Hari Ayah

Kisah Anak dan Ayahnya..😇😥

Postingan ini adalah tentang apa yang terjadi di rumah tangga..

Putranya tidak suka tinggal di rumah, karena ayahnya selalu 'ngomel';
"Nak,  kamu meninggalkan ruangan tanpa mematikan kipas angin.
"
"Matikan TV. Jangan biarkan menyala di ruangan di mana tidak ada siapa-siapa menontonnya..

"Simpan pena di tempatnya,  itu jatuh ke bawah meja "

Putranya tidak suka ayahnya mengomelinya untuk hal-hal kecil ini..

Tapi dia harus mentoleransi hal-hal ini sejak kecil, ketika dia bersama keluarganya di rumah yang sama.

Datanglah hari ini, dimana dia mendapat undangan untuk wawancara kerja...

"Dia membatin dalam hatinya, Begitu saya mendapatkan pekerjaan itu, saya akan meninggalkan kota ini. Tidak akan ada lagi  omelan dari ayah saya..

 "Begitulah pikirannya.

Ketika dia hendak pergi untuk wawancara, sang ayah menyarankan:
"Nak, jawablah pertanyaan yang diajukan kepadamu tanpa ragu-ragu. 
Bahkan jika engkau tidak tahu jawabannya, sebutkan itu dengan percaya diri.. " Ayahnya memberi uang yg lebih banyak daripada yang sebenarnya dibutuhkan untuk menghadiri wawancara..

Putranya tiba di pusat wawancara..

Dia memperhatikan bahwa tidak ada penjaga keamanan di gerbang. Meskipun pintunya terbuka, gerendelnya menonjol keluar, hal itu bisa membuat orang masuk melalui pintu menjadi tertabrak. 
Dia meletakkan gerendel kembali dengan benar, menutup pintu dan memasuki kantor.

Di kedua sisi jalan dia bisa melihat tanaman bunga yang indah.  Air mengalir di pipa selang dan tidak terlihat seseorang di mana pun. Airnya meluap di jalan setapak. 
Dia mengangkat selang dan meletakkannya di dekat salah satu tanaman dan melangkah lebih jauh.

Tidak ada seorang pun di area resepsionis. Namun, ada pemberitahuan yang mengatakan bahwa wawancara berada di lantai pertama. Dia perlahan menaiki tangga.

Cahaya yang dinyalakan tadi malam masih menyala pukul 10 pagi. *Dia ingat peringatan ayahnya* "Mengapa kamu meninggalkan ruangan tanpa mematikan lampu" Dan dia masih bisa mendengarnya sekarang. Dia merasa sedikit jengkel oleh pikiran itu, namun dia mencari saklar dan mematikan lampu.

Di lantai atas di aula besar dia bisa melihat banyak calon duduk menunggu giliran.
Dia melihat banyaknya pelamar, hatinya bertanya-tanya apakah dia punya kesempatan untuk mendapatkan pekerjaan itu.

Dia pun memasuki aula dengan sedikit gentar dan menginjak tikar yg bertuliskan *Selamat Datang" yang ditempatkan di dekat pintu. 
Diperhatikannya bahwa tikar itu terbalik.. spontan saja dia meluruskan matras, walaupun dengan sedikit kesal. 

Dia melihat bahwa dalam beberapa baris di depan ada banyak orang yang menunggu giliran, sedangkan barisan belakang kosong, tetapi sejumlah penggemar berlari di atas deretan kursi itu.
Dia mendengar kipas angin, Dia mematikan kipas yang tidak diperlukan dan duduk di salah satu kursi yang kosong..

Dia melihat banyak pria memasuki ruang wawancara dan segera pergi dari pintu lain. Jadi tidak mungkin ada yang bisa menebak apa yang ditanyakan dalam wawancara.

Ketika tiba gilirannya, Dia pergi dan berdiri di hadapan pewawancara dengan sedikit gemetar dan pesimis..

