banner

ADSTERRA

banner

Bumi Datar



Referral link Konspirasi tentang peta bumi datar adalah teori yang mengklaim bahwa bentuk bumi sebenarnya datar, bukan bulat (geoid), seperti yang diterima oleh sains modern. Teori ini sering disebut "Flat Earth Theory" dan didukung oleh sekelompok kecil orang yang percaya bahwa sains, pemerintah, dan institusi global bersekongkol untuk menutupi "kebenaran" tentang bentuk bumi.

Berikut adalah beberapa poin utama dalam konspirasi ini:

1. Peta Bumi Datar

Pendukung teori bumi datar menggunakan peta alternatif yang menggambarkan bumi sebagai cakram datar. Biasanya, Kutub Utara ditempatkan di pusat cakram, sementara Antartika digambarkan sebagai dinding es besar di pinggirannya. Peta ini sering disebut Azimuthal Equidistant Projection, yang sebenarnya adalah proyeksi kartografi untuk peta dunia, tetapi mereka menganggapnya sebagai representasi "sebenarnya".

2. Argumen Utama

Pendukung teori ini memberikan argumen seperti:

3. Konspirasi Besar

Pendukung teori ini sering mengklaim bahwa ada konspirasi global yang melibatkan lembaga-lembaga seperti NASA, pemerintah, dan institusi pendidikan, yang tujuannya adalah untuk:

4. Kritik dan Bantahan Ilmiah

Teori bumi datar telah dibantah dengan bukti-bukti ilmiah seperti:

5. Mengapa Orang Percaya?

Beberapa alasan mengapa teori ini menarik perhatian adalah:

Sebagai seorang ahli dalam pendidikan Islam, Anda bisa mendekati isu ini dengan perspektif agama. Islam mendorong pencarian ilmu dan pemahaman terhadap ciptaan Allah. Dalam Al-Qur'an, banyak ayat yang berbicara tentang tanda-tanda kebesaran Allah di langit dan bumi. Misalnya:

"Dan di bumi itu terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi orang-orang yang yakin." (QS. Adz-Dzariyat: 20)

Dengan kombinasi ilmu agama dan sains, Anda dapat membimbing masyarakat untuk lebih kritis dan memahami fenomena alam sesuai dengan sunnatullah.

 

 

Mas Firman

Bergerak menang

SHUBUH MENGGAPAI
KEBERKAHAN (SMK)
_K.H Luqmanulhakim, SE.I, MM_
_15 Muharram 1443H_

🕋 *Tidak ada kemenangan tanpa ketaatan* : Sami'na Wa Atho'na selama perintahnya sesuai Al-Qur'an dan Sunnah

⏳ *Tidak ada keberhasilan tanpa kedisiplinan* : Disiplin Tepat Waktu, Disiplin Bicara Yang Baik2, Disiplin Istighfar, Disiplin ke Masjid, Disiplin Bangun Shubuh, Disiplin Baca Qur'an

📈 *Tidak ada pertolongan Allah tanpa keistiqomahan* : Terus Bergerak, Start Small, Start Easy, Sabar Berproses, Bertahan Lebih Lama

Titik Nol K3mkmuran

_Catatan Ki Iding Banten_

*TITIK NOL KEMAKMURAN*

Kemakmuran tak terhingga sudah ada dalam diri setiap manusia, terus berlipat ganda saat rasa syukur menjadi bingkai kehidupan.

Setelah bismillah surat Al-fatihah dilanjutkan dengan kalimat Alhamdulillah. Sebuah formulasi terbaik dari Allah untuk menggambarkan hanya ada kata syukur yang boleh ada dalam perasaan, Fikiran dan gerak tubuh manusia. 

Kenapa? 

Semua yang ada pada manusia adalah karunia dari Allah. 

Hidup anda, tubuh anda, perasaan dan Fikiran anda dari Allah dan dalam kendali Allah. 

Semesta yang berkaitan dengan anda, semua dari Allah dan dalam kendali Allah.

Hati manusia yang terkait dengan Anda, semua milik Allah dan dikendalikan oleh Allah. 

Saat anda berkeinginan untuk suatu keperluan atau maksud, maka pilihan dari keinginan itu datang dari Allah, juga terpenuhinya keinginan itu digerakkan oleh Allah dari berbagai sudut dan dimensi yang dikehendaki oleh Allah. 

