Jadi, kunci sukses bisnis ke-3 yang saya bisa share ke teman-teman: Sholatlah tepat waktu, usahakan jamaah. Jika mau lebih top, tambahin sholat sunnahnya: qobliyah, bakdiyah, tahajjud, dhuha, semampunya.

Silakan dipraktekkan, Insya Allah jadual kehidupan kita (baik bisnis, keluarga maupun personal) akan nyaman dijalani. Sampai hari ini, saya belum pernah berdoa lagi untuk menambah 24 jam sehari menjadi lebih banyak jamnya. 24 jam sehari itu sudah cukup, jika kita tak hanya mengandalkan logika untuk mengaturnya. Tak kemrungsung, tak buru-buru tapi tanggung jawab terjalani dengan baik.

Jika suatu hari saya menemukan jadual saya kembali berantakan, banyak tabrakan waktunya atau tidak jelas karena menunggu konfirmasi terlalu lama: segera saya cek jadual sholat saya. Pasti disitulah masalahnya dan saya harus segera beresin sehingga jadual saya akan teratur lagi sebaik-baiknya. Seperti teman-teman sekalian, istiqomah alias konsisten menjalankan ini tentu banyak godaannya. Tapi kalo gak pake godaan, pasti semua orang akan sukses dong. Jadi emang mesti tough, kuat menjalaninya, jangan malas, jangan cengeng.

mate mati ka

📕📕 "M A T E M A T I K A". 📕📕

1⃣ Mengapa PLUS dikali PLUS hasilnya PLUS?
2⃣ Mengapa MINUS dikali PLUS atau sebaliknya PLUS dikali MINUS hasilnya MINUS?
3⃣ Mengapa MINUS dikali MINUS hasilnya PLUS?

📙Hikmahnya adalah:
(+) PLUS = BENAR
(-) MINUS = SALAH

1⃣. Mengatakan BENAR thd sesuatu hal yang BENAR adalah suatu tindakan yang BENAR.
▪Rumus
+ x + = +

2⃣ Mengatakan BENAR thd sesuatu yang SALAH, atau sebaliknya mengatakan SALAH thd sesuatu yang BENAR adalah suatu tindakan yang SALAH.
▪Rumus matematikanya:
+ x – = -
– x + = -

3⃣. Mengatakan SALAH thd sesuatu yg SALAH adalah suatu tindakan yang BENAR.
▪Rumus matematikanya:
– x – = +

📙Pelajaran matematika ternyata sarat makna. Kebenarannya pasti/exact, yg bs kita ambil sebagai Pelajaran Hidup.

▪Untuk matematika pembagian, adalah sbb:
1 ÷ 1 = 1
1 ÷ 2 = 1/2
1 ÷ 10 = 1/10
1 ÷ 100 = 1/100
Sedangkan 1 ÷ 0 = ~ ( tak terhingga).

📙Maknanya adalah:
⚡Kalau kita melakukan perbuatan baik, spt sedekah misalnya, kemudian kita mengharapkan balasan atas perbuatan itu, mk semakin kita banyak berharap hasilnya akan semakin kecil (1/100 dst).

Tetapi ketika kita melakukannya dgn Ikhlas tanpa mengharapkan sesuatu imbalan apa pun atau 1 ÷ 0, maka hasilnya akan "Tak Terhingga" yang artinya Tuhan akan memberikan balasan atas keikhlasan kita dengan balasan yang tak terhingga (Penuh Keberkahan)

✔ Tatkala engkau memperbaiki niatmu, saat itulah Tuhan memperbaiki keadaanmu
✔ Ketika engkau menginginkan kebaikan utk org lain, maka kebaikan itu datang kepadamu dari arah yang tidak engkau kira
✔ Di saat kita hidup untuk membuat orang lain bahagia, Tuhan menjadikan orang lain membahagiakan kita
✔ Maka carilah selalu celah untuk "memberi", bukan "mengambil"
✔ Setiap kali engkau memberi maka di saat itulah engkau diberi (oleh Tuhan) tanpa engkau meminta.

🌀🌀🌀
Smoga bermanfaat & salam sukses!

jalan terjal dan berliku tanpa sinar rembulan

Menikmati Paradigma

Banyak orang mengeluh sudah edukasi tapi tak kunjung closing. Hayooo, siapa yang merasa? Sebenarnya kita semua pernah ada di situasi itu, bahkan Coach Andhyka sekali pun. Hanya bedanya tidak sampai mengeluh.

Kemarin saya membahas tentang KEYAKINAN, bahwa salah satu sebab tidak closing adalah kita belum menjadikan bisnis kangen water sebagai bagian dari diri kita.

Sederhananya, saya membandingkan dengan kehidupan kami dulu saat masa-masa susah, dimana kesusahan menjadi bagian dari diri kami.

Lucu memang, tapi itulah nyatanya. Kami memiliki keyakinan atau mungkin tepatnya CARA PANDANG (selanjutnya kita sebut PARADIGMA) yang khas sebagai hasil dari kesimpulan terhadap kondisi itu, yaitu "boleh miskin, asal pinter" dan "kita beda dari orang lain, jadi saat orang lain memiliki sesuatu, kita gak perlu berharap sama."

Lambat laun seiring perjalanan usia, dua paradigma tadi masuk menjadi program pikiran. Artinya kemiskinan yang menjadi latar belakangnya menjadi bagian dari identitas kami.

Lihat saja perilaku kami saat itu. Disaat yang lain heboh musim petasan, kami sepi-sepi saja tidak ada yang beli/main petasan. Tapi saat penerimaan raport, kami dipanggil sebagai juara kelas.

Tanpa disadari, kami enjoy dengan situasi ini. Atau malah menikmati. Maka saat tidak ada makanan yang bisa dimakan, atau bahkan harus makan batang pisang yang ditumis, kami sudah maklum kok. Paradigma "kami beda" sepertinya sudah mendarahdaging.

Kembali ke konteks bisnis, maka sebagai sebuah "jalan hidup" ia pun membutuhkan paradigma yang menjadi pondasi, yang membuat kita enjoy atau menikmati saat melalui prosesnya.

Tanpa sebuah paradigma yang tepat atau bahkan salah, sangat mungkin kita tidak menikmati bisnis ini terutama saat melalui situasi sulit.

Maka orang-orang yang mengeluh adalah parameter orang-orang yang tidak menikmati bisnis ini, alias tanda belum memiliki sebuah paradigma yang tepat di bisnis ini.

Sebuah perbandingan lagi, saya menginstall identitas "anak abi" dan "bukan anak abi" ke anak-anak. Sehingga anak-anak saya memiliki paradigma "aku anak abi" dan "dia bukan anak abi" yang kuat sampai pada urusan jajanan.

Anak-anak lain jajan chiki dan makan di depan anak-anak saya tanpa dibagi (bagi anak-anak lain itu adalah sebuah intimidasi yang paling kejam), maka anak-anak saya enjoy aja menyaksikan drama itu.

Mereka paham, yang makan "bukan anak abi" berbeda dengan diri mereka "anak abi". Atau saat bicara kasar mengikuti anak-anak lain, saya peringatkan dan mereka patuh. Anak abi bicara baik.

Artinya, ada paradigma yang menjadi landasan perilaku sehingga apa pun yang terjadi, paradigma itu membuat kita nyaman dan menikmati prosesnya.

Pertanyaannya adalah apa PARADIGMA yang harus kita miliki di bisnis ini?

Pertama, ini bisnis baru dimana kita semua berawal dari TIDAK TAHU dan TIDAK BISA.

Artinya kita semua harus di posisi EMPTY CUP yang BUTUH bahkan MENDESAK untuk segera terisi. Caranya, ikuti pertemuan sejauh yang bisa diikuti. Buat apa? Mengisi dengan segera gelas kosong kita.

Selanjutnya, pelajari DVD yang tersedia, buka dan baca file-file pendukungnya. Termasuk link internet yang dibagikan oleh leader. Pelajari semuanya.

Lalu segera simulasi edukasi dengan leader Anda, segera kenali salahnya dimana dan benarnya dimana. Semakin cepat Anda tahu, semakin cepat Anda mengisi gelas kosong Anda.

Kedua, belajar = melakukan kesalahan. Mustahil belajar tanpa salah. Maka Anda harus melalui kesalahan dulu sebelum masuk ke sesi "sempurna".

Artinya, kesalahan bukan hal yang perlu ditakuti apalagi dihindari. Kesalahan adalah "wilayah yang harus kita lalui".

Dengan kata lain, bila 100 edukasi pertama kita adalah "wilayah gelap dan berduri", maka edukasi ke 101 sudah mulai "terang dan nyaman". Artinya lalui saja 100 x edukasi pertama dengan enjoy. Gak closing? Nikmati saja, kan Anda sudah tahu mesti melewati "wilayah" itu.

Ketiga, Hukum Pareto yang mengatakan 80% efek dihasilkan dari 20% sebab. Awalnya hukum Pareto berkisar di masalah ekonomi, yaitu 80% pendapatan Italia dihasilkan dari 20% populasi penduduk.

Namun kini hukum itu berkembang menjadi 80% komisi kita dihasilkan dari 20% distributor. Lalu 80% closingan kita dihasilkan dari 20% edukasi.

Artinya, dari semua edukasi, paling yang benar-benar menghasilkan closingan hanya 20%, namun menyumbang 80% komisi kita. 20% komisi mungkin dihasilkan bukan dari edukasi langsung kita. Bisa saja dari orang yang tiba-tiba menyerahkan diri.

Dengan kata lain, selalu saja ada 80% edukasi yang tidak menghasilkan closingan. Artinya, jangan berhenti karena banyak yang menolak. Toh itu TAKDIR di bisnis ini.

Keempat, kuantitas dan kecepatan. Bila hukum pareto menyatakan 80% closingan dari 20% edukasi, artinya bila ada 10 prospek, hanya 2 yang akan terclosing.

Namun untuk mendapat yang 2, Anda harus melalui 8 penolakan terlebih dahulu. Dengan kata lain, bila ingin 20 terclosing, Anda harus melalui 80 penolakan. Demikian seterusnya.

Artinya, bisnis ini bicara kuantitas. Semakin banyak daftar nama Anda, semakin besar prospek potensial Anda. Semakin banyak prospek potensial yang bisa Anda telpon, semakin besar kesempatan edukasi kepada mereka.

Semakin banyak prospek potensial yang bisa Anda edukasi, semakin besar peluang untuk closing. Dan semakin banyak yang bisa Anda closing, semakin besar peluang Anda mendapatkan distributor LEADER.

Namun komposisinya selalu 80:20 dimana hanya 20% yang menjadi leader dari semua jaringan Anda, atau hanya 20% yang closing dari semua prospek potensial Anda. Demikian seterusnya.

Pertanyaannya, KAPAN Anda mampu mendapatkan LEADER di jaringan Anda?

Itu sama dengan pertanyaan kapan Anda akan menuntaskan 100% jumlah daftar nama Anda? Semakin cepat Anda bergerak, semakin cepat peluang mendapat leader di jaringan Anda.

Semakin lambat apalagi menunda, semakin cepat orang lain mendapatkannya dan Anda mungkin akan tertinggal jauh dari mereka.

Sekarang tidak terasa, tulisan ini sudah sedemikian panjang. Namun saya ingin mengatakan satu hal kepada Anda, selama keempat paradigma ini belum menjadi bagian dari diri Anda, selama itu pula Anda tidak akan bisa MENIKMATI proses bisnis ini.