Sesampainya didepan meja,  pewawancara langsung mengambil sertifikat, dan tanpa bertanya, mereka langsung berkata "Kapan Anda bisa mulai bekerja?"

Dia terkejut dan berpikir, "apakah ini pertanyaan jebakan, atau sebuah sinyal bahwa saya telah diterima untuk pekerjaan itu?" 
Dia bingung.

Apa yang kamu pikirkan?" Tanya sang bos.
"Kemudian melanjutkan kata2nya..Kami tidak mengajukan pertanyaan kepada siapa pun di sini. 
Karena dengan mengajukan hanya beberapa pertanyaan, kami tidak akan dapat menilai siapa pun. 
Tes kami adalah untuk menilai sikap orang tersebut..
 Kami melakukan tes tertentu berdasarkan attitude para kandidat..

Kami mengamati setiap orang melalui CCTV. 
Untuk mengamati apa saja yg dilakukannya, ketika melihat  gerendel di pintu, pipa selang yg mengalir air, keset selamat datang, kipas atau lampu yang tidak berguna..

Anda adalah satu-satunya yang melakukan itu. 
Itu sebabnya kami memutuskan untuk memilih Anda "

Hatinya terharu, dia ingat ayahnya..
Dia yg selalu merasa jengkel terhadap disiplin dan omelan ayahnya ayahnya. Sekarang  menyadari bahwa omelan dan disiplin yg ditanamkan ayahnya yang telah membuat dia diterima pada pekerjaan yg diinginkannya..
Kekesalan dan kemarahannya pada ayahnya seketika sirna..

Ayah, ma'afkan anakmu, demikian bisiknya..😥

Dia memutuskan akan meminta maaf kpd ayahnya, dia akan membawa ayahnya melihat tempat kerjanya..
Dia pulang ke rumah dengan bahagia..

Apapun yang ayah katakan kpd kita,  hanyalah untuk kebaikan kita..
Semua bertujuan untuk memberi kita masa depan yang cerah!

*Batu karang tidak akan menjadi patung yang indah dan berharga, jika itu menahan rasa sakit dari  pahat yang memotongnya*.

Agar kita menjadi pribadi  yang indah, maka kita perlu menerima dan mematuhi peringatan..
Memahat kebiasaan baik dari perilaku buruk yg muncul dari diri kita sendiri...

Ibu mengangkat anak di pinggangnya untuk memeluk, memberi makan dan untuk membuatnya tidur..

Tetapi ayah mengangkat anak itu ke pundaknya untuk membuatnya melihat dunia yang tidak bisa diihatn anaknya..

Ayah dan ibu adalah pahlawan dan guru kehidupan..
Petunjuk dan kasih sayangnya mendampingi kita sepanjang kehidupan..

Perlakukanlah mereka dengan baik..
Hal ini akan menjadi  contoh dan bimbingan dari generasi ke generasi berikutnya, sebagai estafet kehidupan..

*SILAHKAN! Bagikan dengan orang tua dan anak-anak tercinta..
Selamat beraktifitas 🙏

Ustadz zaman now

#FIKSI                                                 *Naruto Zaman Now...*

Alkisah, ada sebuah Organisasi Mafia besar bernama *Akatsuki.* Mereka mengedarkan narkoba, punya pabrik tuak, tempat prostitusi, kasino, diskotik, produsen bokep, dan banyak usaha haram lainnya. Akatsuki dipimpin oleh seorang bos bernama Pain.

Sebagai penghuni dunia hitam, Pain dan para pengikutnya selalu berseteru dengan musuh-musuh abadi yang selalu mengganggu dan berusaha menghancurkan bisnis mereka. Siapakah musuh Akatsuki? Mereka adalah orang orang yang taat beragama, terutama para ustadz, kyai, santri, pemimpin yang soleh, dan siapapun yang anti maksiat karena mereka selalu memprovokasi orang-orang agar menjauhi zina, khamr, judi, dan perbuatan maksiat lainnya sehingga usaha Akatsuki susah berkembang. Oleh karena itu, Pain menyebar banyak mata-mata untuk mengawasi gerak-gerik musuh-musuhnya yang berbahaya itu.