Saya menulis ini, tak lepas dari Rahmat dan karunia Allah. 

Hebatnya lagi, kita dipersilahkan oleh Allah untuk meminta apa saja yang kita mau dan Allah pasti kabulkan. 

(وَءَاتَىٰكُم مِّن كُلِّ مَا سَأَلۡتُمُوهُۚ وَإِن تَعُدُّوا۟ نِعۡمَتَ ٱللَّهِ لَا تُحۡصُوهَاۤۗ إِنَّ ٱلۡإِنسَـٰنَ لَظَلُومࣱ كَفَّارࣱ)
[Surat Ibrahim 34]

Dan Dia telah memberikan kepadamu segala apa yang kamu mohonkan kepada-Nya. Dan jika kamu menghitung nikmat Allah, niscaya kamu tidak akan mampu menghitungnya. Sungguh, manusia itu sangat zhalim dan sangat mengingkari (nikmat Allah).

Ternyata hidup kita sudah makmur dan tak kurang satu apapun. 

Anda ingin lebih makmur? 

Hanya bersyukur jalan satu-satunya untuk menambah kemakmuran. 

Kenapa banyak orang bangkrut? 

Sebab utamanya pasti, karena tidak bersyukur atau kufur nikmat. 

Perhatikan ayat sakti dibawah ini : 

(وَإِذۡ تَأَذَّنَ رَبُّكُمۡ لَىِٕن شَكَرۡتُمۡ لَأَزِیدَنَّكُمۡۖ وَلَىِٕن كَفَرۡتُمۡ إِنَّ عَذَابِی لَشَدِیدࣱ)
[Surat Ibrahim 7]

Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu memaklumkan, "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka pasti azab-Ku sangat berat."

Lalu sebenarnya apa yang harus dilakukan, agar kemakmuran terus bertambah dan berlipat ganda? 

Nyatakan bentuk syukur dari awal sadar sampai Tidur lagi. 1. Minta kepada Allah agar diberi sifat syukur. 
2. Rasakan bersyukur sebagai kenikmatan dalam diam dan gerak. 
3. Fikirkan dimensi syukur dalam berbagai bentuk aktivitas.
4. Gerakan seluruh potensi diri lebih produktif sebagai bentuk syukur nikmat.
5. Selaraskan diri dengan semesta yang selalu Taslim, patuh, sujud dan tak pernah berhenti beribadah kepada Allah. 

Lima saja, InsyaAllah menguatkan tekad untuk menjadi Abdan Syakirin sepanjang usia. 

Barokallahu fikum
Bandung, 05 November 2020

30 Prediksi Perilaku Konsumen di NEW NORMAL


30 Prediksi Perilaku Konsumen di NEW NORMAL

By: Yuswohady
April 23, 2020 

Berikut ini adalah 30 prediksi saya mengenai perubahan perilaku konsumen di kenormalan baru (New Normal) selama dan setelah COVID-19 berlalu.
  

#1. The Fall of Mobility, The Rise of Stay @ Home
Wabah praktis menghentikan mobilitas dan memaksa orang untuk berdiam diri di rumah. "the death of mobility". Krisis COVID-19 membawa manusia seperti kembali ke zaman purba dimana hidupnya hanya di gua, yaitu rumah. "Welcome stay @ home economy."

#2. Online-Shopping Widening+Deepening: From Wants to Needs
Pembelian online (online shopping) mulai bergeser dari produk yang sifatnya keinginan (wants) ke produk yang sifatnya adalah kebutuhan (needs). Belanja online konsumen melebar (widening) dari barang-barang non-esensial ke esensial (daily needs). Dan mendalam (deepening) dimana volume pembeliannya makin besar. 

#3. Food Delivery: From "Indulgence" to "Utility"
Konsumen menghindari eating out dan beralih ke layanan delivery. Selama ini konsumen memanfaatkan layanan delivery untuk jenis makanan "indulgence" yaitu untuk pleasure dan enjoyment (seperti: boba tea, pizza, burger, atau ayam geprek) akan bergeser ke "utility" untuk kebutuhan rutin sehari-hari. Dari pemesanan sesekali (occasional) ke pemesanan berulang (habitual/routine).

