banner

ADSTERRA

banner

love you

Duhai Istri, berusahalah bahagiakan hati suami

1. Suami dibesarkan oleh ibu yang mencintainya seumur hidup. Namun ketika dia dewasa, dia memilih mencintaimu yang bahkan belum tentu mencintainya seumur hidupmu, bahkan sering kala rasa cintanya padamu lebih besar daripada cintanya kepada ibunya sendiri.
.
.

2. Suami dibesarkan sebagai lelaki yang ditanggung nafkahnya oleh ayah ibunya hingga dia beranjak dewasa. Namun sebelum dia mampu membalasnya, dia telah bertekad menanggung nafkahmu, perempuan asing yang baru saja dikenalnya dan hanya terikat dengan akad nikah tanpa ikatan rahim seperti ayah dan ibunya.
.
.

3. Suami ridha menghabiskan waktunya untuk mencukupi kebutuhan anak-anakmu serta dirimu. Padahal dia tahu, di sisi ALLAH, engkau lebih harus di hormati tiga kali lebih besar oleh anak-anakmu dibandingkan dirinya. Namun tidak pernah sekalipun dia merasa iri, disebabkan dia mencintaimu dan berharap engkau memang mendapatkan yang lebih baik daripadanya di sisi ALLAH.
.
.

4. Suami berusaha menutupi masalahnya dihadapanmu dan berusaha menyelesaikannya sendiri.Sedangkan engkau terbiasa mengadukan masalahmu pada dia dengan harapan dia mampu memberi solusi. Padahal bisa saja disaat engkau mengadu itu, dia sedang memiliki masalah yang lebih besar. Namun tetap saja masalahmu di utamakan dibandingkan masalah yang dihadapi sendiri.
.
.

5. Suami berusaha memahami bahasa diammu,bahasa tangisanmu sedangkan engkau kadang hanya mampu memahami bahasa verbalnya saja. Itupun bila dia telah mengulanginya berkali-kali.
.
.
6. Bila engkau melakukan maksiat,maka dia akan ikut terseret ke neraka karena dia ikut bertanggung jawab akan maksiatmu. Namun bila dia bermaksiat, kamu tidak akan pernah di tuntut ke neraka karena apa yang dilakukan olehnya adalah hal-hal yang harus dipertanggung jawabkannya sendiri.

SUBHANALLAH . .
Semoga kita semua mendapatkan jodoh yang sholeh dan sholehah yang di Ridhoi ALLAH Subhanahu Wa Ta'ala..
Aamiin.....

antara kamu dan cita cita mu

Masihkah ada anganmu itu?

Oleh: @alfredodstefano

Kamu bilang kelak pengen pengajian bareng sama Rasulullah, untuk belajar Islam langsung dari sumbernya..

Kamu pernah cerita kelak mau nantang dan belajar gulat melawan Umar bin Khatab, sang Singa Padang Pasir yang bahkan setan pun lari terbirit-birit mendengar namanya..

Kamu punya angan kelak bertarung seru bersama Sang Pedang Allah, Khalid bin Walid, panglima perang nomer satu kala itu..

Kamu sampaikan kelak ingin adu jitu memanah dengan Saad bin Abi Waqqas, yang bahkan Rasulullah bersumpah atas nama ayah dan ibunya untuknya..

Kamu memiliki asa kelak belajar adzan sama Bilal, sang budak mulia yang sandalnya sudah terdengar di surga padahal saat itu masih di dunia..

Saat semua angan, cita-cita dan harapan ini membumbung tinggi, timbullah pertanyaan menyakitkan..

Dimanakah solat ontime berjamaah di masjidmu?
Lalu, bacaan Alquran harianmu?
Terus solat dhuha bahagiamu?
Kemudian, mana sedekah2 totalitasmu?
Dan dimanakah solat malammu? Tangis ampun akan kesalahan2mu yang telah berlalu?

Heiiii, jangan cuma senyum2 menyeringai dengan muka sok lugu, emang ini lucu? Apa jawabanmu?

Masihkah kamu merasa layak memiliki angan-angan tinggi seperti di atas itu?
Lantas, apakah semuanya masih mungkin terjadi padamu?

Coba Tanyakan pada cermin di rumahmu..
:'(

cahaya da gelap

Menemukan artikel yg penuh hikmah.