Suatu hari, Pain mengumpulkan para mata-matanya untuk melaporkan hasil pengintaian.

Pain: *"Kisame! Gimana minggu ini? Aman?"*

Kisame: *"Gauat boz.!!! Ustadz Naruto kemaren pengajian di wilayah kita!"*

Pain: *"Trus?"*

Kisame: *"Dia ngajak orang orang menjauhi minuman keras!"*

Pain: *"Trus apanya yang gawat?"*

Kisame: *"Ya itu lah boz. Kalo dia nyuruh orang jauhin miras, ntar pabrik tuak kita kan jadi nggak laku.???"*

Pain: *"Santai aja. Ustadz macam Naruto itu nggak bahaya kok."*

Kisame: *"Tapi... dia kan ngajak jauhin miras?"*

Pain: *"Eh, coba gwe tanya, orang-orang yang dengerin pengajian dia tuh pelanggan kita bukan.???"*

Kisame: *"Bukan lah boz. Masak tukang minum tuak ke pengajian..!!!"*

Pain: *"Yaudah, biarin aja. Yang ikut pengajian kan orang yang emang ngga suka mabok, bukan pelanggan kita. Tuh ustadz mau ceramah sampe berbuih mulutnya juga ngga terlalu ngefek buat bisnis kita."*

Kisame: *"Eh iya juga ya..???"*

Pain: *"Berikutnya!"*

Deidara: *"Taihen desu boz! Bahaya nih! Ustadz Kaneki kutbah jumat di masjid agung tadi ngajak jauhin zina!"*

Pain: *"Apanya yang bahaya?"*

Deidara: *"Loh, kalo orang pada nurut sama dia, ntar tempat ikeh kita kan jadi ngga laku?"*

Pain: *"Emang para pelanggan tempat kita tadi pada ikutan shalat jumat trus dengerin khotbah dia?"*

Deidara: *"Nggak lah boz! Tuh dari tadi lagi pada maen."*

Pain: *"Yaudah, biarin aja. Ustadz-ustadz macam mereka itu ngga terlalu bahaya. Lanjut!"*

Tobi: *"Wilayah yang saya intai aman boz! Ngga ada ustadz yang berbahaya. Cuman kemaren ada Ustadz Kirito tabligh akbar tapi cuman ngomong politik kok."*

Pain: *"Politik..??? Bilang apa dia..???"*

Tobi: *"Katanya pilkada besok, harus pilih pemimpin yang beriman, taat pada Allah, berakhlak, dan peduli rakyat kecil."*

Pain: *"Eh yang bener lu?"*

Tobi: *"Bener lah boz. Emang kenapa..???"*

Pain: *"Ini baru bahaya..!!!"*

Tobi: *"Loh kok..??? Bahaya kek gimana boz..???"*

Pain: *"Kalo orang-orang nurut sama tuh ustadz, trus pas pilkada nanti yang kepilih pemimpin yang beriman, bisa hancur bisnis kita..!!!"*

Deidara: *"Masa sih boz..???"*

Pain: *"Eh lu t×××l ya..??? Tau ngga sih, siapa musuh kita..???"*

Kisame: *"Ustadz-ustadz sama kyai-kyai yang halangin bisnis kita kan boz..???"*

Pain: *"Bener. Mereka emang selalu berusaha gangguin bisnis kita. Tapi sebenernya ada yang lebih bahaya."*

Tobi: *"Siapa boz..???"*

Pain: *"Pejabat yang taat agama."*

Deidara: *"Lah, kok..???"*

Pain: *"Ustadz ustadz, kyai-kyai itu bisanya cuman ngomong. Jauhi zina lah, jauhi miras lah, blablabla ngoceh sampe gigi kering ngga terlalu ngaruh buat kita karena mereka ngga punya kekuatan. Mereka ngga bisa nutup paksa ato ngacurin tempat kita. Pernah dulu Ustadz Naruto mengerahkan santri-santrinya nyerang tempat judi & bakar tempat ikeh kita, tapi kita lapor polisi, kita tuduh mereka berbuat anarki, habis itu mereka ngga berani macem-macem lagi. Nah, lu tau nggak, apa jadinya kalo besok pilkada yang kepilih jadi pejabat orang yang taat agama..???"*