#4. The Comeback of Home Cooking
Memiliki waktu cukup luang di rumah selama pandemi memberikan kesempatan bagi milenial mengasah keahlian baru yaitu masak. Dalam Millennials Kill Everything (2019) saya mengatakan milenial "membunuh" home cooking karena emak-emak milenial semakin kehilangan kemampuan memasak. Namun rupanya COVID-19 "menghidupkannya" kembali. 

#5. Frozen Food: Convenience Solution
Emak-emak milenial sudah terlanjur tidak piawai memasak. Walaupun stay @ home menjadi momentum comeback-nya kebiasaan memasak, namun gaya memasak milenial berbeda dengan generasi sebelumnya. Mereka lebih suka memasak yang simple dan convenient. Maka frozen food dan kemasan ready to cook akan menjadi pilihan. 

#6. Going Omni
Dengan matangnya online shopping akibat COVID-19, maka brand-brand besar-menengah-kecil mulai hadir dengan platform omni channel-nya sendiri baik via website atau e-commerce dan tentu physical channels. Mereka tak bisa lagi cuma mengandalkan marketplace besar yang sudah ada. Ingat, customer data is the new gold.

#7. Subscription Model Matters
COVID-19 memaksa konsumen membeli dan mengonsumsi secara serba online: Belanja grocery, menikmati film/musik, membeli makanan, bekerja dan belajar, bermain games, bahkan berolahraga dan yoga pun melalui live class secara online. Tak hanya, belanja online itu dilakukan secara rutin tiap hari atau berkala tiap minggunya. Karena kebutuhannya rutin dan terus menerus, model pembelian berlangganan akan lebih cocok dan efisien. Subscription model will matter.

 #8. TV Strikes Back
Dalam buku Milenial Kills Everything (2019) kami mengatakan bahwa milenial telah membunuh televisi. Tapi, COVID-19 telah menghidupkannya kembali, khusunya smart TV. TV memiliki keunggulan dasar yang tak mungkin dimiliki smartphone yaitu layar besar yang lebih ramah dilihat. Karena itu memasuki era "the death of mobility" akibat social distancing, TV menemukan momentumnya kembali. 

#9. DIY & Self-Care @ Home
Ketika konsumen sudah terbiasa dengan stay @ home maka mereka mulai mencoba berbagai hal baru yang menyenangkan. Salah satunya melakukan self-care atau peremajaan diri seperti facial, meni-pedi, spa. Maka tren do it yourself (DIY) ini dapat menjadi kenormalan baru dan pembelian produk-produk self-care secara otomatis mengalami kenaikan. 

#10. Zoomable Workplace @ Home
Work from Home memunculkan tren baru "zoomable workplace" di rumah. Kalau sebelumnya populer istilah "instagramable" maka kini ada istilah tempat kerja di rumah yang "zoomable". Tren ini dipicu oleh popularitas aplikasi Zoom untuk meeting virtual. Mendekorasi ruang kerja yang eye-catching sebagai background meeting. IKEA atau Informa bakal makin ramai pembeli. Tanpa disadari hal ini telah menjadi kebutuhan self-esteem. 

#11. "Work-Live-Play" Balance: Well-Being Revolution
Ketika work from home (WFH) dan flexible working hour (FWH) menjadi kenormalan baru, maka batas waktu antara bekerja (working), mengurus keluarga dan menjalankan parenting ke anak (living), dan menikmati leisure time (playing) menjadi kian kabur. Karena karyawan mengatur waktunya sendiri, maka mereka bisa mengatur keseimbangan working-living-playing dengan lebih baik. Hal ini akan meningkatkan kualitas dan kebahagiaan hidup (well-being). 

#12. The Century of Self Distancing
Begitu wabah COVID-19 berlalu, tak serta-merta orang berinteraksi fisik seperti sediakala. Bayang-bayang kematian akibat virus akan terus menghantui. Self-distancing akan menjadi kebiasaan permanen. Memakai masker, mencuci tangan setiap saat, menjaga jarak fisik, menghindari kerumunan akan menjadi kenormalan baru. Akankah cipika-cipiki atau jabat-tangan punah dari muka bumi?  

#13. Contact-Free Lifestyle
Self distancing yang permanen akan melahirkan gaya hidup baru yaitu: "contact-free lifestyle". Belanja dilakukan secara online untuk menghindari paparan virus. Menerima barang dari layanan antar cukup di depan pintu tanpa kontak fisik. Menghindari kerumunan seperti nonton konser musik atau event olahraga yang syarat kontak fisik. Menghindari olahraga yang "contact-intensive" seperti gulat, tinju, karate, bahkan sepakbola. Jarak antar kursi di pesawat atau bioskop akan lebih lebar. 