Selama Anda tidak menikmati proses bisnis ini, sama saja Anda edukasi dengan rasa terbebani. Selama ada beban dalam diri Anda, tidak sadar, Anda mengedukasi dengan MEMAKSA alias kejar setoran.

Sekarang, bila Anda prospek, kepada siapa Anda akan bergabung? Kepada orang yang antusias dan bahagia atau kepada orang yang terlihat stress dan memaksa?

Wallahu a'lam.

Depok, 24 Agustus 2015

Ahmad Sofyan Hadi
-The Next Legend-

#IamNEXT
#RoadTo6A2
#AmazingUmroh2015
#AmazingLCDRoni-Giana5Sep15
#LeaderIsReader
#SuksesBerjamaah
#KangenAmazingTeam

Googling

MENCONTEK SPIRITUALITAS GOOGLE

Jadi…kenapa sebenarnya Google tidak membuat sebuah teknologi PC (Personnal Computer) atau membuat sebuah Operating System untuk sebuah PC atau Laptop? Saya bertanya tentang itu kepada seorang rekan saya yang kebetulan dulu pernah bekerja di Nokia. Saat dia masih di negara asalnya, China.

Mengetahui fakta bahwa rekan saya ini dulunya pernah bekerja di NOKIA, pembicaraan kami sepanjang jalanan dari Balikpapan menuju Kutai Kartanegara pagi itu diwarnai dengan diskusi ngalor ngidul, dimulai dari kenapa NOKIA tidak memasang Android pada Operating Systemnya, kenapa malah Windows Mobile? Lalu cerita tentang kebangkrutan NOKIA, lalu menyambar pada cerita tentang raksasa teknologi Google.

Banyak hal menarik yang dia ceritakan mengenai Google, tetapi satu hal mengenai pertanyaan saya di atas tadilah yang kemudian menjadi tema menarik kami sepanjang perjalanan.

Kenapa Google tidak membuat Operating System sendiri untuk sebuah PC atau LAPTOP, atau kenapa malah Google tidak merambah bisnis PC?

Lalu rekan saya ini menjelaskan dalam bahasa inggris yang pekat dengan logat China-nya. Ini saya baru tahu sekarang. Menurut dia, ada dua pendekatan besar dalam dunia teknologi komputer.

Pendekatan pertama, adalah golongan yang percaya bahwa trend di masa depan adalah personnal computer. Maksudnya, di masa depan, sebuah komputer haruslah menjadi semakin canggih, semakin complicated, dan mempunyai resource atau kemampuan perangkat yang semakin hebat. Apa sebab, sebabnya adalah sebuah aplikasi akan semakin canggih dan untuk menjalankannya butuh resource dan kemampuan dahsyat. Pada golongan inilah berada IBM dan kawan-kawannya.

Pada sisi yang berseberangan, adalah ORACLE. Yang berpendapat bahwa bukan sebuah PC yang harus menjadi semakin kompleks, melainkan sebuah server. Server, haruslah sangat digdaya, sedangkan sebuah PC atau LAPTOP hanya menjadi corong input dan display dari data yang diolah server. Tetapi, sebuah PC itu bisa tersambung ke server.

Tak ingin berpanjang lebar menceritakan tentang teknologi yang saya sendiri tak paham benar, tetapi ide itulah yang ternyata kemudian dipakai oleh Google.

Google tak membuat PC, juga tak terlalu getol membuat operating system, karena Google percaya, bahwa trend masa mendatang adalah CLOUD COMPUTING, dimana orang-orang akan semakin tergantung kepada server.

Sederhananya, seseorang hanya butuh komputer atau perangkat dengan kemampuan kelas medium, asalkan bisa input data, dan bisa display, dan ini yang paling penting "Terhubung dengan internet".

Maka kita cobalah lihat semua produk Google. Ada Google maps. Google satelite. Google sky. Street view. Dan segala macam produk Google lainnya kesemuanya bisa dijalankan pada komputer kelas menengah, atau rendah, asalkan punya network yang kencang. Dan Google membuat browser hebat untuk menjadi corong display dan inputnya, yaitu Chrome.

Coba kita bayangkan, seandainya, semua kemampuan google maps, semua bank data Google maps, semua kecanggihan grafik Google maps itu harus disimpan pada sebuah PC, kita butuh PC seberapa dahsyat? PC kelas rendah sampai menengah tak akan sanggup menjalankan aplikasi itu. Tetapi, karena segala perhitungan dan algoritma google maps dijalankan oleh server, dan PC hanya menjadi display saja lewat browser, maka aplikasi yang sejatinya begitu kompleks itu terasa sangat ringan. Bahkan handphone bisa membukanya. Sekali lagi, hanya jika kita punya koneksi internet yang cepat dan stabil.

Wah, ini hal yang sangat menarik dan membuka mata saya. Saya mengucapkan terimakasih kepada rekan saya itu. Lalu tiba-tiba saya terfikir tentang sesuatu.

"You know what," Saya sampaikan padanya, bahwa saya teringat tentang sebuah wejangan yang hampir analog dengan cerita dia barusan.

Sepertinya, saya tahu bagaimana mengaplikasikan strategi Google dalam kehidupan sehari-hari.

Rekan saya itu tertarik dan bertanya, bagaimana caranya?

Saya katakan padanya. Kita ini, setiap hari berhadapan dengan berbagai macam masalah dan perhitungan yang sangat kompleks. Masalah pekerjaan. Masalah rumah tangga. Masalah ekonomi. Dan segala macam masalah.
Dan pendekatan kita dalam mengatasi masalah itu selama ini adalah seperti golongan IBM yang merasa harus mengatasi segala masalahnya sendiri.

Akibatnya, kita harus memiliki PC yang demikian kompleks. Kita membebani diri kita sendiri. Sedangkan, hampir kita bisa katakan bahwa mungkin lebih dari sembilan puluh sembilan persen kejadian di dalam hidup ini tak bisa kita kontrol sama sekali, dan setiap kejadian akan berkelindan dengan kejadian lainnya yang saling mempengaruhi dalam hidup ini.

Jika kita ingin menghadapi semua masalah dengan perhitungan kita sendiri, maka kita bisa gila dan depresi. Apa pasal? Perhitungannya luar biasa kompleks.

Maka sebaiknya, kita tiru google. Sebenarnya kita hanya perlu kemampuan input data, dan kemampuan untuk display saja. Selebihnya, biarkan kalkulasinya dijalankan oleh server. Yang Maha Kuasa. Maka hidup kita akan menjadi lebih ringan.

Saya jadi teringat kembali dengan salah satu kutipan bijak dari aforisma Al-Hikam. "istirahatkan dirimu dari tadbir" kata Sang Bijak Ibnu Athoillah.

Apa itu tadbir? Tadbir adalah memastikan hasil usaha. Menghitung-hitung seandainya saya melakukan aksi begini, maka hasilnya PASTI begini.

Just do your part. Input datanya. Dan selebihnya biarkan Sang Maha Server –meski kita tahu tak ada umpama bisa menjelaskannya– yang mengaturnya.

Satu hal saja yang harus kita benar-benar jaga, yaitu "network", koneksi yang sangat kencang dan stabil pada Sang Maha Server...

D[disingkat oleh WhatsApp]

Penyakit Rumah Tangga

🍀💉👪💦🐠👪💉🍀


💉 PENYAKIT RUMAH TANGGA 👪


Beberapa penyakit penyebab konflik dalam rumah tangga yang wajib dihindari adalah sbb :

1. Kapalan:
Kagak patuh Al-Quran (Anggota keluarga sering melanggar syariah).

2. Kutilan:
Kurang tau ilmu pernikahan (Kurang memahami hak dan kewajiban suami-istri, hak dan kewajiban sebagai orang tua dan anak, ilmu pengasuhan dan pendidikan anak).

3. Kurap:
kurang rapat (Kurang pertemua dan komunikasi antar anggota keluarga).

4. Kutuan:
Kurang tau arah dan tujuan (tidak memiliki visi dan misi keluarga).

5. Kusta:
Kurang sabar meraih cita (Kurang sabar dalam menjalani proses di masa-masa kesulitan, kurang sabar dalam menunggu keadaan menjadi lebih baik).

6. Kudis:
Kurang duit selalu habis (Tidak pernah merasa cukup akan harta yang diterima. Tidak bisa hidup sederhana).

7. Kumel:
Kurang menghargai lawan (Tidak membangun sikap saling menghormati dan menghargai antar keluarga).

8. Kucel:
Kurang cerita ditel (Kurang mengungkapkan harapan secara detail kepada anggota keluarga lainnya).

9. Kadas:
kagak adil dan seimbang (ada hal yang terlalu berlebihan didalam keluarga).

10. Bisulan :
Bila sekedar uang lancar (hubungan keluarga sekedar transaksi ekonomi).

11. Mencret:
Mencari yang ribet (Mempersulit diri, tidak mencari kemudahan dalam menjalani kehidupan).

12. Sembelit:
Sedekah, memberi, berbagi, sangat pelit.

13. Meriang:
Menengok istri jarang (Kurang terpenuhinya kebutuhan biologis pasangan).

14. Korengan:
Koordinasi enggan dilakukan (Tidak ada kerjasama antar anggota keluarga).

15. Tipes:
Tidak peduli perasaan (Bila ada salah satu anggota keluarga bersifat egois dan kurang berempati terhadap orang lain).

16. Diare:
Dibiarin aje! (tidak peka terhadap permasalahan atau tidak mau berupaya menyelesaikan masalah).

17. Asma:
Asal menyapa (Pola hubungan tidak bermakna, pola komunikasi tidak berbobot).

18. Asam Urat:
Abaikan simpanan amal untuk akhirat (Keluarga yang tidak mempersiapkan kehidupan akhirat).

19. Encok:
Enggan cocok (Lebih banyak mempermasalahkan perbedaan dibanding mencari kesamaan).

20. Kanker:
Kehilangan etos kerja.

21. Mual:
Mengabaikan urusan halal (Keluarga tidak memperhatikan kehalalan sumber harta dan makanan yang dimakan).

22. Jerawat:
Jarang berdoa lewat shalat (Tidak meminta pertolongan Allah dengan mendekatkan diri kepada-Nya).

23. Influenza:
Interfensi luar menambah masalah (Adanya permasalahan yang ditimbulkan dari pihak luar).

24. Jantung:
jarang berhitung (Bersikap tanpa mempertimbangkan baik buruknya).

25. Malaria:
Mencari pelarian (memilih untuk lari dari masalah dengan mencari pelarian dalam hal keburukan).

Copawa sebe*ambildariFBustadzarismunan

🍀👪💉💦🐠💉👪🍀

Semoga bermanfaat...

Hidup The Best and Hight Quality tapi Sikap Sederhana.

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ


Semangat pagi semua...

Motivasi pagi :

Hidup ini tidak boleh sederhana 
Hidup ini harus hebat, kuat, besar, luas dan bermnafaat. 
Yang sederhana itu adalah sikapnya.

Sehingga, jika semakin besar yang anda inginkan, harus semakin sederhana sikap anda.

Sederhananya, 
lakukan yang harus anda lakukan, hindari yang harus anda hindari

Sukses buat kita semua ~
(Agung Budi Santoso - Sang Motivator)

hutangku lunas!