Tobi: *"Libur lebaran ditambah..???"*

Pain: *"Bukan lah t×××l. Kalo orang taat agama jadi pejabat, kepala daerah, anggota DPR, bisnis kita ancur..!!!"*

Deidara: *"Lah, kok..???"*

Pain: *"Orang yang taat agama ngga akan diem aja liat bisnis kita. Kyai & ustadz mah cuma bisa ngomong, tapi pejabat mah beda. Mereka gampang banget nutup usaha kita cuma modal tanda tangan, ato cukup tunjuk sambil bilang, hacurkan..!!!"*

Tobi: *"Kan tinggal kita kasih duit bagi hasil boz..??? Kaya biasanya itu."*

Pain: *"Orang macam mereka ngga mempan disogok, t×××l..!!!"*

Deidara: *"Waduh, bahaya donk..???"*

Kisame: *"Trus gimana nih boz..???"*

Pain: *"Bagaimanapun caranya, jangan sampai pilkada besok yang menang orang yang taat agama..!!!"*

Tobi: *"Trus kita harus ngapain..???"*

Pain: *"Yang jadi masalah tuh Kirito. Dia yang ngompor-ngomporin orang biar milih calon yang beriman pas pilkada nanti. Makanya kita harus bungkam dia dulu."*

Kisame: *"Caranya gimana boz..???"*

Tobi: *"Gimana kalo Deidara pura-pura gila, trus bunuh dia..???"*

Deidara: *"Eh kampret, lu aja. Nggak usah pura-pura juga udah keliatan gila."*

Pain: *"Jangan! Kalo ada 1 aja ustadz dibunuh, jutaan orang bisa ngamuk. Ntar kita juga yang jadi sasarannya. Kita jangan bunuh orangnya, tapi bunuh karakternya..!!!"*

Kisame: *"Hah..???"*

Pain: *"Kita rusak imagenya di mata orang. Kita buat Si Kirito itu jadi nggak dipercaya, nggak dipatuhi, hilang wibawanya, dan dibenci orang."*

Tobi: *"Caranya..???"*

Pain: *"Kita bikin isu, kita tuduh dia radikal, intoleran, provokator, politisasi agama, mengancam ideologi negara, merusak kebhinekaan, atau... apalah yang begituan pokokya. Bilang ke Itachi, suruh dia kerahkan pasukan cyber buat serang tuh ustadz provokator..!!!"*

Deidara: *"Lah..??? Itu kan cara basi..??? Kaya PKI aja. Emang sekarang masih mempan pake cara gitu..???"*

Pain: *"Tenang. Orang-orang masih banyak yang doyan hoax kok. Langsung main share lagi."*

Tobi: *"Trus tugas kita apaan boz..???"*

Pain: *"Lu awasin terus Kirito, dateng ke pengajiannya, rekam ceramahnya, cari kesalahannya, kalo ga ketemu, potong videonya biar penjelasannya keliatan aneh ato bikin salah paham, habis itu sebarkan! Kasih judul yang bisa bikin dia keliatan jelek."*

Tobi: *"OK boz..!!!"*

Deidara: *Gw boz..???"*

Pain: *"Lu selidiki dia, cari tau riwayat hidupnya, pernah ngapain aja, kalo nemu yang jelek-jelek, sebarkan ke publik..!!!"*

Deidara: *"Siap..!!!"*

Kisame: *"Gw ngapain boz..???"*

Pain: *"Tugas lu, pertentangkan Kirito dengan ustadz lain. Buat seolah Kirito itu menyimpang, sesat, radikal, pokoknya bikin dia keliatan jelek."*