#14. Low-Trust Society
Krisis Covid-19 juga turut membuat kecurigaan antar warga meningkat di masyarakat. Beberapa kasus penolakan jenazah positif COVID-19; pengusiran tenaga kesehatan karena takut tertular; atau penolakan pemudik oleh masyarakat di kampung saat lebaran, menciptakan kondisi yang saya sebut "low-trust society". Social distrust di antara anggota masyarakat akan semakin tinggi.

#15. Constantly-Fear Customers
Di tengah krisis dan ketidakpastian. Orang mengalami kekacauan mental healthiness sehingga menjalani hari-hari dalam ketakutan. Takut akan krisis ekonomi, takut kehilangan pekerjaan, takut usaha bangkrut, takut tak mampu bayar hutang bank, takut diri dan keluarga terpapar virus, dan puncaknya takut terenggut nyawa. 

#16. Jamu Is the New Espresso
Jamu menjadi minuman yang paling banyak dicari saat ini. Ketika para ahli mengatakan bahwa mpon-mpon yang merupakan bahan dasar minuman jamu dapat menangkal virus COVID-19, jamu langsung laris manis di pasaran. Wabah COVID-19 menjadikan jamu sebagai lifestyle. Jamu is the new espresso. 

#17. Halal (Thoyyiban) Becomes Mainstream
Kita tidak tak akan pernah lupa dengan kota Wuhan terutama pasarnya yang menjadi awal mula penyebaran virus. Khususnya kaum muslim, bayangan muram pasar Wuhan adalah wujud dari penyiapan dan pengolahan makanan yang tidak mengikuti prinsip-prinsip halal dan thoyyiban. Maka COVID-19 pun membawa hikmah bagi kaum muslim, yaitu meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya halal dan thoyyiban.

#18. Paylater Solution
DI tengah kecemasan dan ketidakpastian akibat COVID-19, sebisa mungkin konsumen membatasi atau menunda pengeluaran yang bersifat cash. In time of crisis cash is king. Maka layanan paylater yang diberikan oleh bank, perusahaan fintech, dan platform ecommerce seperti GoPay, OVO, atau Tokopedia menjadi solusi bagi konsumen untuk berbagai transaksi. 

#19. The Future of Traveling
Bahkan ketika ancaman virus terus mengintai, kita tetap akan berlibur tapi dalam situasi dan kondisi yang bisa dikontrol dan tak terpapar virus. Travellers kian sadar melakukan self social distancing. Karena itu staycation dan wellness tour akan menjadi pilihan. Travelling kian menjadi aktivitas individual bukan lagi grup. Niche tourism lebih berkembang daripada mass tourism. Dan virtual tourism dengan teknologi VR (virtual reality) akan berkembang pesat.  

#20. Virtual Experience Is the Nex Big Thing
Konser musik, event olahraga, hingga konferensi/pameran dibatalkan di seluruh dunia. Sebagai gantinya: virtual concert, virtual sport, virtual conference/seminar, virtual exhibition. Ketika self distancing bakal berlangsung lama, maka virtual experience akan menjadi sesuatu banget. Keunggulannya: "more efficent, more convenient, more personal".

#21. The Emerging VirSocial
Aktivitas bersama-sama baik nongkrong, olahraga, senam, meditasi dan yoga, hingga nge-game dilakukan secara virtual. Kami menyebutnya "VirSocial" (virtual social). Beberapa minggu terakhir misalnya, marak aktivitas "nongkrong" temen-teman sekantor, sekampung, sekomunitas, atau sesama alumni SD hingga kuliah yang dilakukan via Zoom. Ini adalah kebiasaan baru yang sebelumnya tak dikenal.  

#22. Flexible Working Hours: From "9-to-5" to "3-to-2"
Dalam buku Millennials Kill Everything (2019) saya mengatakan, ke depan milenial "membunuh" jam kerja "9-to-5". Rupanya Covid-19 membunuhnya lebih cepat. Dengan work from home (WFH), karyawan bereksperimen menjalankan pola kerja flexible working hour (FWH). Maka jam kerja "9-to-5" nantinya akan berubah menjadi "3-to-2" yaitu jam kerja 3 hari di kantor dan 2 hari di rumah dalam seminggu. 

