banner

ADSTERRA

banner

Waktu berharga pengasuhan ANAK:

http://msfirmansyah.blogspot.com/



Sedikit oleh-oleh dari Seminar Parenting "Smart Parents Smart Children" yang diadakan Has Darul Ilmi 12 April 2014.

Materi yang sangat bagus untuk para orang tua yang diberikan oleh Bunda Kurnia Widhiastuti dari Sygma Parenting Community.

Tidak terasa, sebenarnya waktu kita untuk mendidik anak itu sangatlah singkat.
Saat anak sekolah ditempat jauh, saat anak waktunya kuliah di kota lain, saat ia menikah...
Sangat singkat Bunda!
Gunakanlah waktu sebaik-sebaiknya untuk menanamkan hal baik ke anak, karena tidak terasa, itu akan segera berlalu.

Waktu berharga pengasuhan anak:
7 tahun pertama (0-7 tahun):
Perlakukan anakmu sebagai raja.
Zona merah - zona larangan
jangan marah-marah, jangan banyak larangan, jangan rusak jaringan otak anak.
Pahamilah bahwa posisi anak yang masih kecil, saat itu yang berkembang otak kanannya.

7 tahun kedua (7-14 tahun):
Perlakukan anakmu sebagai  atau tawanan perang.
Zona kuning - zona hati-hati dan waspada.
Latih anak-anak mandiri untuk mengurus dirinya sendiri, mencuci piring, pakaian, setrika, dll.
Banyak pelajaran berharga dalam kemandirian yang bermanfaat bagi masa depannya.

7 tahun ketiga (14-21 tahun):
Perlakukan anak seperti sahabat.
Zona hijau - sudah boleh jalan.
Anak sudah bisa dilepas untuk mandiri. Mereka sudah bisa dilepas sebagai duta keluarga.

7 tahun keempat (21-28 tahun):
Perlakukan sebagai pemimpin.
Zona biru - siap terbang.
Siapkan anak untuk menikah.

Pada masa anak-anak yang berkembang otak kanannya. Otak kiri berkembang saat usianya menjelang 7 tahun. Anak perempuan keseimbangan otak kanan dan kirinya lebih cepat. Sedangkan anak laki lebih lambat. Keseimbangan otak kanan dan kiri pada anak laki-laki baru tercapai sempurna di usia 18 tahun, sedangkan anak perempuan sudah cukup seimbang otak kanan dan kirinya di usia 7 tahun.
Ampun dah lama bener ya?
No wonder our hubby suka rada ajib. He...he....

Ternyata ada rahasia Allah mengapa diatur seperti itu.

Laki-laki dipersiapkan untuk jadi pemimpin yang tegas dalam mengambil keputusan. Untuk itu, jiwa kreatifitas dan explorasinya harus berkembang pesat. Sehingga pengalaman itu membuatnya dapat mengambil keputusan dengan tenang dan tepat.

Sementara perempuan dipersiapkan untuk jadi pengatur dan manajer yang harus penuh keteraturan dan ketelitian.

Untuk memberi intruksi pada anak, gunakan suara Ayah. Karena suaranya bas, empuk dan enak di dengar.

Kalau suara Ibu memerintah, cenderung melengking seperti biola salah gesek. Itu bisa merusak sel syaraf otak anak. 250rb sel otak anak rusak ketika dimarahin.

Solusinya, Ibu bisa menggunakan bahasa tubuh atau isyarat jika ingin memberikan instruksi.
Suara perempuan itu enak didengar jika digunakan dengan nada sedang. Cocok untuk mendongeng atau bercerita.

Cara berkomunikasi yang efektif dengan anak:
1. Merangkul pundak anak sambil ditepuk lembut.
2. Sambil mengelus tulang punggung anak hingga ke tulang ekor.
3. Sambil mengusap kepala.
Dengan sentuhan ada gelombang yang akan sampai ke otak anak sehingga sel-sel cintanya tumbuh subur.

Demikian sedikit oleh-olehnya. Mudah-mudahan bisa bermanfaat....

B.A.L.O.N.K.U.?


100 mahasiswa mengikuti seminar 'Senyumlah' di bawah bimbingan seorang ustgant.

Di akhir seminar   ustgant menutup mata tiap peserta dan memberikan pada tiap peserta sebuah balon
dan meminta mereka untuk  menulis namanya di balon tsb dg mata tertutup selanjutnya meniupnya 
dan mengikatnya serta  menyerahkannya kembali kepada ustgant.

Setelah membuka tutup mata mereka, ustgant melepaskan 100 belon tersebut, 
dan meminta 100 peserta mencari balon yang tertulis nama mereka secara bersama dalam waktu 15 menit tanpa memecahkan balon 

dan 5 peserta pertama yg menemukan akan mendapat hadiah Rp 1 juta .... 
50 kali lipat biaya administrasi seminar yg hanya  Rp 20 ribu.