Seorang profesor yang Atheis berbicara dalam sebuah kelas fizik.

Profesor: "Apakah Allah menciptakan segala yang ada?"

Para mahasiswa: "Betul! Dia pencipta segalanya."

Profesor: "Jika Allah menciptakan segalanya, berarti Allah juga menciptakan kejahatan."

(Semua terdiam. Agak kesulitan menjawab hipotesis profesor itu).

Tiba-tiba suara seorang mahasiswa memecah kesunyian.

Mahasiswa: "Prof! Saya ingin bertanya. Apakah dingin itu ada?"

Profesor: "Pertanyaan macam apa itu? Tentu saja, dingin itu ada."

Mahasiswa: "Prof! Dingin itu tidak ada. Menurut hukum fizik, yang kita anggap dingin sebenarnya adalah ketiadaan panas.

Suhu -460 degree Fahrenheit adalah ketiadaan panas sama sekali. Semua partikel menjadi diam. Tidak boleh bertindak pada suhu tersebut.

Kita menciptakan kata 'dingin' untuk mengungkapkan ketiadaan panas ya.

Selanjutnya! Apakah gelap itu ada?"

Profesor: "Tentu saja ada!"

Mahasiswa: "Anda salah lagi Prof! Gelap juga tidak ada.

Gelap adalah keadaan di mana tiada cahaya. Cahaya boleh kita pelajari. Sedangkan gelap tidak boleh.

Kita boleh menggunakan prisma Newton untuk mengurai cahaya menjadi beberapa warna dan mempelajari panjang gelombang setiap warna.

Tapi! Anda tidak boleh mengukur gelap. Seberapa gelap suatu ruangan diukur melalui berapa besar intensiti cahaya di ruangan itu.

Kata 'gelap' dipakai manusia untuk menggambarkan ketiadaan cahaya.

Jadi! Apakah kejahatan, kemaksiatan itu ada?"

Profesor mulai bimbang tapi menjawab juga: "Tentu saja ada."

Mahasiswa: "Sekali lagi anda salah Prof! Kejahatan itu tidak ada. Allah tidak menciptakan kejahatan atau kemaksiatan. Seperti dingin dan gelap juga.

Kejahatan adalah kata yang dipakai manusia untuk menggambarkan ketiadaan Allah dalam dirinya.

Kejahatan adalah hasil dari tidak hadirnya Allah dalam hati manusia."

Profesor terpaku dan terdiam!

Dosa terjadi kerana manusia lupa hadirkan Allah dalam hatinya..

Hadirkan Allah dalam hati pada setiap saat, maka akan selamatlah diri kita..

Itulah IMAN..

SESUNGGUHNYA DOSA ITU LAHIR SAAT IMAN TIDAK HADIR DALAM HATI KITA..

Jurus Memikat wanita

⭕⭕⭕๐Ÿ„⭕⭕⭕
5 JURUS MEMIKAT WANITA

Alhamdulillah acara HBO kemarin sore hingga malam meriah, terlihat harapan dari binar mata peserta yang hadir semoga HBO bisa menjadi Solusi masalah yang selama ini hinggap dan tak tahu kapan kan selesai.

Pagi ini dari Solo, saya ingin berbagi buat HBO member yang jualan produk wanita (perempuan).. Yang Dimana segmen utamanya adalah perempuan… Rasanya perlu tahu 5 hal ini deh agar jualannya laris.. Hee..

Kata orang tua dulu….."Jika ingin mengenal karakter pasangan wanitamu… Ajaklah dia berbelanja" hee…
Jika jualan kita produk wanita,..gunakan emosinya untuk mendapatkan penjualan (sales)

Ada 5 hal yang disukai wanita….

1. DISKON. Hehe…. Wanita suka diskon… Kebanyakan wanita…tapi Kalau wanita di grup ini sih saya yakin nda sepeti wanita yang lain yang CINTA DISKON, kalau pun ada disini…yah paling hanya 1…atau 2 atau 3,4,5,6,7,8,9 dst,, :-)

Maka gunakanlah kalimat DISKON untuk menarik emosi pembeli wanita.
Turunkan sedikit keuntungan per pcs kita dengan DISKON, maka kita akan mendapatkan LABA besar dari total penjualan.