Doa Melunasi Hutang

ﺍَﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﺍﻛْﻔِﻨِﻲْ ﺑِﺤَﻼَﻟِﻚَ ﻋَﻦْ ﺣَﺮَﺍﻣِﻚَ ﻭَﺃَﻏْﻨِﻨِﻲْ ﺑِﻔَﻀْﻠِﻚَ ﻋَﻤَّﻦْ ﺳِﻮَﺍﻙَ .

"Ya Allah! Cukupilah aku dengan rezekiMu yang halal (hingga aku terhindar) dari yang haram. Perkayalah aku dengan karuniaMu (hingga aku tidak minta) kepada selainMu." [HR. At-Tirmidzi 5/560, dan lihat kitab Shahihut Tirmidzi 3/180]
ﺍَﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﺇِﻧِّﻲْ ﺃَﻋُﻮْﺫُ ﺑِﻚَ ﻣِﻦَ ﺍﻟْﻬَﻢِّ ﻭَﺍﻟْﺤُﺰْﻥِ، ﻭَﺍﻟْﻌَﺠْﺰِ ﻭَﺍﻟْﻜَﺴَﻞِ، ﻭَﺍﻟْﺒُﺨْﻞِ ﻭَﺍﻟْﺠُﺒْﻦِ، ﻭَﺿَﻠَﻊِ ﺍﻟﺪَّﻳْﻦِ ﻭَﻏَﻠَﺒَﺔِ ﺍﻟﺮِّﺟَﺎﻝِ .
"Ya Allah! Sesungguhnya aku berlindung kepadaMu dari (hal yang) menyedihkan dan menyusahkan, lemah dan malas, bakhil dan penakut, lilitan hutang dan penindasan orang." [HR. Al-Bukhari 7/158]
ﺍَﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﺭَﺏَّ ﺍﻟﺴَّﻤَﺎﻭَﺍﺕِ ﺍﻟﺴَّﺒْﻊِ ﻭَﺭَﺏَّ ﺍﻟْﻌَﺮْﺵِ ﺍﻟْﻌَﻈِﻴْﻢِ، ﺭَﺑَّﻨَﺎ ﻭَﺭَﺏَّ ﻛُﻞِّ ﺷَﻲْﺀٍ، ﻓَﺎﻟِﻖَ ﺍﻟْﺤَﺐِّ ﻭَﺍﻟﻨَّﻮَﻯ، ﻭَﻣُﻨْﺰِﻝَ ﺍﻟﺘَّﻮْﺭَﺍﺓِ ﻭَﺍْﻹِﻧْﺠِﻴْﻞِ ﻭَﺍﻟْﻔُﺮْﻗَﺎﻥِ، ﺃَﻋُﻮْﺫُ ﺑِﻚَ ﻣِﻦْ ﺷَﺮِّ ﻛُﻞِّ ﺷَﻲْﺀٍ ﺃَﻧْﺖَ ﺁﺧِﺬٌ ﺑِﻨَﺎﺻِﻴَﺘِﻪِ . ﺍَﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﺃَﻧْﺖَ ﺍْﻷَﻭَّﻝُ ﻓَﻠَﻴْﺲَ ﻗَﺒْﻠَﻚَ ﺷَﻲْﺀٌ، ﻭَﺃَﻧْﺖَ ﺍْﻵﺧِﺮُ ﻓَﻠَﻴْﺲَ ﺑَﻌْﺪَﻙَ ﺷَﻲْﺀٌ، ﻭَﺃَﻧْﺖَ ﺍﻟﻈَّﺎﻫِﺮُ ﻓَﻠَﻴْﺲَ ﻓَﻮْﻗَﻚَ ﺷَﻲْﺀٌ، ﻭَﺃَﻧْﺖَ ﺍﻟْﺒَﺎﻃِﻦُ ﻓَﻠَﻴْﺲَ ﺩُﻭْﻧَﻚَ ﺷَﻲْﺀٌ، ﺍﻗْﺾِ ﻋَﻨَّﺎ ﺍﻟﺪَّﻳْﻦَ ﻭَﺃَﻏْﻨِﻨَﺎ ﻣِﻦَ ﺍﻟْﻔَﻘْﺮِ .
"Ya Allah, Tuhan yang menguasai langit yang tujuh, Tuhan yang menguasai arasy yang agung, Tuhan kami dan Tuhan segala sesuatu. Tuhan yang membelah butir tumbuh-tumbuhan dan biji buah, Tuhan yang menurunkan kitab Taurat, Injil dan Furqan (Al-Qur'an). Aku berlindung kepadaMu dari kejahatan segala sesuatu yang Engkau memegang ubun-ubunnya. Ya Allah, Engkau-lah yang pertama, sebelumMu tidak ada sesuatu. Engkaulah yang terakhir, setelahMu tidak ada sesuatu. Engkau-lah yang ahir, tidak ada sesuatu di atasMu, Engkau-lah yang Batin, tidak ada sesuatu yang menghalangiMu, lunasilah utang kami dan berilah kami kekayaan hingga terlepas dari kefakiran." [HR. Muslim 4/2084]

tamak

Seorang suami mengadukan apa yang dirasakannya kepada seorang Syeikh. Diaberkata:
1. Ketika aku mengagumi calon isteriku, sewaktu itu seolah-olah dalam pandanganku, Allah tidak menciptakan perempuan yang lebih cantik darinya di dunia ini.
2. Ketika aku sudah meminangnya, aku melihat banyak perempuan seperti dia.
3. Ketika aku sudah menikahinya, aku lihat banyak perempuan yang jauh lebih cantik dari dirinya.
4. Ketika sudah berlalu beberapa tahun pernikahan, aku melihat seluruh perempuan lebih manis dari isteriku.
.
Syeikh berkata, "Apakah kamu mau aku beritahu yang lebih dahsyat daripada itu dan lebih pahit?
.
"Suami menjawab,"Ya, mau.
.
"Syeikh: "Sekalipun kamu menikahi seluruh perempuan yang ada di dunia ini, pasti anjing yang berkeliaran di jalanan itu juga akan nampak lebih cantik di matamu jika dibandingkan dengan mereka semua.
.
"Si suami tersentak, dan bertanya,"Kenapa tuan Syeikh berkata demikian?
.
"Syeikh: "Karena masalahnya bukan terletak pada isterimu. Tetapi masalahnya adalah bila manusia diberi hati yang tamak, pandangan yang menyeleweng, dan kosong dari rasa malu kepada Allah, tidak akan ada yang bisa memenuhi pandangan matanya kecuali tanah kuburan.

"Rasulullah bersabda:"لَوْ أَنَّ لِابْنِ آدَمَ وَادِيًا مِنْ ذَهَبٍ أَحَبَّ أَنْ يَكُونَ لَهُ ثَانِيًا، وَلَنْ يَمْلأَ فَاهُ إِلا التُّرَابُ، وَيَتُوبُاللَّهُ عَلَى مَنْ تَابَ "

"Andaikan anak Adam itu memiliki lembah penuh berisi emas pasti ia akan menginginkan lembah kedua, dan tidak akan ada yang bisa memenuhi mulutnya kecuali tanah. Dan Allah akan menerima taubat siapa yang ingin bertaubat".

Jadi, masalah yang kamu hadapi sebenarnya adalah kamu tidak menundukkan pandanganmu dari apa yang diharamkan Allah.

Sekarang, apakah kamu menginginkan sesuatu yang akan mengembalikan kecantikan isterimu seperti pertama kali kamu mengenalnya? Ketika ia menjadi wanita tercantik di dunia?

"Suami itu menjawab: "Ya, tentu sekali."

Syeikh: "TUNDUKKAN PANDANGANMU."

Gembira dalam hujan

Jika sebutir air hujan seberat 1 gr jatuh dari awan hujan di langit tropis pada ketinggian 6000 meter maka dia akan jatuh kebumi dengan kecepatan yang terus meningkat karena tarikan percepatan gravitasi sebesar 10 m/s2 dan diperkirakan dia tiba menyentuh bumi dengan kecepatan V= a t = g x akar(2h/g) atau sekitar 346 m/s atau sekitar 1250 km/jam.

Objek apapun yang jatuh dengan kecepatan tersebut akan mampu mengakibatkan kerusakan. Sebuah tetesan hujan yang jatuh pada ketinggian ini meski dengan berat hanya 1 gram tentu saja akan mampu merusak apa saja apalagi bila banyak. bisa dibayangkan betapa sakitnya orang orang yang berada diluar ketika dalam situasi hujan..

Namun ternyata tidak demikian terjadinya, tetesan hujan tersebut ternyata datang dengan kecepatan yang rendah dan disambut dengan keriangan anak anak, dan tidak sama sekali mencelakai, bagaimana bisa?

ternyata ada hukum lain yang bekerja, yaitu terciptanya "Terminal Velocity" yaitu kecepatan maksimum dan terminal yang mungkin tercipta pada sebuah benda yang jatuh bebas dikarenakan coefiecient of drag pada benda tsb. Konsep yang sama digunakan pada parasut. Tetapi untuk air, dengan sifat yang mudah terpecah maka butiran air terurai menjadi kecil merubah coeficient of Drag dan jatuh kebumi membawa keriangan..

" .. maka apabila hujan itu turun mengenai hamba-hambanya yang di kehendakinya, tiba-tiba mereka menjadi gembira." (QS. Ar-Rum : 48)

"maka nikmat Tuhanmu manakah yang hendak kamu dustakan.. "

nasihat

[20:11, 8/16/2015] ‪+62 815-7953-836‬: 😊👍👍👍
[21:06, 8/16/2015] ‪+62 857-1385-9070‬: Nasihat guruku yg sangat menyentuh dan sayang klw tdk dibagi
Semoga mjd pgugah para "Odojer Yogya"
🌸🌸🌸:

Semangat malam..... ✊✊✊

🌸🍃🌸🍃🌸🍃🌸🍃🌸🍃🌸🍃
"Ketika kita sdh berada di jalur menuju ALLAH, maka berlarilah. Jika itu sulit bagimu, maka berlari kecillah.Jika kamu lelah, berjalanlah. Dan jika itu pun tak bisa, merangkaklah. Nmn jgn pernah berbalik arah atau berhenti." (Imam Syafi'i)

🌸🍃🌸🍃🌸🍃🌸🍃🌸🍃🌸🍃

Karena ketika kita istiqamah...
bukan berarti kita tidak boleh lelah..
istiqamah mengajarkan bahwa kita ga boleh menyerah...