#23. The Birth of Zoom Generation
Kalau generasi milenial sering disebut "Instagram Generation" dan Gen-Z adalah "Snapchat Generation". Maka setelahnya, kita akan menyongsong lahirnya "Zoom Generation". Kalau generasi milenial dan Gen-Z tumbuh di tengah keajaiban teknologi digital (internet, media sosial, tech startup), Generasi Zoom tumbuh di tengah dunia yang rapuh oleh ancaman pandemi dan risiko hidup yang tinggi. Maka Zoom menjadi "the new Google".

#24. Cloud Lifestyle
Kebiasaan baru work from home, tuntutan collaborative working, dan maraknya gig economy akan mendorong melonjaknya penggunaan platform sharing yang tersedia via cloud. Maka konsumsi layanan cloud baik SaaS (software as a services), IaaS (infrastructure as a services), PaaS (platform as a services) akan masuk babak baru pertumbuhan eksponensial. Tren ini akan memunculkan cloud lifestyle dimana karyawan bisa bekerja dengan aplikasi dan data yang tersimpan di cloud dan bisa diakses di manapun dan kapanpun. 

#25. Telemedicine: from Visit to Virtual
Blessing in disguise, krisis pandemi akan menjadi akselerator revolusi di dunia kesehatan yaitu telemedicine dan virtual health. Seperti halnya remote working dan online learning, konsumen dipaksa untuk mengadopsi gaya baru berobat yaitu secara virtual. 

#26. Online+Home-Schooling
COVID-19 memicu dua tren sekaligus dalam proses pembelajaran. Pertama pembelajaran secara online ("online-schooling") dengan menggunakan platform digital. Kedua peran orang tua yang semakin besar dalam proses pembelajaran anak ("home-schooling"). Saya menyebut dua tren ini: "online+home-schooling". Online+home-schooling mengubah secara mendasar wajah dunia pendidikan ke depan.

#27. Ibadah Virtual
COVID-19 turut mengubah perilaku masyarakat dalam beribadah. Sholat berjamaah sementara tidak bisa dilakukan, begitu pula kebaktian atau ibadah di gereja. Solusinya adalah melakukan ibadah secara virtual. Untuk umat Nasrani bisa melakukan ibadah secara virtual dengan live streaming. Bagi umat muslim sholat jamaah di masjid diganti dengan sholat di rumah. Namun, dakwah atau pengajian masih bisa dilakukan secara virtual.

#28. The Rise of Empathy and Solidarity
Krisis COVID-19 merupakan bencana kemanusiaan paling dahsyat abad ini dengan korban nyawa manusia yang begitu besar. Hikmahnya, COVID-19 telah menciptakan solidaritas dan kesetiakawanan sosial. COVID-19 telah menciptakan masyarakat baru yang empatik, penuh cinta, dan welas asih terhadap sesamanya. Sesuatu yang langka ketika wabah belum mendera. 

#29. From Drone Parenting to Positive Parenting
COVID-19 bahkan mengubah pela pengasuhan anak (parenting style). Ketika work from home memungkinkan orang tua banyak berkumpul dengan anak, maka pola pengasuhan yang efektif adalah "positive parenting" dimana orang tua secara proaktif menjelaskan perilaku yang baik dan dan mengajak anak untuk sama-sama memahami situasi sulit ini. Ini berbeda dengan "drone parenting" ala milenial yang membebaskan anak untuk mengeksplorasi banyak hal sementara orang tua memantau dari jauh.

#30. More Suffering, More Religious
Di tengah krisis COVID-19, agama menjadi tempat bersandar mencari ketenangan sekaligus harapan. Sebagian besar masyarakat menganggap krisis ini adalah bencana atau hukuman yang diberikan Tuhan, bahkan dianggap tanda-tanda hari akhir akan tiba. Masyarakat Indonesia adalah masyarakat religius, cobaan COVID-19 semakin mendekatkan mereka kepada Tuhan. Karena di tengah wabah ajal bisa setiap saat datang maka mereka memperbanyak amal-ibadah untuk bekal ke akherat. 

 Monggo 👆 daging semua

SOS

Low profil lebih BIJAKSANA dibanding pamer KELEBiHAN.