Kisame: *"Maksudnya Boz..???"*

Pain: *"Cari perbedaan pendapat tetang sesuatu antara Kirito dengan ustadz lain. Buat seolah Kirito salah. Misalnya lu nemu video Kirito bilang maulid nabi itu boleh, trus lu nemu video Ustadz Kaneki bilang maulid itu ngga ada dasarnya, lu gabungin dua video itu, kasih judul, Ustadz Kaneki Meluruskan Penyimpangan Ustadz Kirito."*

Kisame: *"Oh, gitu y Boz..!!!*

Pain: *"Ada pertanyaan..???"*

Tobi: *"Ga boz..!!!"*

Pain: *"Oke, laksanakan..!!!"*

Tobi, Deidara & Kisame: *"Siap..!!!"*

~~
"Islam ibadah akan dibiarkan. Islam ekonomi akan diawasi. Islam politik akan dicabut sampai akar-akarnya!"
Begitulah kata Muhammad Natsir, seorang ulama, pejuang kemerdekaan dan seorang politisi muslim.
Apa maksudnya?

1. Islam ibadah akan dibiarkan
Kalo orang Islam kerjanya cuma shalat, shalawat, ngaji, haji, puasa, atau ibadah lainnya, ngga ada orang yang ribut. Dulu penjajah Belanda tidak melarang orang Islam shalat. Mengapa? Karena ibadah tidak membahayakan penjajah.

2. Islam ekonomi akan diawasi
Ketika umat Islam berusaha membangkitkan ekonomi yang sesuai aturan Islam, maka akan ada orang orang yang mulai cemas. Siapakah mereka? Para rentenir, para pemilik bank atau koperasi yang mengumpulkan harta dengan riba, para pengusaha rakus yang menimbun barang dan mempermainkan harga, para mafia yang ingin menguasai dan memonopoli kekayaan alam, dan siapapun yang mencari harta dengan cara yang tidak syari, juga tidak ketinggalan, mereka yang ingin memanfaatkan kemiskinan orang lain demi mencapai tujuan, misalnya calon pejabat yang ingin membeli suara pas pilkada, atau orang kafir yang ingin memurtadkan orang Islam dengan sekardus indomie dan seliter bimoli.

3. Islam politik akan dicabut sampai akar-akarnya.
Jika umat Islam yang soleh berusaha memimpin suatu wilayah dan menerapkan aturan Islam di sana, apa yang terjadi? Tentu saja banyak orang panik. Siapa mereka? Para koruptor dan maling yang takut kehilangan tangannya, produsen miras, pengedar narkoba, pemilik tempat judi dan tempat mesum yang terancam ditutup usahanya, juga mereka yang disebutkan di nomer 2, dan masih banyak lagi.

Nah sekarang tahu kan kenapa selalu ada yang kebakaran jenggot ketika ada ustadz yang menyerukan untuk memilih pemimpin beriman?
Tahu kan kenapa ustadz yang menyerukan untuk memilih pemimpin beriman pasti diserang, dibully, difitnah, dan dituduh macam-macam?

Mari pilih pemimpin yang beriman di pilkada nanti..!!!


*ALLOOHU AKBAR... ☝🏻☝🏻☝🏻*


*Shollu 'Alaa Nabi Muhammad... 🤲🏻🤲🏻🤲🏻*

*#2019GantiPresiden*

Beli dengan amal

🍂❤ *Materi 14* ❤🍂

Bismillahhirohmanirrohim

إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ ،َأَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ.، أَمَّا بَعْدُ؛

Akhirnya perjalanan kita sampai juga ke Point yan terakhir yaitu point ke-5 PPA. 
Namun akan dibahas dalam 2-3 kali share materi karena lumayan panjang.

Baik kita mulai ya, kawan.
Lagi-lagi saya ingatkan untuk jangan lupa berdoa mohon kepahaman pada Allah, agar materi yang sudah didapat bisa di praktekan dan hasilnya bisa membahagiakan kita (karena makin dekat kepada Allah) juga berdampak ke orang-orang di sekitar kita. Aamiin...