Tentulah Keadaan di dalam ruangan itu menjadi kalang kabut dan ramai serta riuh 
karena tak satupun yang tahu warna balon 
dan besarnya balon yg mereka punya sebab saat meniupnya 
mereka tak tahu warnanya dan besarannya. 
Mereka  saling berebut, mendorong menyikut menendang  bahkan berkelahi.

Hingga detik terakhir, tiada seorang pun dapat menemukan balon mereka. 
Sambil terSENYUM ustgant
meminta para peserta untuk mengambil satu balon tanpa melihat nama 
dan memberikan kepada pemiliknya berdasarkan nama di atas balon. 

Dan tak butuh waktu lama hanya 2 mnt saja semua mendapatkan kembali balonnya. 

Sambil SENYUM ustgant berkata " Wahai anakku.. inilah dunia. Semua orang sibuk mencari kebahagiaan sendiri, tapi tidak tahu di mana dan bagaimana meraihnya. Demi Allah.., kegembiraanmu terpaut dengan kegembiraan orang lain. Carilah dan Buatlah orang lain bahagia, kamu akan mendapatkan dan menemukan kebahagian itu."

Seperti kisah di atas, jika para peserta tidak mementingkan diri sendiri apalagi tamak dg hadiah, 
mereka akan terpikir untuk mencari balon untuk orang lain dan bukan untuk sendiri. 
Yang akhirnya balon milik sendiri pun akan datang dari orang lain. 
Namun, jika semua berebut, suasana kalang kabut dan akhirnya semua orang rugi.

Jika kita bahagiakan orang lain, sungguh kita telah meraih BAHAGIA.

ustgant.

Inilah Saatnya!!!




Inilah saatnya,
Kita kembali ke poros utama
Menata bangsa dari pangkal aqidahnya
Membangun peradaban dari tatanan sistem kehidupannya

Inilah saatnya,
Kita tingkatkan kinerja dengan gerakan amal nyata
Tak perlu kejar pesona, tetapi tak pula hindari publikasi massa
Karena perjuangan semestinya digelar secara terbuka

Inilah saatnya,
Semua sayap-sayap harus dikepakkan
Karena agama semestinya menjadi rahmat bagi segenap alam
Mari bergerak, saudaraku
Tapi jangan pernah keluar dari lintasan garis kebenaran dan kejujuran

Inilah saatnya,
Meski fitnah opini dan kedustaan akan memenuhi media massa,
dan sangat rigit mengelabuhi relung-relung hati anak bangsa
Yakinlah, saudaraku
Pada saatnya nanti,
Nurani Negeri akan berpihak pada kebenaran dan kejujuran
dan kemenangan pun senantiasa membersamai barisan para pejuang

Allahu Akbar!!!

pe(mimpi)nmu!


Wahai saudaraku..

Sudah merupakan sunnatullah..
Bhwa engkau akan mendapatkan sesuai dengan keadaanmu..
Dan engkau hanya akan mendapatkan apa-apa yang pantas engkau dapatkan..
Sungguh khulafa'ur rasyidin muncul dari generasi termulia dari ummat ini..
Maka bercerminlah jika pemimpinmu buruk..
Karena pemimpin buruk muncul dari rakyat yang buruk.


Bentuk dari keadilan Rabbmu..
"..Dan demikianlah kami hadirkan pemimpin yang dzolim ditengah rakyat yang dzolim, akibat dari dosa mereka" 

(Al 'An'am, 129)


Maka wahai saudaraku..


Bersabarlah..
Tetap dengar & taat..
Karena itulah tuntunan Rasulmu..
Dan doakan pemimpinmu..
Kemudian serahkan urusanmu kepada Rabbmu..
Berhentilah dari status BBM & FB yang penuh celaan dan hujatan..
Karena ia sekarang telah resmi menjadi ulil amrimu..
Imma engkau ridho atau tidak..



Sungguh..
Bukanlah pucuk daun kering yag harus engkau khawatirkan..
Tapi akar membusuk yang harus engkau tangisi..

Ketahuilah..
Jika engkau ingin memperbaiki negara ini..
Bukanlah dengan merubah pemimpinnya..
Tapi mulailah merubah dirimu dan keluargamu..
Sungguh..
Seandainya seorang Nabi yang memimpinmu..
Tidak akan bermanfaat untukmu..
Karena pucuk daun tidaklah bermanfaat..
Jika akarmu telah membusuk..

Aduhai..
Lihatlah bani israil..
Yang merek dipimpin oleh manusia2 terbaik..
Para Nabi dan rasul..
Toh merek tidak menjadi lebih baik krnnya..
Berubah menjadi kera2 dan babi..
Karena kedzoliman2 yang mereka lakukan..