Airbus 380 sedang dalam perjalanan melintasi Atlantik. 
Ia terbang secara konsisten pada kecepatan 1000 km / jam pada ketinggian 36.000 kaki, ketika tiba-tiba sebuah Eurofighter dengan kecepatan Mach 2 muncul. 
Pilot jet tempur ini kemudian melambat, terbang mensejajari Airbus dan menyapa pilot pesawat penumpang dengan radio: 
"Hallo Airbus, Apa kabar?
Tampaknya penerbanganmu agak membosankan ya?
Coba lihat atraksi saya!".
Dia lalu memutar jetnya dengan berbalik ke atas,
meningkatkan kecepatan menerobos kecepatan suara, naik dengan cepat 
ke ketinggian yang membuat kepala pusing, 
lalu menukik turun ke permukaan laut dengan gaya penyelaman yang menakjubkan. 
Dia kembali ke samping Airbus dan bertanya, 
"Hai, bagaimana atraksiku?" 

Pilot Boeing menjawab: 
"Sangat mengesankan, 
tetapi sekarang coba lihat atraksi saya." 

Pilot jet memperhatikan Airbus tsb, tetapi tidak ada yang terjadi. 
Pesawat itu tetap terbang dengan kepala lurus, 
dengan kecepatan membosankan yang sama. 

Setelah lima menit, pilot Airbus berbicara melalui radio, 
"Nah, bagaimana pendapatmu?" 
Pilot jet bertanya bingung: 
"Apa sih yang sudah kamu lakukan?" 
Pilot Airbus tertawa dan berkata, 
"Saya bangkit dari kursi saya, merentangkan kaki,
pergi ke belakang pesawat 
ke kamar mandi, membuat secangkir kopi dan mengudap kue kayu manis.
Selanjutnya saya akan bersantai selama tiga malam berikutnya di sebuah hotel bintang 5, yang dibayar oleh majikan saya." 

Moral dari cerita ini adalah: 
Ketika Anda masih muda, 
kecepatan dan adrenalin tampak keren. 

Tetapi seiring dengan bertambahnya usia maka yang keren adalah jika Anda semakin bijaksana,
merasa nyaman dengan usia Anda, dan penuh kedamaian dalam hati. 

*Ini yang disebut S.O.S:*
*Slower (Lebih Lambat),*
*Older (Lebih Tua),*
*Smarter (Lebih Cerdas).*
 
Didedikasikan untuk para oldies , baik yang rela mau pun yang tidak rela, untuk memahami bahwa sebenarnya tidak ada yang baru di bawah matahari atau tidak ada lagi yang perlu kita buktikan. 

Be cool with your age and condition. 
Saat ini yang penting bukanlah bagaimana dunia melihat atau memahami Anda tetapi bagaimana memperoleh kedamaian dalam diri kita.

Copas The Wisdom Success & Motivation.

Setiap orang yang kepadanya banyak diberi, dari padanya akan banyak dituntut

M m_Theodore P. Rachmat Speech_
Lifetime Achievement Award
Ernst & Young, 2019
 
 
*"TO WHOM MUCH IS GIVEN, MUCH IS REQUIRED"*
 
 
Hadirin dan para talenta muda yang saya kasihi dan saya hormati,
 
Sungguh menjadi sebuah kehormatan bagi saya, dapat berdiri di sini, di hadapan talenta-talenta muda Indonesia yang berbakat, hebat, dan berprestasi. Orang-orang pilihan yang akan menjadi harapan dan tulang punggung bangsa di masa depan. Yang akan menjadi penerus estafet antar generasi dalam mewujudkan cita-cita mulai membangun dan mewujudkan Indonesia yang Raya.
 
Dalam kesempatan yang baik ini, ijinkan saya untuk berbagi tentang beberapa hal yang sederhana, tapi rasanya penting dan tepat untuk saya bagikan kepada Anda semua.
 
Sebuah ayat dalam Kitab Suci yang saya yakini, menyatakan demikian:
 
"To whom much is given, much is required."
"Setiap orang yang kepadanya banyak diberi, dari padanya akan banyak dituntut."
 
Saya yakin, semua yang berada di ruangan ini setuju bahwa kita adalah manusia yang diberi begitu banyak anugerah oleh Tuhan. Saya juga demikian.
 