Poin 5 PPA:

💚 *BUKA SEMUA PINTU REZEKI (kuncinya : Beli dengan Amal)*

Kawan sekalian, saya berharap 4 point PPA sebelumnya sudah kawan pahami dengan baik, ya. Bukan hanya ngerti tapi juga paham, sebab *miracle itu terjadi karena kita paham*, dan karena miracle itu terletak persis di samping dinding kepahaman. 

Sekedar tau dan ngerti aja itu belom cukup untuk mengubah hidup kawan-kawan menjadi lebih baik.

Kemudian, apa sih tandanya kita sudah paham?

Tandanya adalah:  *ketika kita sudah memiliki ketenangan dan kedamaian yang luar biasa dalam menghadapi masalah, hati yang selalu bisa merasakan Allah di manapun berada.*

Dengan paham juga, kita jadi tau pola berdoa yang sesungguhnya dan jadi tau cara menyikapi sebuah masalah.

Paham yang terpenting bukan cepat atau lambat dikabul atau ditahannya doa, melainkan *"Get the feeling of Allah's love"*
*Merasakan cinta Allah di manapun berada*. 😭

Baik, sekarang kita masuk point ke-5 PPA, yaitu: *BUKA SEMUA PINTU REZEKI (kuncinya : beli dengan amal)* 

Pintu rezeki ini bisa dibuka dengan 2 cara. yaitu :

*1. Secara tekhnis*
*2. Secara bathin*

Untuk pertemuan hari ini kita akan bahas dulu yang secara tekhnis,  ya. Yang secara bathin akan dilanjutkan besok.

*Zam Zam*

Untuk membahas ini kita akan langsung belajar kepada sang ahlinya, yaitu Siti Hajar RA.

Ketika bayi Ismail kehausan, apakah yang dilakukan oleh Siti Hajar?

Betul, dia berlari-lari mencari air dan berlari antara bukit Shafa dan Marwa sebanyak 7x.
 
Yang jadi pertanyaan adalah;  *kenapa Siti Hajar hanya berlari lari antara Shafa dan Marwa, sebanyak 7 kali pula?*

Padahal kan mestinya ketika 1-2x balik ga ada ditemukan air, harusnya beliau mencari ke arah lain. Betul ga?

Lalu kenapa Siti Hajar cuma lari sekitar Shafa & Marwa aja? Dan kenapa pula harus sampai 7x?

Inilah hikmah terbesarnya kawan, jika anda memahami ini dan ditambah dengan materi-materi sebelumnya, maka insyaa Allah semakin lengkaplah pemahaman kita akan *konsep ikhtiar dan keajaiban*.

Ternyata jawabanya kenapa Siti Hajar hanya berlari di antara Shafa dan Marwa sebanyak 7x, itu adalah karena yang dia cari bukan air!

Nah loh?

Mas Reza, di mana-mana cerita kisah Siti Hajar berlari-lari itu adalah mencari air, mas? Kalo bukan air, emang apa yang beliau cari, mas?

Sebelum saya jawab saya tanya dulu, kawan-kawan sadar ga? Kenapa Siti Hajar berlari di tempat yang sama sebanyak 7x? Padahal 1-2x aja udah cukup membuktikan bahwa di situ ga ada air? 
Itu tandanya Siti Hajar ga nyari air di situ, namun yang dia cari adalah *"yang memiliki air, yaitu Allah Ta'aala."*

*Ketika yang ia cari adalah pemilik air, maka yang didapatkan adalah jalan yang tak diduga-duga*, solusi keajaiban ya Air Zam Zam itu.

*Ketika kita ada masalah, jangan dulu cari solusinya tapi carilah sang Pemilik Solusi yaitu Allah*, nantinya kawan-kawan akan mendapatkan solusi yang ajaibnya luar biasa.

Ya... Siti Hajar tidak mengandalkan ikhtiarnya, yang ia cari bukanlah air namun sang Pemilik Air yaitu Allah. Lantas apa pesan cinta dari Allah mengisahkan kisah ini kepada kita?