Maka wahai saudaraku..
Siramilah akarnya..
Hingga kelak tumbuh darinya pucuk yg indah..
Sabar..
Dan berdoalah..
Berdoalah!!!
Krn tdk ada yg bs merubah takdir kecuali doa..


::Indahnya Islam,bagi kaum yang berfikir::


inilah ANAS BIN MALIK

“Ya Rasulallah”, demikian Ummu Sulaim bergegas menemui Sang Nabi ketika beliau tiba di Madinah dalam hijrah, 
“Semua lelaki dan perempuan penduduk Yatsrib telah menghaturkan hadiah kepadamu. Namun aku sungguh tak memiliki apa-apa untuk dipersembahkan. Maka inilah putraku Anas ibn Malik. Bahagiakanlah kami dengan menjadikannya sebagai pelayanmu.”

Rasulullah Shallallaahu ‘Alaihi wa Sallam menerima wakaf Ummu Sulaim itu dengan berbahagia. 

Beliau jadikan Anas sebagai sebaik-baik khadam, dan beliau perlakukan Anas dengan sebaik-baik keadaban. 
“Sepuluh tahun aku berada di rumah Rasulullah”, ujar Anas kelak, “Dan tak pernah sama sekali beliau menegurku dengan kata-kata, ‘Mengapa kau berbuat ini?’ atau ‘Mengapa tak kaukerjakan itu?’”.

Sejatinya, Anas bukan hanya menjadi pelayan, namun juga seakan dialah putra kesayangan dan murid Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam yang paling dekat.
“Tak ada yang shalatnya lebih mirip Rasulullah”, begitu kata Abu Hurairah, “Daripada putra Ummu Sulaim.”
Betapa berbahagianya dia menerima doa Rasulullah, 
Maka Anas hidup hingga usia seratus tahun atau lebih, sentausa di tengah keluarga besarnya,
Maka dia mengerahkan segenap indranya untuk mengambil ayat-ayat ilmu, titis-titis rizqi,
Adalah Anas ibn Malik mengumpulkan air bekas mandi Rasulullah, lalu mencampurkannya ke dalam air mandinya.
Adalah Anas ibn Malik mengumpulkan keringat Rasulullah,
Betapa berharga matanya yang menyaksikan, telinganya yang menyimak,
Sang titipan, menjelma menjadi mata air ilmu dan samudra keberkahan.


 “Kami melihat Anas ibn Malik seakan-akan dia adalah bayang-bayang Rasulullah yang mengikuti beliau ke manapun pergi”,
 demikian kesaksian beberapa sahabat. 


Demikianlah. Selama sepuluh tahun, detak-detik kehidupan Anas ibn Malik berdenyut dan
berdentam bersama derasnya wahyu dan luhurnya nubuwwah.
Detak dan detiknya adalah lapis-lapis keberkahan.

“Ya Allah panjangkanlah umurnya, perbanyaklah anak dan hartanya, serta berkahilah baginya di dalam kesemua itu.” 

sejahtera dengan kecukupan yang penuh berkah.
Dan Anas tahu, di rumah Rasulullah itu dia menghirup udara yang amat berharga, 
berada di antara debu-debu yang sangat bernilai, dan mengeja detak-detik yang penuh dengan lapis-lapis keberkahan. 

dan gerak-gerak ‘amal dari Sang Nabi, 
mendekapnya bagai permata di dalam jiwa, menuangkannya sebagai daya bagi raga.


dan mencampurkannya ke dalam minyak wangi yang dibalurkan ke sekujur badannya. 

Adalah Anas ibn Malik mengumpulkan rambut yang jatuh, gigi yang tanggal, 
dan benda-benda peninggalan Rasulullah dari sandal hingga surbannya,
untuk kelak dia wasiatkan diikutsertakan dalam penguburan dirinya.

Tapi yang paling berkah dari itu semua adalah, 
bahwa dari Anas ibn Malik kelak, ummat ini berhutang 2286 hadits yang dia riwayatkan. 

dan akalnya yang memahami sepanjang  detak-detik kebersamaannya dengan Rasulullah. 
Kini, tiap kali hadits-hadits itu ditulis, dihafal, diajarkan, 
dan diamalkan oleh ummat Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, 

Anas ibn Malik berhak atas pahala yang tak henti mengalir hingga hari kiamat.


By Ustadz Salim A. Fillah

http://msfirmansyah.blogspot.com/


L.U.G.U. ! ! !

Tiga orang karyawan kantoran yang lokasi kantornya di tingkat 30. 
Siang itu ketiganya turun untuk makan siang.
Saat mereka kembali ke kantor seluruh listrik mati,, otomatis lift gedung tersebut tidak berfungsi.. 