🌸🍃🌸🍃🌸🍃🌸🍃🌸🍃🌸🍃

InsyaAllah, ada kemudahan di tengah kesulitan (kesibukan) kita.
"Sesungguhnya, pertolongan itu mengiringi kesabaran, sesungguhnya kelapangan itu mengiringi kesempitan, dan sesungguhnya bersama kesulitan, ada kemudahan yang menyertainya." (HR. Ahmad)

🌸🍃🌸🍃🌸🍃🌸🍃🌸🍃🌸🍃

Sang Bukhori

PENEMUAN MAKAM IMAM BUKHARI BERKAT JASA SANG PROKLAMATOR KEMERDEKAAN RI BUNG KARNO

Kompleks makam Imam Bukhari yang megah terlihat laksana istana raja. Tapi pernahkah kita membayangkan bahwa kemegahan kompleks ini karena jasa Presiden Soekarno?
Menurut cerita, tahun 1961 pemimpin tertinggi Partai Komunis Uni Soviet sekaligus penguasa tertinggi Uni Soviet, Nikita Sergeyevich Khrushchev mengundang Bung Karno ke Moskow. Khrushchev hendak menunjukkan pada Amerika bahwa Indonesia berdiri di belakang Uni Soviet.
Bung Karno tidak mau begitu saja datang ke Moskow. Ia tidak ingin Indonesia terjebak dalam dua kekuatan negara-negara super power yaitu Uni Soviet dan AS. Bila ini terjadi yang paling rugi dan menderita adalah rakyat Indonesia. Soekarno tidak mau membawa Indonesia ke dalam situasi yang tidak menguntungkan itu.
Lalu ia mengajukan syarat, kira-kira begini kata Bung Karno, "Saya mau datang ke Moskow dengan satu syarat mutlak yang harus dipenuhi. Tidak boleh tidak."
Khrushchev balik bertanya, "Apa syarat yang Paduka Presiden ajukan?"
Bung Karno menjawab, "Temukan makam Imam Al Bukhari. Saya sangat ingin menziarahinya."
Jelas saja Khrushchev terheran-heran. Siapa lagi ini Imam Al Bukhari. Dasar orang Indonesia, ada-ada saja. Mungkin begitu sungutnya dalam hati. Tidak mau membuang waktu, Khrushchev segera memerintahkan pasukan elitnya untuk menemukan makam dimaksud. Entah berapa lama waktu yang dihabiskan anak buah Khrushchev untuk menemukan makam itu, yang jelas hasilnya nihil.
Khrushchev kembali menghubungi Bung Karno, "Maaf Paduka Presiden, kami tidak berhasil menemukan makam orang yang Paduka cari. Apa Anda berkenan mengganti syarat Anda?"
Bung Karno tersenyum sinis. "Kalau tidak ditemukan, ya udah, saya lebih baik tidak usah datang ke negara Anda."
Kalimat singkat Bung Karno ini membuat kuping Khrushchev panas memerah. Khrushchev balik kanan, memerintahkan orang-orang nomor satunya langsung menangani masalah ini.
Akhirnya setelah mengumpulkan informasi dari orang-orang tua Muslim di sekitar Samarkand, anak buah Khrushchev akhirnya menemukan makam Imam kelahiran Bukhara tahun 810 Masehi itu. Makamnya dalam kondisi rusak tak terawat. Imam Al Bukhari yang memiliki pengaruh besar bagi umat Islam di Indonesia itu dimakamkan di Samarkand tahun 870 M.
Presiden Soekarno meminta pemerintah Uni Soviet agar segera memperbaikinya. Ia bahkan sempat menawarkan agar makam dipindahkan ke Indonesia apabila Uni Soviet tidak mampu merawat dan menjaga makam tersebut. Emas seberat makam Imam Bukhari akan diberikan sebagai gantinya.
Khrushchev memerintahkan agar makam itu dibersihkan dan dipugar secantik mungkin. Selesai renovasi, Khrushchev menghubungi Bung Karno kembali. Intinya, misi pencarian makam Imam Al Bukhari berhasil.
Dan akhirnya Soekarno ke Moskow dan singgah ke Kota Samarkand tempat Imam Bukhari dimakamkan.
Begitulah kira-kira cerita yang penulis dapatkan di website tentang penemuan makam Imam Bukhari berkat jasa Presiden Soekarno, maka tidak heran jika kita ke sana, dan ketika menyebutkan nama Indonesia, masyarakat yang sudah tua akan berkata, "Soekarno".
Memasuki Makam
Alhamdulillah setelah salat Dzhuhur berjamaah di Masjid Imam Bukhari, kami berkesempatan menziarahi makam beliau. Makam aslinya Imam Bukahri ada di bawah, namun replika makam dibuat di atas. Banyak orang yang menziarahi makam ini, mereka duduk di tempat yang telah disediakan beberapa orang alim tampak memimpin membacakan doa. Dan yang menarik beberapa calon pengantin juga hadir ke makam ini untuk meminta doa, sayangnya pakaian para pengantin ini hanya slayer tanpa tutup kepala bagi para wanitanya.
Bila orang Samarkhand sendiri tidak bisa langsung berziarah ke makam Imam Bukhari yang asli, tidak dengan kami. Karena kami mengatakan bahwa kami orang Indonesia akhirnya pemegang kunci makam bersedia membukakan makam tersebut. Di sinilah kami berdoa kepada Allah. Sungguh pengalaman spritual yang tidak mungkin kami lupakan. Sayangnya memang pemegang kunci makam melarang kami untuk berfoto di makam tersebut. Hanya boleh berfoto di luar makam.
Imam Bukhari adalah ahli hadits yang termasyhur diantara para ahli hadits sejak dulu hingga kini bersama dengan Imam Ahmad, Imam Muslim, Abu Dawud, Tirmidzi, An-Nasai, dan Ibnu Majah. Bahkan dalam kitab-kitab fiqih dan hadits, hadits-hadits beliau memiliki derajat yang tinggi. Sebagian menyebutnya dengan julukan Amirul Mukminin fil Hadits (Pemimpin kaum mukmin dalam hal Ilmu Hadits). Dalam bidang ini, hampir semua ulama di dunia merujuk kepadanya.

"Dirgahayu Kemerdekaan RI ke 70"

alasan

Alasan

Ada masanya kita bertanya, untuk tujuan apa ini terjadi?

Sebuah pertanyaan yang mempertanyakan, yg tak akan terlontar saat kita cukup puas dengan apa yang dialami.

kadang, pertanyaan kritis kita ajukan sebagai bentuk ketidakpuasan hingga kita mencari makna lebih dalam untuk menemukan alasan yang lebih kuat.

Alasan lah yang sesungguhnya kita cari, untuk memutuskan berhenti atau melanjutkan. Bukan perkara tubuh yang rapuh atau hati yang letih yang membuat kita lemah. Tapi alasan yang dangkal lah penyebabnya.

maka sebuah alasan yang bermakna dalam adalah kekuatan. alasan yang kuat, orang menyebutnya IMPIAN yang kuat. Kita memang tak perlu impian besar, cukup impian kuat yang menjadi alasan kenapa ini berlaku, untuk apa kita mengalami ini, untuk tujuan apa Tuhan memperlakukan kita seperti ini.

maka saat hati tidak puas, temukanlah jawaban itu dari dalam hatimu. Bukan mengikuti bisikan dangkal hatimu yang berkelebat memprovokasi. Sekali lagi, dari dalam hatimu. Hatimu yang dalam. Temukan maknanya disana, temukan impianmu di sana.

maka cukuplah ia menjawab kenapa kamu harus tersenyum saat merasa kecewa. Senyummu bukan untuk dia yang mengecewakanmu, tapi untuk dirimu, untuk hari esokmu, untuk IMPIANmu.

melangkah ringan bukan karena jalan yang lalui rata dan keras laksana aspal. Namun ini karena bobot makna yang kita pikul, seandainya jalannya berlumpur dan licin sehingga memaksa kita jatuh pun, rasanya ini masih ringan dibandingkan nilai IMPIAN yang kita perjuangkan, dibandingkan makna yang ingin kita dapatkan.

Maka, bersyukurlah mendapat kesulitan, berterima kasih lah pernah kecewa atau tidak puas, karena melalui ini, kita menemukan alasan, mendapatkan makna, meraih kembali IMPIAN terdalam yang selama ini terkubur.

Untuk itulah Tuhan memberimu cobaan, agar kamu menemukan hidupmu kembali. Wallahu a'lam

#tulisanlepas
#kontemplasi
#RoadTo6A2April2016

Ahmad Sofyan Hadi

Ulama Pejuang Kemerdekaan

SINOPSIS:
 
AHMAD Mansur Suryanegara menerbitkan buku baru berjudul "Api Sejarah: Mahakarya Perjuangan Ulama dan Santri dalam Menegakkan NKRI". Dosen luar biasa di jurusan Sejarah Peradaban Islam Fakultas Adab dan Humaniora UIN Bandung dan UNPAD ini kembali membuka persoalan sejarah yang ditutup oleh rezim Orde Baru.

Sebagai informasi, buku "Api Sejarah" ini isinya membongkar sejarah yang disembunyikan, khususnya kezaliman kaum nasionalis dalam menegakkan Negara Kesatuan Republik Indonesia, penghilangan jejak peran ulama dan organisasi Islam dalam menegakkan NKRI, dan membongkar perselingkuhan kaum priyayi dengan penjajah Belanda.

Pasti sangat mengagetkan. Mengapa? Karena jika dilihat dari tinjauan ilmu sejarah, karya Pak Mansur ini bisa disebut sebagai historiografi politik Islam Indonesia versi sejarawan lokal. Kebenaran isinya, tentu sangat tergantung dari data, fakta, dan analisa serta tafsir yang digunakannya. Pastinya akan "mengagetkan" mereka yang selama ini menjadikan buku-buku sejarah versi Nugroho Notosusanto, Asvi Warwan, Sartono Kartodirjo, dan lainnya, sebagai buku yang valid dalam sejarah Indonesia.

Mengapa mengagetkan? Karena isi buku ini menggabungkan antara sejarah Indonesia versi nasional dengan versi Islam. Salah satunya "gugatan" tentang hari kebangkitan nasional dan pembeberan beberapa organisasi pergerakan Indonesia yang sebenarnya tidak berjuang untuk Indonesia, tetapi untuk penjajah.

Si penulis menguraikan, didirikannya Boedi Oetomo adalah untuk menandingi gerakan umat Islam yang bernama Jamiat Choir (hal.319) dan Serikat Dagang Islamiyah di Bogor sebagai tandingan dari Syarikat Dagang Islam (hal.326) yang kehadirannya mengkhawatirkan eksistensi perekonomian dan kepentingan imperialisme Belanda. Juga tafsirnya tentang sang saka "Merah Putih" sebagai bendera Rasulullah saw.

Bahkan, Ahmad Mansur Suryanegara juga menyajikan fakta tentang penghinaan terhadap Rasulullah saw yang dilakukan Partai Indonesia Raja (Parindra) pimpinan Dr.Soetomo dengan menurunkan artikel di Madjalah Bangoen, 15 Oktober 1937 (hal.508). Lebih banyak lagi persoalan sejarah yang dibongkar dalam buku Api Sejarah ini.

Pendeknya, buku yang lebih dari 600 halaman ini dapat disebut semacam penulisan ulang sejarah Indonesia baru atau membongkar historiografi nasional Indonesia yang ditulis para sejarawan istana.
 