2. Gimmic/ HADIAH. Point kedua ini bisa dipakai oleh bapak2 juga lho untuk menaklukkan wanitanya  heee.. Kebanyakan wanita LOVE hadiah very much.

Pernah ada sebuah acara perkumpulan ibu2, lalu didatangi oleh sebuah produk yang nebeng acara itu… Beberapa saat sebelum acara di mulai, produknya sudah habis…..

Usut punya usut… Ternyata ibu ibu ini pada membeli bukan karena produknya, namun karena ingin mendapatkan tas cantik hadiah jika membeli produk ini hanya di tempat itu……

Sekali lagi keuntungannya diturunkan per pcs, namun dapatkan LABA secara total keseluruhan.

Saya pernah mencoba jualan Mukena, keuntungan per buah 40.000 lalu saya turunkan jadi 20,000 saja, sisa 20.000 nya saya belikan pasmina,… Dan berikan sebagai hadiah…… Penjualan saya meningkat hingga 300%…..:-)

Di bahasa promo, saya tulis.. Promo.. Selama Juli setiap pembelian 1 buah mukena, dapatkan pashmina cantik seharga 50.000 gratis… Warna bisa memilih sendiri. Selama persediaan masih ada.. Buruan.!

Saya tulis pashminanya seharga jual 50.000 tapi belinya sih 20.000 kan menarik tuh bagi pembeli heehe… (kalau mau beli pashminanya saja dari saya jual 50.000)

Lanjut point 3

3. JANJI MANIS. Heehehe…ini tidak mengada- ngada.. Namun wanita suka diberi janji #ups. Kebanyakan mereka

Yang tertarik dengan tulisan "HARGA TERMURAH" atau "JIKA ADA YANG LEBIH MURAH KAMI GANTI DUA KALI LIPAT" atau Janji manis lain….. Hanya wanita. Sedangkan lelaki lebih logis dalam membeli.
Maka jangan lupa, tambahkan bumbu…. JANJI-JANJI MEMIKAT untuk memikat pembeli wanita.

Kata kata rayuan, disukai dan dipercaya wanita, karena memang kodratnya.

Produk yang sama, dijual dengan kalimat promosi berbeda…akan menghasilkan jumlah penjualan yang berbeda pula….. Padahal hanya kalimat ajakannya yang berbeda. Fikirkan MANTRA apa yang bisa kita berikan dan menarik buat pelanggan wanita kita?

4. Visual. Apalagi produk fasyien… Maka visual sangat berpengaruh besar terhadap penjualan.

Coba saja buktikan, produk yang sama, di foto berbeda akan menghasilkan penjualan yang beda. Maka kita harus memberi perhatian yang besar terhadap tampilan atau visualisasi produk kita.

Seringkali saya dan istri tersenyum melihat produk yang fotonya bagus sekali, namun setelah kita peroleh..ternyata biasa sekali…. Istilah istriku… Bajunya lebih bagus di pakai sama manekin daripada dipakai orang he..:-)

Intinya kita jangan asal foto produk lalu di pasang di toko ONline kita. Harus perhatikan faktor keindahannya.
Dan terakhir ke lima….

5. BATASI waktunya. Jika beri program… Batasi waktunya sampai kapan. Pembeli terutama wanita akan terpacu untuk memperoleh produk kita yang sedang diskon atau program lain karena waktu yang dibatasi… Misal hanya 1 minggu, 1 bulan, atau hanya 3 hari. Semakin dibatasi semakin bagus.. Jangan terlalu panjang waktu berlakunya program.. Karena nanti tidak beda dengan biasanya.

Silahkan dicoba.. Dan lihat apa yang akan terjadi, ituh.! (niru gaya mario teguh)

๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉGenpro
Fitra Jaya Saleh ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ
⭕⭕⭕๐Ÿ„⭕⭕⭕

si anak angkot

Kisah tentang Anak Supir Angkot yang Jadi Direktur di New York

Pagi ini, di tengah awan mendung yang terus menggelayut, di sela tetesan hujan yang membasahi daun-daun pepohonan, saya ingin mengajak Anda semua untuk berkelana : menengok sepotong kisah perjalanan anak supir angkot yang kemudian menjadi direktur sebuah perusahaan global di New York.