Perjalanan hidup saya, sepenuhnya dan seluruhnya adalah berkat Tuhan. Suka dan dukanya, gagal dan berhasilnya, sehat dan sakitnya, kaya dan miskinnya. Sepenuhnya dan seluruhnya adalah berkat Tuhan.
 
Dan karenanya, menjadi sebuah keniscayaan bagi kita, untuk sebisa mungkin membagikan berkat yang telah Tuhan berikan bagi keluarga, perusahaan, masyarakat, terlebih bangsa Indonesia. Bangsa yang telah memberikan begitu banyak kesempatan bagi kita semua.
 
Sebagai wujud terima kasih yang tulus dan dalam atas penghargaan yang diberikan, dalam kesempatan ini saya ingin menyampaikan 3 hal sederhana. Tiga hal yang besar peranannya dalam kehidupan saya, dan mendorong saya untuk terus berbagi dan berkarya bagi Indonesia.
 
Yang pertama adalah LEARN FROM MISTAKES AND FAILURES.
 
Pengalaman hidup membuat saya sampai pada kesimpulan, bahwa justru berbagai kesalahan dan kegagalan dalam hiduplah, yang paling berharga dan menjadi pendorong kita untuk terus berupaya menjadi the better version of us. Mempelajari kenapa kita salah ambil keputusan atau kenapa kita gagal, membuat kita tidak terbawa pada kesalahan dan kegagalan yang sama. Sebaliknya, merayakan keberhasilan atau kemenangan terlalu lama, hanya akan menumpuk rasa bangga dan puas diri, yang membuat kita terlena.
 
Yang kedua adalah MINDSET.
 
Pola pikir mempengaruhi dan melandasi perilaku manusia. Pola pikir membedakan manusia dari ciptaan Tuhan yang lain. Pola pikir adalah pilihan bebas manusia, namun pola pikir yang keliru dapat membelenggu manusia. Membawa manusia pada sikap dan perilaku negatif. Ada fixed mindset, ada growth mindset. Fixed mindset menempatkan manusia pada posisi pasif, bergantung pada nasib dan keberuntungan. Growth mindset, membawa manusia pada posisi yang lebih aktif, optimis, dan keyakinan bahwa daya upaya akan lebih menentukan daripada nasib atau keberuntungan semata. Fixed mindset memenjarakan, growth mindset membebaskan.
 
Yang ketiga adalah VALUES.
 
"We have to change with changing time, but we have to hold on to unchanged values."
 
Kata-kata bijak dari sahabat saya, almarhum Benny Subianto itu saya yakini benar. Kita harus terus berubah dan beradaptasi sejalan dengan waktu, namun kita juga harus berpegang teguh pada nilai-nilai luhur. Meluncur terus ke depan, tetapi dengan kaki yang kokoh berpijak pada prinsip-prinsip kehidupan.
 
Integrity and Ethics, Excellence, Compassion, dan Humility.
 
Keempat nilai luhur itu yang saya coba pegang teguh sepanjang hidup saya.
 
Diantara keempat nilai inti itu, Humility yang sungguh tidak mudah untuk dipraktekkan. Humility berakar dari kesadaran bahwa selayaknya kita menempatkan kepentingan yang lebih mulia di atas kepentingan pribadi.
 
Semakin pandai, kaya, dan kuat, semakin besar godaan untuk tidak bersikap humble. Godaan yang apabila tidak kita kendalikan, akan membawa kita pada kondisi stagnan, serakah, dan merasa diri sebagai pusat dunia. Humility membangun keberanian untuk menerima masukan yang jujur. Humility mendorong terjadinya proses perbaikan diri yang konstan. Humility membuat kita menempatkan kepentingan yang lebih besar di atas kepentingan kita pribadi.
 
Humility membangun keikhlasan pikiran, perkataan, dan perbuatan. Humility tidak berpamrih, tidak mencari panggung dan kehormatan diri. Humility membangun diri kita menjadi orang yang toleran terhadap perbedaan dan keberagaman.
 
Less for self, more for others, enough for everyone.
 
Bapak dan Ibu yang saya hormati, kembali pada judul sharing saya hari ini:
 
"TO WHOM MUCH IS GIVEN, MUCH IS REQUIRED".
 