 ***
 
BERIKUT ini ada beberapa komentar tentang buku tersebut:
 
"Sungguh para pembaca sangat perlu menelaah buku API SEJARAH karya Ahmad Mansur Suryanegara ini karena merupakan fakta sejarah yang mengungkap kontribusi para Ulama dan Santri dalam memperjuangkan Islam dan bangsa Indonesia. Hal ini bisa menjadi teladan dan pendorong umat Islam di Indonesia untuk berperan sebagai pejuang bagi agama, bangsa, dan agama." (Dr. KH. Abdullah Syukri Zarkasyi, MA., Pimpinan Ponpes Modern Darussalam Gontor)
 
"Buku yang seharusnya menggugah kesadaran berbangsa pada pangkalnya… Prof. Mansur telah mendudukkan sejarah sungguh sebagai sejarah: bukan hanya catatan peristiwa masa lalu, melainkan peristiwanya itu sendiri. HISTORIA VITAE MAGISTRA itulah yang dipertahankan guru besar yang selalu saya kagumi ini." (N.Syamsuddin Ch.Haesy, kolumnis dan pegiat pemberdayaan masyarakat)

"Sejarah memang sarat dengan kepentingan. Itu sebabnya, banyak manipulasi di dalamnya. Sayangnya, kesadaran sejarah di kalangan Umat Islam sangat rendah. Padahal, dahulu kita memiliki sejarahwan-sejarahwan unggul: Thabari, Mas'udi, Ibn Hisyam, Ibn al-Atsir, Ibn Khaldun, dan masih banyak lagi. Karena itu, buku yang ditulis Prof. Mansur sangat berharga untuk menjernihkan sejarah. Semoga banyak lagi sejarahwan Islam yang memiliki kepedulian seperti Prof. Mansur." (Prof.Dr.H.Afif Muhammad,M.A, Guru Besar UIN Sunan Gunung Djati Bandung)

"Sejarah adalah pohon dan pohon yang tumbuh di hutan belantara tetapi punya identitas, sering orang yang tidak seidentitas mau memahami pohon tersebut, akhirnya yang dipahami adalah cabang dan rantingnya, seangkan inti batangnya tidak, sejarah harus diakhronik tidak cukup dengan sinkronik, bukan begitu guruku?" (Aam Abdillah, Dosen UIN Sunan Gunung Djati Bandung)

"Prof. Mansur Suryanegaraa adalah seorang sejarawan simbolis. Ia seorang pembaca fakta simbol yang handal yang tak ada duanya di kalangan sejarawan, bahkan di seluruh dunia. Fakta sejarah di tangannya menjadi berwarna, unik, hidup, menunjukkan sisi-sisi yang tak terbaca dari sebuah fakta dan oleh karenanya sering mengejutkan. Ini yang tidak dimiliki para sejarawan lain. Sebagai pembaca simbol, ia sangat peka dengan fakat-fakta historis dan menangkapnya secara simbolik. Tapi, ini menghadirkan resiko. Bacaannya menjadi sering tak dimengerti oleh kalangan sejarawan konvensional. Buku dahsyat ini, tentu sangat historis dan berbasis tradisi ilmiah. Tapi, oleh Pak Mansur, dilengkapi dan dihidupkan dengan tatapan simbolik tersebut, menjadikannya menjadi enak dibaca, perlu bahkan wajib bagi yang ingin
sejarah Indonesia sesungguhnya. Ala kulli hal, saya tahu, buku ini disuguhkan dengan penuh takzim oleh beliau kepada segmentasi masyarakat yang sangat dihormatinya; Ulama. Untuk merekalah mahakarya ini didedikasikan. Generasi pembawa risalah nubuwah yang membawa pencerahan masyarakat melalui kebenaran dan spiritual enlightenment!" (Moeflich Hasbullah, Asisten dan murid Prof.Mansur SN di Jurusan SPI UIN Bandung)

 

batu kecil

..
Renungan siang semoga bermanfaat. saudaraku..

Seorang mandor bangunan yang berada di lantai 5 ingin memanggil pekerjanya yang sedang bekerja di bawah.

Setelah sang mandor berkali-kali berteriak memanggil, si pekerja tidak dapat mendengar karena fokus pada pekerjaannya dan bisingnya alat bangunan.

Sang mandor terus berusaha agar si pekerja mau menoleh ke atas, dilemparnya Rp.1.000,- yang jatuh tepat di sebelah si pekerja.

Si pekerja hanya memungut Rp.1.000,- tersebut
dan melanjutkan pekerjaannya.

Sang mandor akhirnya melemparkan Rp.100.000,-
dan berharap si pekerja mau menengadah "sebentar saja" ke atas.

Akan tetapi si pekerja hanya lompat kegirangan karena menemukan Rp.100.000,- dan kembali asyik bekerja.

Pada akhirnya sang mandor melemparkan batu kecil yang tepat mengenai kepala si pekerja.

Merasa kesakitan akhirnya si pekerja baru mau
menoleh ke atas dan dapat berkomunikasi dengan
sang mandor.

Pesan moral yg ingin saya sampaikan adalah :

Cerita (ilustrasi) tersebut di atas serupa dengan
kehidupan kita, Allah subhanahu wa ta'ala selalu
ingin menyapa kita, akan tetapi kita selalu sibuk
mengurusi "dunia" kita.

Kita diberi rezeki sedikit maupun banyak, sering
kali kita lupa untuk menengadah bersyukur
kepada-Nya.

Bahkan lebih sering kita tidak mau tahu dari mana rezeki itu datang.

Terkadang kita hanya mengatakan; kita lagi
"beruntung!"

Yang lebih buruk lagi kita menjadi takabbur dengan rezeki milik Allah.

Jadi jangan sampai kita mendapatkan lemparan
"batu kecil" yang kita sebut musibah agar kita
mau menoleh kepada-Nya.

Sungguh Allah 'azza wajalla sangat mencintai kita, marilah kita selalu ingat untuk menoleh kepada-Nya. Sehingga tak perlu lagi lemparan batu kecil saat Dia rindu dan ingin berkomunikasi
dengan kita...

Ku berdoa semoga engkau menjadi hamba yg pandai bersyukur..
..

uang alis duit

Namaku : UANG💵💵💰 (suka di panggil DUIT)

💵 Wajahku biasa saja, fisikku juga lemah, namun aku mampu merombak tatanan dunia.

💵 Aku juga "bisa" merubah Perilaku, bahkan sifat Manusia' karena manusia mengidolakan aku.💰
Banyak orang merubah kepribadiannya, mengkhianati teman, menjual tubuh, bahkan meninggalkan keyakinan imannya, demi aku !💰💵💵💵

💵 Aku tdk mengerti perbedaan orang saleh & bejat, tapi manusia memakai aku menjadi patokan derajat, menentukan kaya miskin & terhormat atau terhina.

💵 Aku bukan iblis, tapi sering orang melakukan kekejian demi aku.

💵 Aku juga bukan org ketiga, tapi banyak suami istri pisah gara2 aku.
Anak dan orangtua berselisih gara2 aku.

💵 Sangat jelas juga aku bukan Tuhan, tapi manusia menyembah aku spt Tuhan, bahkan kerap kali hamba2 Tuhan lebih menghormati aku, padahal Tuhan sudah pesan jgn jadi hamba uang..

💵 Seharusnya aku melayani manusia, tapi kenapa malah manusia mau jadi budakku ?

💵 Aku tdk pernah mengorbankan diriku untuk siapa pun, tapi banyak orang rela mati demi aku.

💵 Perlu aku ingatkan, aku hanya bisa menjadi alat bayar resep obat anda, tapi tdk mampu memperpanjang hidup anda.

💵 Kalau suatu hari anda dipanggil Tuhan, aku tdk akan bisa menemani anda, apalagi menjadi penebus dosa2 anda, anda harus menghadap sendiri kpd sang Pencipta lalu menerima penghakimanNYA.

💵 Saat itu, Tuhan pasti akan hitung2an dgn anda, APAKAH SELAMA HIDUP ANDA MENGGUNAKAN aku dgn baik, atau sebaliknya MENJADIKAN aku sebagai TUHAN?💰💰

💵 Ini informasi terakhirku:
Aku TIDAK ADA DI SURGA,
Jadi jng cari aku disana.

ttd

💵UANG💰
-------------------;-----------------

💵Untuk mnjadi Renungan kita dan mudah²an merubah pandangan kita selama ini tentang UANG.💰💵

sholat anak ku

Sekedar mengingatkan, moga manfaat : Membuat Anakmu Sholat TANPA Debat, Keringat, Urat & Pengingat..sigit

گيف تجعل أبنائك يصلون من أنفسھم
بدون خصام أو تذكير

Bagaimana Membuat Anak2 Anda Sholat dengan Kesadaran Mereka Sendiri Tanpa Berdebat dan Tanpa Perlu Diingatkan?

أولادك لا يصلون أو أتعبوك من أجل أن يصلوا ؟ 
تعالوا لتروا كيف تغيرونهم بإذن الله تعالى

Anak2 anda tidak mau sholat? atau mereka sampai membuat anda capek saat mengingatkan untuk sholat? 
Mari kita lihat bagaimana kita bisa merubah ini semua ~ biidznillah

عن إحدى الأخوات : 
تقول اقول لكم قصة وقعت معي انا

Salah seorang akhwat berkisah: "Aku akan menceritakan satu kisah yg terjadi padaku"

كانت بنتي بالخامس ابتدائي

Saat itu, anak perempuanku duduk di kelas 5 SD

و الصلاة ثقيلة عليها.. لدرجة اني قلت لها يوما قومي صلي وراقبتها 
فوجدتها أخذت السجادة ورمتها على الأرض وجاءتني 
سألتها هل صليت قالت نعم.. صدقوني بدون شعور صفعت وجھا 
أعرف أني أخطأت.. ولكن الموقف ضايقني وبكيت وخاصمتها ولمتها وخوفتها من الله
ولم ينفع معها كل هذا الكلام ..

Sholat baginya adalah hal yg sangat berat...sampai2 suatu hari aku berkata kepadanya: "Bangun!! Sholat!!", dan aku mengawasinya..
Aku melihatnya mengambil sajadah, kemudian melemparkannya ke lantai...Kemudian ia mendatangiku...
Aku bertanya kepadanya: "Apakah kamu sudah sholat?"
Ia menjawab: " Sudah"
Kemudian aku MENAMPARNYA 
Aku tahu aku salah Tetapi kondisinya mmg benar2 sulit...
Aku menangis..
Aku benar2 marah padanya, aku rendahkan dia dan aku menakut2inya akan siksa Allah... 
Tapi....ternyata semua kata2ku itu tidak ada manfaatnya...

لكن في يوم من الأيام ... قالت لي إحدى الصديقات قصة.. منقولة ..وهي :

Suatu hari, seorang sahabatku bercerita suatu kisah...

انها زارت قريبة لها عادية (ليست كثيرة التدين)، لكن عندما حضرت الصلاة 
قام أولادها يصلون بدون أن تناديهم

Suatu ketika ia berkunjung kerumah seorang kerabat dekatnya (seorang yg biasa2 saja dari segi agama) , tapi ketika datang waktu sholat, semua anak2nya langsung bersegera melaksanakan sholat tanpa diperintah....

تقول .. قلت لها : كيف يصلي أولادك من أنفسهم بدون خصام وتذكير ؟ !!!

Ia berkata: Aku berkata padanya "Bagaimana anak2mu bisa sholat dg kesadaran mereka tanpa berdebat dan tanpa perlu diingatkan?

قالت والله ليس عندي شي اقوله لك الا اني قبل أن أتزوج ادعو الله بهذا الدعاء وإلى يومنا هذا ادعو به

Ia menjawab: Demi Allah, aku hanya ingin mengatakan padamu bahwa sejak jauh sebelum aku menikah aku selalu memanjatkan DO'A ini...dan sampai saat ini pun aku masih tetap bedo'a dg DO'A tersebut

انا بعد نصيحتها هذه لزمت هذا الدعاء .. في سجودي وقبل التسليم وفي الوتر .. وفي 
كل اوقات الاجابه

Setelah aku mendengarkan nasehatnya, aku selalu tanpa henti berdoa dg do'a ini..
Dalam sujudku...
Saat sebelum salam...
Ketika witir...
Dan disetiap waktu2 mustajab...

والله يا اخواتي.. ان بنتي هذه الآن بالثانوي.. من اول مابدأت الدعاء وهي 
التي توقظنا للصلاة وتذكرنا بها 
واخوانها كلهم ولله الحمد حريصون على الصلاة !!