Inilah sebuah pengembaraan anak muda miskin dari sebuah desa kecil di tanah air, yang kemudian meretas karir sebagi top executive di jantung kota dunia, dalam keriuhan kota Manhattan yang berbinar-binar.

Inilah sebuah kisah tentang kegigihan, tentang impian yang tak sempat terucap, dan juga tentang makna ketekunan merajut nasib hidup.

Baiklah, silakan diseruput dulu kopi hangatnya. Gerimis yang merintis, secangkir kopi hangat, dan sajian dari blog yang renyah ini, adalah kombinasi indah untuk memulai Senin pagi.

Kisah ini berawal dari anak muda bernama Iwan Setyawan. Ia lahir di tahun 1974 dari desa udik di pinggiran kota Malang. Ayahnya hanya sopir angkot, dengan penghasilan yang amat pas-pasan. Ibunya hanya ibu rumah tangga biasa, yang tak kenal letih membesarkan dan mendidik anak-anaknya dengan penuh kesederhanaan.

Iwan menghabiskan masa kecil dan remajanya dalam hidup yang serba muram : lantai rumahnya hanyalah tanah tanpa tembok, ia harus berjualan makanan saat remaja demi menyambung biaya sekolahnya; dan ibu-nya berkali-kali menggadaikan apa yang ia punya hingga tandas. Semua demi menyambung hidup, demi membiayai pendidikan anak-anaknya.

Ia lalu menebus lelakon hidup yang muram itu dengan ketekunan belajar yang luar biasa : tak kenal letih ia belajar ditemani lampu petromaks yang kian redup. Ia meretas prestasi yang mengesankan saat SMA, hingga ia mendapat PMDK untuk kuliah di jurusan Statistik, IPB Bogor. Dari sinilah, pelan-pelan tirai hidup yang lebih terang disibak.

Selulus dari IPB, ia diterima bekerja di Nielsen Company, Jakarta : sebuah perusahaan riset pemasaran global yang ternama. Lantaran prestasi kerjanya yang mencorong, ia kemudian di-tugaskan untuk bekerja di kantor pusat Nielsen di New York. Selama 10 tahun ia berkelana di Manhattan, hingga mendudukup posisi Director, Client Management Nielsen Global Co.

Ada tiga serpihan pelajaran yang bisa di-ringkus dari kisah anak muda ini (yang kemudian ia tuliskan dalam novel realisme yang memukau berjudul 9 Summers 10 Autumns : Dari Kota Apel ke the Big Apple).

Lesson # 1 : Education is the best investment in your life. Kisah mas Iwan menghadirkan semangat ini dengan nyaris sempurna. Ia tak akan mungkin mendapatkan PMDK ke IPB kalau prestasi belajar SMA-nya abal-abal. Dan ia juga bisa diterima di Nielsen lantaran bekal sarjana statistik dari kampus IPB.

Yang mengesankan adalah ketika ia bertekad menebus kemiskinannya itu dengan spirit belajar yang luar biasa : sejak ia sekolah SD hingga tamat kuliah, ia tak kenal lelah membaca buku-buku pelajaran/kuliah yang ia tekuni.

Lesson # 3 : Your Mother is Your Source of Success. Dari kisah yang dinarasikan dengan indah oleh mas Iwan, kita bisa melihat betapa besar peran ibu dia dalam mendidik anak-anaknya (Iwan adalah anak ketiga dari lima bersaudara; dan semua kakak adiknya relatif sukses).

Meski ibunya hanya menempuh pendidikan SD, namun ia menunjukkan talenta kecerdasaran ibu yang luar biasa : mengajarkan begitu banyak tentang ketegaran hidup, tentang etos ketekunan, dan juga tentang keikhlasan merajut nasib.

Kelak ketika sudah menjadi eksekutif di kota New York, Iwan suka mengenang masa-masa kecilnya yang serba kekuarangan, mengenang ibunya yang harus menjual piring demi sesuap nasi dan biaya sekolah anak-anaknya.

Sambil memandang butiran salju dari jendela apartemennya di Manhattan, air mata anak muda itu sering luruh : ia selalu terkenang dengan kegigihan ibunya yang tak kenal lelah.

(Sebelum melanjutkan membaca, silakan diminum lagi kopi hangatnya…..sambil mengenang betapa besar perjuangan Ibu Anda dalam mendidik anak-anaknya, termasuk Anda).