*YANG DICARI ITU HARUS Allah*

Masih inget kan materi-materi kita sebelumnya? Jika kita ada masalah, please tolong sekali lagi jangan yang pertama dicari adalah solusi. Kawan-kawan harus kembali ke Allah dulu. Masalah ikhtiar dan serangkaian strategi yang bikin kita pusing itu mah no sekian aja. *Yang pertama wajib dilakukan adalah ke Allah dulu*.

Jika yang kawan kejar adalah dunia (solusi) dulu, maka justru  Allah perintahkan dunia (solusi) tersebut  menjauhi kita. Tapi *kalo yang kita kejar adalah Allah, maka Allah akan membuat solusi (dunia) mendekat kepada kita*.

"Wahai dunia jika hambaKu mengejarmu, maka perbudaklah dia olehmu. Namun jika Allah tujuannya, jadilah engkau takluk pada hambaKu (layanilah) (Hadist Qudsi)

Sekarang paham ya kenapa masalah ga kunjung selesai? 😭

Makanya kawan, sekarang tuh udahlah.. apa-apa fokus dulu ke Allah, ga usah tanya yang macem-macam dulu solusinya gimana, tanya aja Allah dulu. *Kejar Allah dulu, sampaikan semua keinginan kita, curhat kita*. Dengan adanya masalah, Allah cuma ingin berdekatan sama kita. Dan *nantinya masalah kita akan diselesaikanNya apapun level kedekatan kita*.

Trus mas, kenapa sih Allah suka dekat-dekatan sama kita ketika kita susah aja?

Loh... Bukannya pertanyaannya kebalik, ya?

*Kalo Allah bilang gini, abis kamu kalo lagi bahagia trus lupa deh sama Aku (Allah). Akhirnya Allah kasih deh kesusahan biar kita kembali mendekat padaNya.* 

Makanya kawan, kalo sekarang hidupmu lagi mudah, jangan terlena trus lalai kepada Allah, sholat malas, ngaji jarang, sedekah kurang, doa apalagi... 

*Itulah sifat manusia kalo lagi di atas dia akan lupa. Makanya Allah timpakan masalah agar manusia kembali pada Allah.*

Ga enak kan kalo berdekatan sama Allah, caranya harus dikasih masalah dulu?
😭

Paham, ya?

Jadi kalo kawan mau umroh, jangan cari uangnya dulu, tapi cari yg punya Ka'bah.

Kalo kawan punya hutang milyaran, yang dicari jangan uangnya dulu, tapi carinya Allah.

Jika kawan punya keinginan belom terwujud maka jangan cari orang lain buat bantu kawan, tapi carilah Allah yang punya segala solusi.

Paham ya, kawan?😭😭

Lanjut lagi tentang kisah Siti Hajar...

*Kenapa sih ZamZamnya justru keluar di tempat yg lain, yaitu di kaki ismail? Bukan di antara Shafa dan Marwa?*

*Hikmahnya adalah bahwa ikhtiar itu sebenenrya tidak ada kaitannya dengan solusi, solusi itu mutlak dari Allah!*

Banyak dari kita saat ini yang ikhtiar justru berharap keluar zam zam dari ikhtiarnya. Memang sih keluar air, tapi cuma air mancur.

*Kalo kita berikhtiar dan fokusnya bukan ke ikhtiar itu melainkan hanya pada Allah saja, maka siap-siaplah kawan-kawan akan dikasih solusi dari tempat lain yang ga disangka-sangka!*

So... Mulai saat ini, tugas kita adalah ber-sa'i. Biarlah Allah yang mengatur hasilnya, maka insyaa Allah nanti zam zam yang akan didapat adalah yang lebih berkah dan berlimpah.