Demi Allah wahai saudara2ku...
Anakku saat ini telah duduk dibangku SMA..
Sejak aku memulai berdoa dg doa itu, anakkulah yg rajin membangunkan kami dan mengingatkan kami untuk sholat...
Dan adik2nya, Alhamdulillah..mereka semua selalu menjaga sholat!!!

حتى امي زارتني ونامت عندي ولفت انتباهها ان بنتي تستيقظ وتدور علينا توقظنا 
للصلاة !!

Sampai2...saat ibuku berkunjung dan menginap dirumah kami, ia tercengang melihat anak perempuanku bangun pagi, kemudian membangunkan kami satu persatu untuk sholat...

أعرف .. أنكم الآن متشوقون لتعرفوا هذا الدعاء .. 
الدعاء موجود في سورة ابراهيم

Aku tahu anda semua penasaran ingin mengetahui doa apakah itu? 
Yaaa..doa ini ada di QS.Ibrahim: 40
والدعاء هو ... 
( رَبِّ اجْعَلْنِي مُقِيمَ الصَّلاَةِ
وَمِن ذُرِّيَّتِي رَبَّنَا وَتَقَبَّلْ دُعَاء ) 
(إبراهيم ، 40)

Doa ini adalah...
"Ya Robbku, jadikanlah aku dan anak cucuku orang yg tetap melaksanakan sholat... Ya Robb kami, perkenankanlah doaku"
(QS. Ibrahim: 40)

فالدعاء الدعاء الدعاء
وكما تعلمون الدعاء سلاح المؤمن

Yaa...Doa...Doa...dan Doa...
Sebagaimana anda semua tahu bahwa doa adalah senjata seorang mukmin

إرسلوها للكل حتى تعم الفائدة

Kirimkan tulisan ini agar lebih banyak orang yg mengambil manfaat...

إذا أعجبك الموضوع فلا ت
قل شكـراً
قل :(رحم الله من نقلها لي ونقلها عني وجعلها بميزان حسناتكم

Jika anda terkesan dg tulisan ini, jangan katakan Syukron...
Tapi katakan: "Semoga Allah merahmati orang yang bersedia men-share (tulisan ini), kemudian menjadikannya pemberat bagi 
timbangan kebaikannya"
اقرأ هذا الدعاء لأبنائك و سيبقون بحفظ الله .... ورعايته

Baca selalu doa ini untuk anak2mu,

ke inggris yuk

Beasiswa Chevening 2016 – 2017

Kesempatan baik ini hadir lagi. Beasiswa Chevening 2016 – 2017 resmi dibuka. Khusus Indonesia, pendaftaran online beasiswa Chevening sudah bisa dilakukan hingga 3 November mendatang. Bagi Anda yang berminat dan mengincar beasiswa kuliah di Inggris, Chevening Scholarships bisa menjadi pilihan menarik.

Nama beasiswa Chevening sendiri sudah tak asing lagi. Beasiswa ini didanai Pemerintah Inggris bagi kandidat-kandidat internasional berprestasi, calon-calon pemimpin masa depan, orang-orang berpengaruh, serta pengambil keputusan untuk meraih gelar S2 mereka selama setahun di universitas-universitas Inggris.

Beasiswa Chevening 2016 – 2017 meliputi biaya kuliah di universitas Inggris hingga £ 18.000, termasuk untuk program MBA, tunjangan hidup bulanan, biaya perjalanan pp ke Inggris, tunjangan kedatangan, tunjangan saat pulang, biaya tesis, biaya bahan studi, biaya visa, serta dana perjalanan untuk menghadiri acara Chevening di Inggris.

Pelamar dari Indonesia dapat memilih setiap program studi, namun sangat disambut baik untuk aplikasi di bidang-bidang berikut:

▪ Climate change
▪ Economics
▪ Energy
▪ Finance
▪ Foreign policy
▪ Governance
▪ Public sector management
▪ Science
▪ Technology

Persyaratan:
1. Merupakan warganegara yang memenuhi syarat Chevening (salah satunya Indonesia)
2. Bersedia kembali ke negara asal minimum dua tahun setelah beasiswa berakhir
3. Memiliki gelar sarjana yang memungkinkan masuk ke program pascasarjana di universitas Inggris
4. Memiliki pengalaman kerja setidaknya dua tahun
5. Mengajukan tiga jurusan kuliah berbeda yang memenuhi syarat di universitas Inggris dan telah menerima tawaran masuk tanpa syarat (unconditional offer) dari salah satu pilihan tersebut paling lambat 14 Juli 2016
6. Memenuhi persyaratan bahasa Inggris untuk Chevening hingga 14 Juli 2016
› IELTS minimum 6.5
› CEA minimum 176
› Pearson PTE Academic minimum 58
› TOEFL iBT minimum 79

* Pelamar tidak memenuhi syarat jika sebelumnya sudah studi di Inggris dibiayai oleh Pemerintah Inggris.

Dokumen aplikasi:
1. Dua referensi yang dimuat dalam format surat dan ditulis dalam bahasa Inggris
2. Paspor yang masih berlaku/KTP
3. Ijazah dan transkrip universitas (S1, S2)
4. Tiga pilihan program master yang berbeda di UK

Sebelum diajukan, dokumen aplikasi dibuat dalam format PDf dengan ukuran tidak lebih dari 5 MB.

Dokumen optional:
1. Bukti kemampuan bahasa Inggris (Jika telah tersedia dan memenuhi persyaratan)
2. Tawaran masuk program master di UK (Jika telah tersedia dan memenuhi persyaratan)

Dokumen opsional ini bisa diajukan belakangan jika belum tersedia. Paling lambat pengajuannya adalah 14 Juli 2016.

Pendaftaran:
Pendaftaran beasiswa Chevening dilakukan secara online melalui laman Chevening Indonesia (www.chevening.org/indonesia) kemudian mengunggah dokumen aplikasi yang tertera di atas. Pendaftaran beasiswa Chevening 2016 – 2017 dibuka hingga 3 November 2015. Sebaiknya ajukan aplikasi sebelum tanggal penutupan.

Setelah mengajukan dokumen aplikasi, pelamar juga perlu melengkapi dokumen optional paling lambat 14 Juli 2016 agar dapat dipertimbangkan sepenuhnya untuk memperoleh beasiswa Chevening.

obrolan ringan

💐 SEPELE, TAPI MARI BUKTIKAN KEBENARANNYA"

1)- Ketika kita mengeluh :
"Ah mana mungkin…. : .
"✅ALLAH SWT menjawab :
"Jika AKU menghendaki, cukup AKU berkata"Jadi", maka jadilah (QS. Yasin ; 82)

2)- Ketika kita mengeluh :
"Wah, letih sekali….
"✅ALLAH SWT menjawab :
"…dan AKU jadikan tidurmu untuk istirahat." (QS.An- Naba :9)

3)- Ketika kita mengeluh :
"Berat sekali ya, gak sanggup rasanya…
"✅ALLAH SWT menjawab :
"AKU tidak membebani seseorang, melainkan sesuai dgn kesanggupan." (QS. Al-Baqarah : 286)

4)- Ketika kita mengeluh :
"Stress nich, bingung?!
" ✅ALLAH SWT menjawab :
"Hanya dengan mengingatKU hati akan menjadi tenang". (QS. Ar-Ra'd :28)

5)- Ketika kita mengeluh :
"Yah, ini mah bakal sia-sia..deh! " ✅ALLAH SWT menjawab :
"Siapa yg mengerjakan kebaikan sebesar biji dzarahpun, niscaya ia akan melihat balasannya". (QS. Al- Zalzalah :7)

6)- Ketika kita mengeluh :
"saya sendirian, gak ada seorangpun yang mau membantu…
"✅ ALLAH SWT menjawab :
"Berdoalah (mintalah) kepadaKU, niscaya AKU kabulkan untukmu". (QS. Al-Mukmin :60)

7)- Ketika kita mengeluh :
"Sedih sekali rasanya…
"✅ALLAH SWT menjawab :
"La Tahzan,..Innallaha Ma'ana... Janganlah kamu bersedih, sesungguhnya ALLAH SWT beserta kita:. (QS. At-Taubah :40)

8)- Ketika kita mengeluh :
"Ampun..susah banget ini kerjaan…
"✅ALLAH SWT menjawab : "sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan" (QS. Al-Insyirah:6-7).

Semoga semua yg kita lakukan pada hari ini bernilai Ibadah... 💟💟

semampunya

BATAS "TIDAK MAMPU" KITA TERLALU RENDAH

Kita sering sekali mendengar orang mengatakan MASTATHO'TUM (Semampumu)

Maka banyak di antara kita yang mengatan 'INI YANG BISA SAYA LAKUKAN' entah itu di dalam hati atau terlahir dari lisan kita

Dalam Al Qur'an, kata Masthatho'tum
terdapat dalam surat At-Taghabun ayat 16 di korelasikan dengan kata taqwa.

Maksudnya ialah "Maka Bertaqwalah kamu kepada Allah menurut kesanggupanmu (semampunya)"

Mastatho'tum berarti sesuai kesanggupan atau semampunya, atau bisa di artikan  bahwa kita diperintahkan oleh Allah Ta'ala untuk
berTaqwa berdasarkan kesanggupan kita atau
semampunya.

Namun sering sekali kita membuat standar 'target' kita begitu lemah

❎ Saya biasanya cuma bisa baca Quran 2hlm sehari
❎ Saya mampunya cuma ngajar aja
❎ Saya mampunya cuma.....

Kita membuat standar yang menjadi batas diri yang ternyata sudah banyak orang yang melampauinya

"Jika kau telah berada di jalan Allah, melesatlah dengan kencang. Jika sulit, maka tetaplah berlari meski kecil langkahmu. Bila engkau lelah, berjalanlah menghela lapang. Dan bila semua itu tak mampu kau lakukan, tetaplah maju meski terus merangkak, dan jangan pernah sekalipun berbalik ke belakang." (Asy Syafi'i)

Abdullah Al Azzam, seorang syekh teladan. Dihormati lg disegani, oleh para muridnya.

Pd suatu saat beliau ditanya oleh muridnya,
"Ya syekh, apa yg dimaksud dengan mastatho'tum"?
Sang Syekh-pun membawa muridnya ke sebuah lapangan. Meminta semuanya muridnya berlari sekuat tenaga, mengelilingi lapangan.
Setelah semua muridnya menyerah, dan menepi ke pinggir lapangan.

Sang Syekh-pun tak mau kalah. Beliau berlari mengelilingi lapangan hingga membuat semua muridnya keheranan...hg akhirnya beliau jatuh pingsan, tak sadarkan diri.

Setelah beliau siuman dan terbangun, muridnya bertanya,
"Syekh, apa yang hendak engkau ajarkan kepada kami?".
"Muridku, Inilah yang dinamakan titik mastatho'tum! Titik di mana saat kita berusaha semaksimal tenaga sampai Allah sendiri yang menghentikan perjuangan kita (bukan, bukan kita yang berhenti)", Jawab Sang Syekh dengan mantab !