Lesson # 3 : Alumni Connection is Important Too. Iwan adalah lulusan IPB, dan jaringan alumni mereka yang tersebar dimana-mana itu (termasuk di Nielsen Co) sedikit banyak berperan dalam karir yang ia rajut.

Begitulah : kita mengenal adanya UI Connection, ITB Connection, IPB ataupun UGM Connection. Kuliah di kampus terkemuka memang bukan hanya dapat mutu; namun yang mungkin lebih penting adalah ini : jaringan alumni mereka yang tersebar dimana-mana (dan setiap saat mau membantu adik alumninya yang baru lulus).

Jadi omong-omong, Anda lulusan dari mana? Dari ITB, UI atau Universitas Mpu Sendok?

Demikianlah, tiga serpihan pelajaran yang bisa kita petik dari perjalanan hidup mas Iwan Setyawan. Novelnya yang inspiratif ini menjadi best seller, dan sebentar lagi akan di-film-kan.

Kalau kelak Anda ingin menonton film 9 Summers 10 Autumns ini, silakan hubungi saya. Sebab, sudah lama saya ingin mentraktir Anda semua (pembaca setia blog ini) nonton film bagus di bioskop.

Setelah itu, pulangnya kita rame-rame ngopi di Kopitiam sambil menikmati pisang bakar coklat keju —-> Sesuatu banget.

Happy MONDAY !!

http://strategimanajemen.net/2012/11/26/kisah-tentang-anak-supir-angkot-yang-jadi-direktur-di-new-york/

al qur'an

Copas de ustadz tulus

๐ŸŒฑ


ู‚ุฑุงุกุฉ ุงู„ู‚ุฑุขู†:
ุบุงู„ุจุง ู†ุฌุฏ ุณุคุงู„ุง ู…ู„ุญّุง ุนู„ู‰ ุงู„ู‚ู„ุจ :
ู…ุชู‰ ุฃู†ุชู‡ูŠ؟
ูƒู… ุตูุญุฉ ุจู‚ูŠุช ุนู„ู‰ ุงู„ุฌุฒุก؟
ูƒู… ุตูุญุฉ ุจุงู‚ูŠุฉ ุนู„ู‰ ุงู„ุณูˆุฑุฉ؟
ูŠู†ุธุฑ ุงู„ู„ู‡ ุฅู„ูŠูƒ ูˆุฃู†ุช ุชู‚ุฑุฃ ูƒู„ุงู…ู‡
ูˆุฃู†ุช ู…ุชู…ู„ู„ ู…ู†ู‡ ..

ู„ูˆ ุฃุนุทุงู†ูŠ ุฃุญุฏ ู…ู† ุงู„ุฎู„ู‚ ูˆุฑู‚ุฉ ู„ู‡ ูˆุฃู‚ุฑุฃู‡ุง ุจุณุฑุนุฉ
ูˆุฃุฑูŠุฏ ุฃู† ุฃู†ุชู‡ูŠ،
ูŠุดุนุฑ ู‡ุฐุง ุงู„ู…ุฎู„ูˆู‚ ุฃู†ูŠ ุชู…ู„ู„ุช ู…ู†ู‡،
ูˆุงู„ู„ู‡ ู…ุทّู„ุน ุนู„ู‰ ุงู„ู‚ู„ูˆุจ،
ูŠู†ุธุฑ ุฅู„ูŠูƒ ูˆุฃู†ุช ู…ู‡ุชู… ุฃู† ุชู†ุชู‡ูŠ ูˆุชุฎู„ุต
ูู‡ู„ ู‡ุฐุง ู‡َู… ุญู‚ูŠู‚ูŠ؟
ู‡ู„ ู‡ุฐุง ู‡َู… ูŠُุคุฌุฑ ุนู„ูŠู‡ ุงู„ุนุจุฏ؟

ูˆู…ู† ุฃุฌู„ ุฐู„ูƒ ู†ู†ุตุญ ููŠ ู‡ุฐู‡ ุงู„ู…ุณุฃู„ุฉ:
ุฃู† ู„ุง ุชุฌุนู„ู‡ุง ุจุฎุชู… ุงู„ุตูุญุงุช ูˆู„ุง ุงู„ุฃุฌุฒุงุก، ุฅู†ู…ุง ุจุงู„ุฃูˆู‚ุงุช