Dan seharusnya juga setelah kawan-kawan sampai pada materi ini, semestinya level Spiritual awarenes kawan-kawan sudah naik. Mulai saat ini, apapun yang kawan dengar dan kawan rasakan kemudian hati berbisik untuk mendorong bergerak melakukan sesuatu, maka jangan ditunda-tunda lagi. Karena bisa jadi Allah ingin memberikan pertolongan untuk Anda melalui hal tersebut.

Menurut kawan-kawan, bisa ga kawan memungut sampah dijalan kemudian dengannya bisa umroh? 

Bisa!!

Bisa ga ketika kawan-kawan bertemu dengan nenek-nenek mau nyebrang kemudian kawan tolong dan denganya malah hutang kawan jadi lunas? 

Bisa!!

Makanya mulai sekarang bantu nenek-nenek, yaaa 😉

Nah, bagaimana sih cara meningkatkan sensor kewaspadaan kita akan nenek-nenek ini?

Kang Helmy trainer PPA memberikan tips khusus yaitu dengan meningkatkan kesyukuran kepada nikmat Allah. Maksudnya adalah ketika kawan sedang dilanda masalah, pasti fokus kita kan condong ke masalah tersebut?

Nah dengan mensyukuri apa yang Anda punya sekarang, contohnya; udara, uang, anak, pasangan, karir, nikmatnya makan, nikmatnya melihat dan lain-lain maka sebenernya kawan sedang mengkondisikan diri Anda untuk *pindah fokus kepada nikmat Allah* sehingga bisa menjadi *Be Right Here and Now* dan janji Allah ketika kita bersyukur atas nikmat yang ada, bisa jadi akan diselesaikaNya masalah kita. (Nikmat ditambah)

Inget... *Kadang masalah kita itu timbul karena kita kurang bersyukur!*dan ketika sudah diambil atau ditahan, barulah kita bersyukur?

Wallohu a'lam bishowab.

(Besok bersambung ke cara yang Bathin, ya kawan)

Reza Novary
*Sahabat Baitullah*

BERPIKIR POSITIF UNTUK HIDUP POSITIF

SEBAGAI BAHAN RENUNGAN BAGI SAYA DAN KITA BERSAMA, BETAPA INDAHNYA HIDUP DALAM KEBERSAMAAN......

HIDUP POSITIF ITU ....
▫membina, bukan menghina.
▫mendidik, bukan 'membidik'
▫mengobati, bukan melukai.
▫mengukuhkan bukan meruntuhkan.
▫saling menguatkan, bukan saling melemahkan.

HIDUP POSITIF ITU ...
▫mengajak, bukan mengejek.
▫menyejukkan, bukan memojokkan.
▫mengajar, bukan menghajar.
▫saling belajar, bukan saling bertengkar.
▫menasehati, bukan mencaci maki 
▫merangkul, bukan memukul.
▫mengajak bersabar, bukan mengajak saling mencakar.

HIDUP POSITIF ITU ...
▫argumentatif, bukan provokatif.
▫bergerak cepat, bukan sibuk berdebat.
▫realistis, bukan fantastis.
▫mencerdaskan, bukan membodohkan.
▫menawarkan solusi, bukan mengumbar janji.
▫berlomba dalam kebaikan, bukan berlomba saling menjatuhkan.
▫mengatasi keadaan, bukan meratapi kenyataan.

HIDUP POSITIF ITU ...
▫pandai memikat, bukan mahir mengumpat.
▫menebar kebaikan, bukan mengorek kesalahan.
▫menutup aib dan memperbaikinya, bukan mencari² aib dan menyebarkannya.
▫menghargai perbedaan, bukan memonopoli kebenaran.
▫mencari teman, bukan mencari lawan.
▫Saling memaafkan, bukan saling menyalahkan.


Masih Tidak Bisa terima Nalar,
Ada orang yang berfikir NEGATIF dulu....
Dan dengan Banyak Alasan, orang tersebut berfikir bahwa cara dia benar.

Akhirnya saya tetep berpositif thinking...
Anda memang benar. Benar menurut anda sendiri. 
#peace

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Buy Coupons | Re-Design by PKS Piyungan