Mari berlindung kepada ALLOH dari malas dan lemah azzam,

Mari menjemput limpahan karunia rahmatNYA dengan MASTATHO'TUM !!!

doa malaikat

#ORANG-ORANG YANG DIDOAKAN OLEH PARA MALAIKAT

Inilah orang - orang yang didoakan oleh para malaikat :

1. Orang yang tidur dalam keadaan bersuci.
Rasulullah SAW bersabda, "Barangsiapa yang tidur dalam keadaan suci, maka malaikat akan bersamanya di dalam pakaiannya. Dia tidak akan bangun hingga malaikat berdoa 'Ya Allah, ampunilah hambamu si fulan karena tidur dalam keadaan suci".
(Imam Ibnu Hibban meriwayatkan dari Abdullah bin Umar ra., hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih At Targhib wat Tarhib I/37)

2. Orang yang sedang duduk menunggu waktu shalat.
Rasulullah SAW bersabda, "Tidaklah salah seorang diantara kalian yang duduk menunggu shalat, selama ia berada dalam keadaan suci, kecuali para malaikat akan mendoakannya 'Ya Allah, ampunilah ia. Ya Allah sayangilah ia'"
(Imam Muslim meriwayatkan dari Abu Hurairah ra., Shahih Muslim no. 469)

3. Orang - orang yang berada di shaf barisan depan di dalam shalat berjamaah.
Rasulullah SAW bersabda, "Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat kepada (orang - orang) yang berada pada shaf - shaf terdepan"
(Imam Abu Dawud (dan Ibnu Khuzaimah) dari Barra' bin 'Azib ra., hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih Sunan Abi Dawud I/130)

4. Orang - orang yang menyambung shaf pada sholat berjamaah
(tidak membiarkan sebuah kekosongan di dalam shaf).
Rasulullah SAW bersabda, "Sesungguhnya Allah dan para malaikat selalu bershalawat kepada orang - orang yang menyambung shaf - shaf"
(Para Imam yaitu Ahmad, Ibnu Majah, Ibnu Khuzaimah, Ibnu Hibban dan Al Hakim meriwayatkan dari Aisyah ra., hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih At Targhib wat Tarhib I/272)

5. Para malaikat mengucapkan 'Amin' ketika seorang Imam selesai membaca Al Fatihah.
Rasulullah SAW bersabda, "Jika seorang Imam membaca 'ghairil maghdhuubi 'alaihim waladh dhaalinn', maka ucapkanlah oleh kalian 'aamiin', karena barangsiapa ucapannya itu bertepatan dengan ucapan malaikat, maka ia akan diampuni dosanya yang masa lalu"
(Imam Bukhari meriwayatkan dari Abu Hurairah ra., Shahih Bukhari no. 782)

6. Orang yang duduk di tempat shalatnya setelah melakukan shalat.
Rasulullah SAW bersabda, "Para malaikat akan selalu bershalawat kepada salah satu diantara kalian selama ia ada di dalam tempat shalat dimana ia melakukan shalat, selama ia belum batal wudhunya, (para malaikat) berkata, 'Ya Allah ampunilah dan sayangilah ia"
(Imam Ahmad meriwayatkan dari Abu Hurairah, Al Musnad no. 8106, Syaikh Ahmad Syakir menshahihkan hadits ini)

7. Orang - orang yang melakukan shalat shubuh dan 'ashar secara berjama'ah.
Rasulullah SAW bersabda, "Para malaikat berkumpul pada saat shalat shubuh lalu para malaikat ( yang menyertai hamba) pada malam hari (yang sudah bertugas malam hari hingga shubuh) naik (ke langit), dan malaikat pada siang hari tetap tinggal. Kemudian mereka berkumpul lagi pada waktu shalat 'ashar dan malaikat yang ditugaskan pada siang hari (hingga shalat 'ashar) naik (ke langit) sedangkan malaikat yang bertugas pada malam hari tetap tinggal, lalu Allah bertanya kepada mereka, 'Bagaimana kalian meninggalkan hambaku?', mereka menjawab, 'Kami datang sedangkan mereka sedang melakukan shalat dan kami tinggalkan mereka sedangkan mereka sedang melakukan shalat, maka ampunilah mereka pada hari kiamat"
(Imam Ahmad meriwayatkan dari Abu Hurairah ra., Al Musnad no. 9140, hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Ahmad Syakir)

8. Orang yang mendoakan saudaranya tanpa sepengetahuan orang yang didoakan.
Rasulullah SAW bersabda, "Doa seorang muslim untuk saudaranya yang dilakukan tanpa sepengetahuan orang yang didoakannya adalah doa yang akan dikabulkan. Pada kepalanya ada seorang malaikat yang menjadi wakil baginya, setiap kali dia berdoa untuk saudaranya dengan sebuah kebaikan, maka malaikat tersebut berkata 'aamiin dan engkaupun mendapatkan apa yang ia dapatkan'"
(Diriwayatkan oleh Imam Muslim dari Ummud Darda' ra., Shahih Muslim no. 2733)

9. Orang - orang yang berinfak.
Rasulullah SAW bersabda, "Tidak satu hari pun dimana pagi harinya seorang hamba ada padanya kecuali 2 malaikat turun kepadanya, salah satu diantara keduanya berkata, 'Ya Allah, berikanlah ganti bagi orang yang berinfak'. Dan lainnya berkata, 'Ya Allah, hancurkanlah harta orang yang pelit'"
(Imam Bukhari dan Imam Muslim meriwayatkan dari Abu Hurairah ra., Shahih Bukhari no. 1442 dan Shahih Muslim no. 1010)

10. Orang yang sedang makan sahur.
Rasulullah SAW bersabda, "Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat kepada orang - orang yang sedang makan sahur"
(Imam Ibnu Hibban dan Imam Ath Thabrani, meriwayaatkan dari Abdullah bin Umar ra., hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih At Targhiib wat Tarhiib I/519)

11. Orang yang sedang menjenguk orang sakit.
Rasulullah SAW bersabda, "Tidaklah seorang mukmin menjenguk saudaranya kecuali Allah akan mengutus 70.000 malaikat untuknya yang akan bershalawat kepadanya di waktu siang kapan saja hingga sore dan di waktu malam kapan saja hingga shubuh"
(Imam Ahmad meriwayatkan dari 'Ali bin Abi Thalib ra., Al Musnad no. 754, Syaikh Ahmad Syakir berkomentar, "Sanadnya shahih")
12. Seseorang yang sedang mengajarkan kebaikan kepada orang lain.
Rasulullah SAW bersabda, "Keutamaan seorang alim atas seorang ahli ibadah bagaikan keutamaanku atas seorang yang paling rendah diantara kalian. Sesungguhnya penghuni langit dan bumi, bahkan semut yang di dalam lubangnya dan bahkan ikan, semuanya bershalawat kepada orang yang mengajarkan kebaikan kepada orang lain"
(Diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi dari Abu Umamah Al Bahily ra., dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Kitab Shahih At Tirmidzi II/343)
SEMOGA BERMANFAAT

no dream : mati

Manusia bisa hidup...

1 bulan tanpa makan,
1 minggu tanpa minum
10 menit tanpa oksigen


Dan sy jadi inget kata2 seorang penulis terkenal, kl..

Manusia hanya bisa bertahan hidup 1 detik tanpa IMPIAN.

Kata2 yang sangat dalem. Kl dibaca sekilas, seperti ngga masuk akal. Masa ngga punya impian aja jadi "mati", masa kita ngga bisa hidup. Toh bnyk orang yg ngga punya impian hidup kok. Jangan lebay pak penulis! *lah kok jadi marah2.

Yes, sy sangat..sangat.. Sangat.. Setuju.. Sama kata2 penulis diatas.

"Semua orang pasti mati, tapi tidak semua orang benar2 hidup"

Bnyk orang yg hidup cuma jalanin rutinitas aja, dan pada akhirnya bnyk yg menyesal diumur tuanya.

Oleh Salim A. Fillah
Sebuah bincang tentang 4 orang murid Syaikhana Cholil Bangkalan yang akan jadi tonggak dakwah Indonesia. Dari 4 orang murid Syaikhana Cholil itu, NU, Muhammadiyah, MIAI dan Masyumi terpondasi.
1. Awal 1900-an 4 murid tamatkan pelajarannya pada Kyai Cholil di Bangkalan Madura. Menyeberangi selat, 2 ke Jombang, 2 ke Semarang.
2. Dua murid yang ke Jombang, 1 dibekali cincin (kakek Cak Nun), 1 lagi KH Romli (ayah KH Mustain Romli) dibekali pisang mas.
3. Dua murid yang ke Semarang; Hasyim Asy'ari & Muhammad Darwis, masing masing diberi kitab untuk dingajikan pada Kya Soleh Darat.
4. Kyai Soleh Darat adalah ulama terkemuka, ahli nawawu, ahli tafsir, ahli falak; keluarga besar RA Kartini mengaji pada beliau. Bahkan atas masukan Kartini-lah, Kyai Soleh Darat menerjemahkan Al Quran ke dalam bahasa Jawa agar bisa difahami.
5. Pada Kyai Soleh Darat, Hasyim dan Darwis (yang kemudian berganti nama jadi Ahmad Dahlan) belajar tekun dan rajin, lalu 'diusir'. Kedua sahabat itu; Hasyim Asy'ari dan Ahmad Dahlan diperintahkan Kyai Soleh Darat segera ke Mekkah untuk melanjutkan belajar.
6. Setiba di Mekkah, keduanya nan cerdas menjadi murid kesayangan Imam Masjidil Haram, Syaikh Ahmad Khatib Al Minangkabawi. Tampaklah kecenderungan Hasyim yang sangat mencintai hadits, sementara Ahmad Dahlan tertarik bahasan pemikiran dan gerakan Islam.
7. Tentu riwayat jalan berilmu mereka panjang. Saya akan melompat pada kepulangan mereka ketanah air & gerakan nan dilakukan.
8. Hasyim Asy'ari pulang ke Jombang. Disana kakek Cak Nun (yang maafkan saya terlupa namanya) menantinya penuh rindu. Kakek Cak Nun nan 'sakti' inilah yang menaklukkan kawasan rampok dan durjana bernama Tebuireng untuk didirikan pesantren.
9. Hasyim Asy'ari dia mohon agar mulai berkenan mulai mengajar disitu. Beliau membuka pengajian 'Shahih Al Bukhari' disana.
10. Fahamlah kita, satu satunya orang yang bisa bujuk Gus Dur keluar istana saat
impeachment dulu ya Cak Nun. Ini soal nasab.
11. Saat disuruh mundur orang lain, Gus Dur biasanya jawab: "saya kok disuruh mundur, maju aja susah, harus dituntun!". Tapi Cak Nun tidak menyuruhnya mundur. Kata beliau "Gus, koen wis wayahe munggah pangkat!" Sudah saatnya naik jabatan!"..
12. KH Romli Tamim yang juga di Jombang mendirikan pesantren di Rejoso, kelak jadi pusat Thariqoh Al Mu'tabarah yang disegani.
13. Kembali ke Hadratusy Syaikh Hasyim Asy'ari, CATAT INI: beliaulah orang yang menjadikan pengajian hadist penting & terhormat. Sebelum Hadratusy Syaikh memulai ponpes Tebuireng-nya dengan kajian Shahih Al Bukhari, umumnya ponpes cuma ajarkan tarekat.
14. Tebuireng makin maju, santri berdatangan dari seluruh nusantara. Hubungan baik terjalin dengan Kyai Hasbullah, Tambakberas. Putra Kyai Hasbullah, Abdul Wahab kelak jadi pendiri organisasi Islam terbesar yang dinisbatkannya pada Hadratusy Syaikh: NU. Konon selama KH Abdul Wahab Hasbullah dalam kandungan, ayahnya mengkhatamkan alquran 100 kali diperdengarkan pada si janin.
15. Tebuireng juga berhubungan baik dengan KH Bisyri Syamsuri Denanyar. Abdul Wahid Hasyim menikahi putri beliau (ibu Gus Dur).
16. KH Bisyri Syansuri juga beriparan dengan KH Abdul Wahab Hasbullah. Inilah segitiga pilar NU; Tambakberas - Tebuireng - Denanyar.
17. Satu waktu ada santri Hadratusy Syaikh melapor, dari Yogyakarta ada gerakan yang ingin memurnikan agama & aktif beramal usaha. "O kuwi Mas Dahlan", ujar Hadratusy Syaikh "Ayo padha disokong"!". Itu Mas Dahlan, ayo kita dukung sepenuhnya.
18. KH Ahmad Dahlan sang putra penghulu keraton itu amat bersyukur. Beliau kirimkan hadiah. Hubungan kedua keluarga makin akrab.
19. Sampai generasi ke-4, putra putri Tebuireng yang kuliah di Yogya selalu kos di keluarga KH Ahmad Dahlan Kauman (Gus Dur juga).
20. Sebagai bentuk dukungan pada perjuangan KH Ahmad Dahlan, Hadratusy Syaikh menulis kitab 'Munkarat Maulid Nabi wa Bida'uha', bagi Hadratusy Syaikh, itu banyak bid'ah & mafsadatnya. UNIK: satu satunya Kyai NU yang tidak diperingati HAUL nya ya beliau.
21. Ketika akhirnya gesekan makin sering terjadi antara anggota Muhammadiyah vs kalangan pesantren, Hadratusy Syaikh turun tangan. "Kita & Muhammadiyah sama. Kita Taqlid Qauli (mengambil PENDAPAT 'ulama Salaf'), mereka
Taqlid Manhaji (mengambil METODE)".
22. Tetapi dipelopori KH Abdul Wahab Hasbullah, para murid menghendaki kalangan pesantren pun terorganisasi baik. NU berdiri. Direstui Hadratusy Syaikh, Abdul Wahab Hasbullah & rekan berangkat ke Mekkah menghadap raja Saudi sampaikan aspirasi Madzhab. Kepulangan mereka disambut Hadratusy Syaikh dengan syukur sekaligus meminta untuk terus bekerjasama dengan Muhammadiyah.
23. Atas prakarsa Hadratusy Syaikh, KH Mas Mansur -Muhammadiyah- & tokoh lain, terbentuklah Majlisul Islam A'la Indunisiya (MIAI). (yang kemudian berubah menjadi Masyumi -red)
24. Mengapa kisah Khalil dari Bangkalan & murid muridnya penting?
Agar terjaga fikiran, lisan & perkataan kita yang mengaku.