ูŠุนู†ูŠ :
ุฃุนุท ู„ู†ูุณูƒ ููŠ ุงู„ูŠูˆู… ุณุงุนุฉ ู…ุซู„ุง ู‚ุจู„ ุงู„ูุฌุฑ ูˆุณุงุนุฉ ุจุนุฏ ุงู„ุธู‡ุฑ ูˆุณุงุนุฉ ุจุนุฏ ุงู„ุชุฑุงูˆูŠุญ،
ู‚ุณّู… ูƒู…ุง ุชุดุงุก، ุงู„ู…ู‡ู… ุฃุนุท ู†ูุณูƒ ูˆู‚ุชุง ูˆู„ูŠุณ ุนุฏุฏ ุตูุญุงุช
ุฃูˆ ุฃุฌุฒุงุก ู„ูƒูŠ ู„ุง ูŠุทّู„ุน ุงู„ู„ู‡ ุนู„ู‰ ู‚ู„ุจูƒ ูˆุฃู‡ู… ุดูŠุก ุนู†ุฏูƒ ุฃู† ุชู†ุชู‡ูŠ .

ู‡ุฐุง ููŠ ุญู‚ ุงู„ู…ุฎู„ูˆู‚ ุนูŠْุจ ููƒูŠู ููŠ ุญู‚ ุงู„ุฎุงู„ู‚ ุณุจุญุงู†ู‡ ูˆุชุนุงู„ู‰ ูˆู‡ูˆ ู…ุทّู„ุน ุนู„ู‰ ู‚ู„ูˆุจู†ุง ๐Ÿ’”

(Saat) Membaca Alquran:
Biasanya kita dapati pertanyaan tertuju pada hati:
Kapan selesai?
Berapa halaman lagi selesai 1 juz?
Berapa halaman lagi selesai 1 surat?
Allah melihatmu sedang membaca kalam-Nya
Sementara engkau bosen dg kalam itu...
Sekiranya ada seseorang memberiku tulisannya di selembar kertas dan aku membacanya dengan cepat
Dan aku ingin segera selesai (membacanya),
Orang itu merasa bahwa aku bosen (nggak suka) dg bacaan itu,
Dan Allah Maha Melihat pada hati-hati (kita)
Dia melihat mu sedangkan engkau perhatian pada '(kapan) selesai (baca Alquran)!
Apakah ini keinginan yg sesungguhnya?
Apakah dg keinginan seperti ini seorang hamba dapat pahala?
Untuk masalah ini saya mengingatkan (diri sendiri n semuanya):
Janganlah menjadikan 'menyelesaikan halaman atau juz' (sebagai target). Tapi, jadikan waktu (sebagai target).
Maksudnya:
Siapkan untuk dirimu dalam satu hari misalnya satu jam sebelum fajar, satu jam bakda dhuhur, dan satu jam setelah tarawih.
Siapkan dan bagilah (waktu) sesukamu (tidak harus spt contoh itu). Yg penting, berilah dirimu waktu, bukan jumlah halaman atau juz. Agar Allah tidak melihat hatimu yg hanya menjadikan 'selesai baca' sbg target utamanya.
Sikap sperti ini (bosen dan cepat selesai), bila terkait dengan sesama dianggap aib, bgm kalau terkait dengan hak Sang Pencipta yg Maha Melihat hati-hati kita?

~Cintai Anakmu untuk Selamanya~

(Mohammad Fauzil Adhim)

Pada saatnya anak-anak akan pergi, meninggalkan kita, sepi...

Mereka bertebaran di muka bumi utk melaksanakan tugas hidupnya; berpencar, berjauhan.

Sebagian di antara mereka mungkin ada yg memilih utk berkarya & tinggal di dekat kita agar berkhidmat kepada kita.
Mereka merelakan terlepasnya sebagian kesempatan utk meraih dunia krn ingin meraih kemuliaan akhirat dgn menemani & melayani kita.

Tetapi pd saatnya, kitapun akan pergi meninggalkan mereka.

Entah kapan.
Pergi dan tak pernah kembali lagi ke dunia ini....

Sebagian di antara kematian adalah perpisahan yg sesungguhnya; berpisah & tak pernah lagi berkumpul dlm kemesraan penuh cinta.