Bagaimana ketiganya bisa naik ke lantai 30 sedangkan hari itu ada pekerjaan yang urgen dan harus diselesaikan.
Ketiganya memutuskan naik lewat tangga manual. Caranya sambil naik tangga sambil cerita, supaya tidak  terasa capek..

Yang pertama sebut saja si Jefry, bertugas cerita dari tangga 1 sampai ditangga tingkat 10 dengan cerita yang lucu-lucu.

Yang kedua si Junay kebagian cerita dari tingkat 11 sampai tingkat 20 dengan cerita yang serem-serem..

Keduanya melaksanakan tugas dengan baik dan tak terasa karena lucu ceritanya si Jefry, mereka sudah dilantai 10.

Begitu juga! saking seremnya cerita si Junay
langkah mereka semakin cepat dan tak terasa mereka bertiga sudah di lantai 20..

Sekarang giliran si Jajat bercerita dari tingkat 21 sampai tingkat 30 dengan cerita yang sedih-sedih.
Si Jajat pun mulai bercerita kisah yang sedih-sedih dan tanpa di sadari mereka naik sambil menangis..
karena sedihnya cerita si Jajat, mereka sudah berada dilantai 29.

Tinggal 1 lantai lagi mereka sudah mau masuk ruangan kantor mereka..
dan si Jajat bilang masih ada 1 cerita lagi yang sedih dan paling sedih dari semua cerita saya kata si Jajat.
Kedua temannya tidak mau mendengar lagi
ceritanya karena sudah tak
sanggup menangis..


Tapi si Jajat memaksa untuk bercerita satu cerita lagi..
dan inilah cerita yang
paling sedih itu…


Akhirnya sebelum sampai
dilantai 30 kedua
temannya mengijinkan,, yah sudahlah cerita saja,,
sebelum kita masuk..


Ternyata cerita yang terakhir itu memang betul2 sangat menyedihkan…
JuduLnya..:
KUNCI KANTORNYA KETINGGALAN DI RUANG SECURITY di LANTAI 1..

http://msfirmansyah.blogspot.com/

Warisan KAOS KAKI SOBEK.


Al-Kisah seorang kaya raya (Milyader), sedang sakit parah.. menjelang ajal menjemput dikumpulkanlah anak-anak tercintanya...

Beliau berwasiat: Anak-anaku...jika ayah sudah dipanggil yang Maha Kuasa,
ada permintaan ayah kepada kalian

"tolong di pakaikan kaos kaki kesayangan ayah, walaupun kaos kaki itu sudah robek, 
ayah ingin pake barang kesayangan semasa bekerja di kantor ayah dan minta kenangan kaos kaki itu dipake bila ayah dikubur nanti."

Singkat cerita akhirnya sang Ayah meninggal dunia.

Saat mengurus Jenazah dan saat mengkafani,
anak2nya minta ke pak modin untuk memakaikan kaus kaki yg robek itu sesuai wasiat ayahnya.

 Akan tetapi pak modin menolaknya:
"maaf secara syariat hanya 2 lembar kain putih saja yang di perbolehkan dipakaikan kepada mayat..".

Terjadi diskusi panas antara anak2 yg ingin memakaikan kaos kaki robek dan pak modin yg juga ustad yg melarangnya.

Karena tidak ada titik temu dipanggilah penasihat keluarga sekaligus notaris.
Beliau menyampaikan: "sebelum meninggal bapak menitipkan surat wasiat, ayo kita buka ber-sama2 siapa tahu ada petunjuk.."

Maka dibukalah surat wasiat alm milyader buat anak2nya yg di titipkan kepada Notaris tersebut.

Ini bunyinya:
"Anak-anaku pasti sekarang kalian sedang bingung, 
karena dilarang memakaikan kaus kaki robek kepada mayat ayah... 
lihatlah anak2ku padahal harta ayah banyak, uang berlimpah, beberapa mobil mewah,
 tanah dan sawah di-mana2, rumah mewah banyak.....
......tetapi tidak ada artinya ketika ayah sudah mati. 
Bahkan kaus kaki robek saja tidak boleh dibawa mati. 
 Begitu tidak berartinya dunia, kecuali amal ibadah kita, sedekah kita yg ikhlas. 

Anak2ku inilah yg ingin ayah sampaikan agar kalian tidak tertipu dg dunia yg sementara. 
Salam sayang dari Ayah yang ingin kalian menjadikan dunia sebagai jalan menuju Allah..".

Semoga mengingatkan kita...
Semoga bermanfaat.


http://msfirmansyah.blogspot.com/

*) Mohon maaf sumber cerita tidak kami dapatkan karena kami copas dari sebuah Group WA

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Buy Coupons | Re-Design by PKS Piyungan