Selamat Muktamar Nahdlatul Ulama ke-33
Selamat Muktamar Muhammadiyah ke-47

teman sejati

Bismillah,

🚦💎 Ketika berteman dengan orang orang yang baik, seseorang terkadang mendapatkan nasihat yang keras.

🐾🎈 Akan tetapi, ketika bersahabat dengan orang orang yang buruk, dia akan sering mendapatkan basa basi dan sanjungan.

🌴🌑 Semoga Allah merahmati Malik bin Dinar ketika mengatakan, "Sungguh , engkau memindahkan batu bersama orang orang yang baik, itu lebih baik daripada engkau memakan manisan bersama orang orang yang jelek."

🌱🔍 Ibnu Qudamah mengatakan, "Sulit didapatkan pada masa ini seorang teman yang memiliki sifat terus terang dan menasihati . Sebab, jarang sekali ada kawan yang tidak memberikan sanjungan, dan justru memberi tahu kekurangan. Dahulu, salaf mencintai orang yang mengingatkan mereka tentang berbagai kekurangan mereka. Adapun kita sekarang, biasanya menjadikan orang yang mengetahui kekurangan kita sebagai orang yang paling dibenci. Ini adalah tanda lemahnya iman."

📝📌 [Mukhtashar Minhajul Qashidin hlm.147].

Indonesia - Amerika

Encouragement - Prof. Rhenald Kasali, Ph.D
LIMA belas tahun lalu saya pernah mengajukan protes pada guru sebuah sekolah tempat anak saya belajar di Amerika Serikat.

Masalahnya, karangan berbahasa Inggris yang ditulis anak saya seadanya itu telah diberi nilai E (excellence) yang artinya sempurna, hebat,bagus sekali.

Padahal dia baru saja tiba di Amerika dan baru mulai belajar bahasa. Karangan yang dia tulis sehari sebelumnya itu pernah ditunjukkan kepada saya dan saya mencemaskan kemampuan verbalnya yang terbatas. Menurut saya tulisan itu buruk, logikanya sangat sederhana.

Saya memintanya memperbaiki kembali,sampai dia menyerah.Rupanya karangan itulah yang diserahkan anak saya kepada gurunya dan bukan diberi nilai buruk, malah dipuji. Ada apa? Apa tidak salah memberi nilai? Bukankah pendidikan memerlukan kesungguhan? Kalau begini saja sudah diberi nilai tinggi, saya khawatir anak saya cepat puas diri. Sewaktu saya protes, ibu guru yang menerima saya hanya bertanya singkat. "Maaf Bapak dari mana?" "Dari Indonesia," jawab saya.Dia pun tersenyum.

Budaya Menghukum

Pertemuan itu merupakan sebuah titik balik yang penting bagi hidup saya. Itulah saat yang mengubah cara saya dalam mendidik dan membangun masyarakat. "Saya mengerti," jawab ibu guru yang wajahnya mulai berkerut, namun tetap simpatik itu. "Beberapa kali saya bertemu ayah-ibu dari Indonesia yang anakanaknya dididik di sini,"lanjutnya. "Di negeri Anda, guru sangat sulit memberi nilai.Filosofi kami mendidik di sini bukan untuk menghukum, melainkan untuk merangsang orang agar maju. Encouragement!" Dia pun melanjutkan argumentasinya.

"Saya sudah 20 tahun mengajar. Setiap anak berbedabeda. Namun untuk anak sebesar itu, baru tiba dari negara yang bahasa ibunya bukan bahasa Inggris, saya dapat menjamin, ini adalah karya yang hebat," ujarnya menunjuk karangan berbahasa Inggris yang dibuat anak saya. Dari diskusi itu saya mendapat pelajaran berharga. Kita tidak dapat mengukur prestasi orang lain menurut ukuran kita.Saya teringat betapa mudahnya saya menyelesaikan study saya yang bergelimang nilai "A", dari program master hingga doktor. Sementara di Indonesia, saya harus menyelesaikan studi jungkir balik ditengarai ancaman drop out dan para penguji yang siap menerkam. Saat ujian program doktor saya pun dapat melewatinya dengan mudah.

Pertanyaan mereka memang sangat serius dan membuat saya harus benar-benar siap. Namun suasana ujian dibuat sangat bersahabat. Seorang penguji bertanya dan penguji yang lain tidak ikut menekan, melainkan ikut membantu memberikan jalan begitu mereka tahu jawabannya. Mereka menunjukkan grafikgrafik yang saya buat dan menerangkan seterang-terangnya sehingga kami makin mengerti. Ujian penuh puja-puji, menanyakan ihwal masa depan dan mendiskusikan kekurangan penuh keterbukaan. Pada saat kembali ke Tanah Air, banyak hal sebaliknya sering saya saksikan. Para pengajar bukan saling menolong, malah ikut "menelan" mahasiswanya yang duduk di bangku ujian.

Ketika seseorang penguji atau promotor membela atau meluruskan pertanyaan, penguji marah-marah, tersinggung, dan menyebarkan berita tidak sedap seakanakan kebaikan itu ada udang di balik batunya. Saya sempat mengalami frustrasi yang luar biasa menyaksikan bagaimana para dosen menguji, yang maaf, menurut hemat saya sangat tidak manusiawi. Mereka bukan melakukan encouragement, melainkan discouragement. Hasilnya pun bisa diduga, kelulusan rendah dan yang diluluskan pun kualitasnya tidak hebat-hebat betul. Orang yang tertekan ternyata belakangan saya temukan juga menguji dengan cara menekan.

Ada semacam balas dendam dan kecurigaan. Saya ingat betul bagaimana guru-guru di Amerika memajukan anak didiknya. Saya berpikir pantaslah anak-anak di sana mampu menjadi penulis karya-karya ilmiah yang hebat, bahkan penerima Hadiah Nobel. Bukan karena mereka punya guru yang pintar secara akademis, melainkan karakternya sangat kuat: karakter yang membangun, bukan merusak. Kembali ke pengalaman anak saya di atas, ibu guru mengingatkan saya. "Janganlah kita mengukur kualitas anak-anak kita dengan kemampuan kita yang sudah jauh di depan," ujarnya dengan penuh kesungguhan. Saya juga teringat dengan rapor anak-anak di Amerika yang ditulis dalam bentuk verbal.

Anak-anak Indonesia yang baru tiba umumnya mengalami kesulitan, namun rapornya tidak diberi nilai merah, melainkan diberi kalimat yang mendorongnya untuk bekerja lebih keras, seperti berikut. "Sarah telah memulainya dengan berat, dia mencobanya dengan sungguh-sungguh. Namun Sarah telah menunjukkan kemajuan yang berarti." Malam itu saya mendatangi anak saya yang tengah tertidur dan mengecup keningnya. Saya ingin memeluknya di tengah-tengah rasa salah telah memberi penilaian yang tidak objektif. Dia pernah protes saat menerima nilai E yang berarti excellent (sempurna), tetapi saya mengatakan "gurunya salah". Kini saya melihatnya dengan kacamata yang berbeda.

Melahirkan Kehebatan

Bisakah kita mencetak orang-orang hebat dengan cara menciptakan hambatan dan rasa takut? Bukan tidak mustahil kita adalah generasi yang dibentuk oleh sejuta ancaman: gesper, rotan pemukul, tangan bercincin batu akik, kapur, dan penghapus yang dilontarkan dengan keras oleh guru, sundutan rokok, dan seterusnya. Kita dibesarkan dengan seribu satu kata-kata ancaman: Awas...; Kalau,...; Nanti,...; dan tentu saja tulisan berwarna merah menyala di atas kertas ujian dan rapor di sekolah.

Sekolah yang membuat kita tidak nyaman mungkin telah membuat kita menjadi lebih disiplin. Namun di lain pihak dia juga bisa mematikan inisiatif dan mengendurkan semangat. Temuan-temuan baru dalam ilmu otak ternyata menunjukkan otak manusia tidak statis, melainkan dapat mengerucut (mengecil) atau sebaliknya, dapat tumbuh. Semua itu sangat tergantung dari ancaman atau dukungan (dorongan) yang didapat dari orang-orang di sekitarnya. Dengan demikian kecerdasan manusia dapat tumbuh, sebaliknya dapat menurun. Seperti yang sering saya katakan, ada orang pintar dan ada orang yang kurang pintar atau bodoh.

Tetapi juga ada orang yang tambah pintar dan ada orang yang tambah bodoh. Mari kita renungkan dan mulailah mendorong kemajuan, bukan menaburkan ancaman atau ketakutan. Bantulah orang lain untuk maju, bukan dengan menghina atau memberi ancaman yang menakut-nakuti.(*)

RHENALD KASA[truncated by WhatsApp]

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Buy Coupons | Re-Design by PKS Piyungan