Orangtua & anak hanya berjumpa di hadapan Mahkamah Allah Ta'ala, saling menjadi musuh satu sama lain, saling menjatuhkan.
Anak-anak yang terjungkal ke dlm neraka itu tak mau menerima dirinya tercampakkan shg menuntut tanggung-jawab orangtua yg tlh mengabaikan kewajibannya mengajarkan agama.

Adakah itu termasuk kita?
Alangkah besar kerugian di hari itu jika anak & ortu saling menuntut di hadapan Mahkamah Allah Ta'ala.

Inilah hari ketika kita tak dpt membela pengacara & para pengacara tak dapat membela diri mereka sendiri.
Lalu apakah yg sdh kita persiapkan utk mengantarkan anak-anak pulang ke kampung akhirat?
Dan dunia ini adalah ladangnya

Sebagian di antara kematian itu adalah perpisahan sesaat; amat panjang masa itu kita rasakan di dunia, tapi amat pendek bagi yang mati.

Mereka berpisah untuk kemudian dikumpulkan kembali oleh Allah Jalla wa 'Ala. Tingkatan amal mereka boleh jadi tak sebanding.
Tapi Allah Ta'ala saling susulkan di antara mereka kpd yg amalnya lebih tinggi.

Allah Ta'ala berfirman:

"ูˆุงู„ุฐูŠู† ุขู…ู†ูˆุง ูˆุงุชุจุนุชู‡ู… ุฐุฑูŠุชู‡ู… ุจุฅูŠู…ุงู† ุฃู„ุญู‚ู†ุง ุจู‡ู… ุฐุฑูŠุชู‡ู… ูˆู…ุง ุฃู„ุชู†ุงู‡ู… ู…ู† ุนู…ู„ู‡ู… ู…ู† ุดูŠุก ูƒู„ ุงู…ุฑุฆ ุจู…ุง ูƒุณุจ ุฑู‡ูŠู†"

"Dan orang-orang yang beriman dan yang anak cucu mereka mengikuti mereka dalam keimanan, Kami hubungkan anak cucu mereka dengan mereka, dan Kami tiada mengurangi sedikit pun dari pahala amal mereka. Tiap-tiap manusia terikat dengan apa yang dikerjakannya."

(QS. Ath-Thuur, 52: 21).

Diam-diam bertanya, adakah kita termasuk yang demikian ini?
Saling disusulkan kepada yg amalnya lbh tinggi. Termasuk kitakah?

Adakah kita benar-benar mencintai anak kita?
Kita usap anak-anak kita saat mereka sakit.
Kita tangisi mereka saat terluka.
Tapi adakah kita juga khawatiri nasib mereka di akhirat?
Kita bersibuk menyiapkan masa depan mereka.
Bila perlu sampai letih badan kita.

Tapi adakah kita berlaku sama utk "masa depan" mereka yang sesungguhnya di kampung akhirat?

Tengoklah sejenak anakmu. Tataplah wajahnya. Adakah engkau relakan wajahnya tersulut api nereka hingga melepuh kulitnya?
Ingatlah sejenak ketika engkau merasa risau melihat mereka bertengkar dengan saudaranya.

Adakah engkau bayangkan ia bertengkar denganmu di hadapan Mahkamah Allah Ta'ala krn lalai menanamkan tauhid dlm dirinya?

Ada hari yg pasti ketika tak ada pilihan untuk kembali.
Adakah ketika itu kita saling disusulkan ke dalam surga atau saling bertikai?

Maka, cintai anakmu untuk selamanya!
Bukan hanya utk hidupnya di dunia.
Cintai mereka sepenuh hati utk suatu masa ketika tak ada sedikit pun pertolongan yang dapat kita harap kecuali pertolongan Allah Ta'ala.

Cintai mereka dgn pengharapan agar tak sekedar bersama saat dunia, lebih dari itu dapat berkumpul bersama di surga.

Cintai mereka seraya berusaha mengantarkan mereka meraih kejayaan, bukan hanya utk kariernya di dunia yg sesaat. Lebih dari itu utk kejayaannya di masa yg jauh lebih panjang.

Masa yang tak bertepi.

www.ihei.wordpress.com:

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Buy Coupons | Re-Design by PKS Piyungan