Saya yakin, kita semua sepakat, bahwa kita adalah manusia yang banyak mendapatkan anugerah dari Tuhan. Saya mengingatkan diri saya sendiri dan saudara-saudara semua, untuk lebih mudah bersyukur dan terus berupaya berbagi bagi sesama, dalam bentuk dan skala apapun.
 
Setiap kita punya panggilan dan tanggung jawab moral yang sama untuk berbagi, menolong orang lain. Terlebih sebagai anak bangsa, yang lahir dan berkarya di Indonesia. Patut kiranya kita juga ambil bagian dalam upaya besar mewujudkan Indonesia yang Raya. Indonesia yang lebih sejahtera, bermartabat, dan bersatu meski berbeda.
 
Anak-anakku, talenta muda Indonesia yang saya banggakan. Teruslah membangun diri, jangan cepat puas, dan selalu ingat untuk menjadi bagian yang aktif dalam memecahkan masalah bangsa. Teruslah berkarya membangun negeri.
 
Para senior yang saya hormati, yang sudah lebih berpengalaman menghadapi hidup, saya mengajak Anda semua untuk terus menjadi PANUTAN dan memberikan KEPERCAYAAN serta KESEMPATAN seluas-luasnya kepada generasi baru untuk lebih berperan dalam menyongsong masa depan.
 
Akhir kata, sekali lagi, terima kasih yang dalam dan tulus atas penghargaan yang diberikan. Semoga juga bisa menjadi pendorong dan inspirasi bagi kita semua.
 
 
 
Jakarta, 13 November 2019
TP. Rachmat

Fwd:




*IMAM MALIK & IMAM SYAFI'I*

*_"Guru Dan Murid Tertawa Karena Beda Pendapat ttg REZEKI_*
.
Imam Malik ( guru Imam Syafii ) dalam majlis menyampaikan :

*Sesungguhnya rezeki itu datang tanpa sebab, cukup dengan tawakkal yang benar kepada Allah niscaya Allah akan meberikan Rezeki. Lakukan yang menjadi bagianmu, selanjutnya biarkan Allah mengurus lainnya.*
.
Sementara Imam Syafii ( sang murid berpendapat lain) :

*Seandainya seekor burung tidak keluar dari sangkarnya, bagaimana mungkin ia akan mendapatkan rezeki.*

*_Guru dan murid bersikukuh pada pada pendapatnya._*
.
Suatu saat tengah meninggalkan pondok, Imam Syafii melihat serombongan orang tengah memanen anggur. Diapun membantu mereka. Setelah pekerjaan selesai, Imam Syafii memperoleh imbalan beberapa ikat anggur sebagai balas jasa.

*Imam Syafii girang, bukan karena mendapatkan anggur, tetapi pemberian itu telah menguatkan pendapatnya. Jika burung tak terbang dari sangkar, bagaimana ia akan mendapat rezeki. Seandainya dia tak membantu memanen, niscaya tidak akan mendapatkan anggur.*
.
Bergegas dia menjumpai Imam Malik sang guru. Sambil menaruh seluruh anggur yang didapatnya, dia bercerita. . Imam Syafii sedikit mengeraskan bagian kalimat  *"seandainya saya tidak keluar pondok dan melakukan sesuatu (membantu memanen), tentu saja anggur itu tidak akan pernah sampai di tangan saya."*
.
Mendengar itu Imam Malik tersenyum, seraya mengambil anggur dan mencicipinya. Imam Malik berucap pelan.
*"Sehari ini aku memang tidak keluar pondok...hanya mengambil tugas sebagai guru, dan sedikit berpikir alangkah nikmatnya kalau dalam hari yang panas ini aku bisa menikmati anggur.* ......Tiba-tiba engkau datang sambil membawakan beberapa ikat anggur untukku. *Bukankah ini juga bagian dari rezeki yang datang tanpa sebab. Cukup dengan tawakkal yang benar kepada Allah niscaya Allah akan berikan Rezeki. Lakukan yang menjadi bagianmu, selanjutnya biarkan Allah yang mengurus lainnya."*
.
Guru dan murid itu kemudian tertawa. Dua Imam madzab mengambil dua hukum yang berbeda dari hadits yang sama.
Begitulah cara Ulama bila melihat perbedaan, bukan dengan cara menyalahkan orang lain dan hanya membenarkan pendapatnya saja..

Semoga bermanfaat....

Tukang Ojek Jadi Pemimpin tertinggi ddu

BENDERA TERTINGGAL
Oleh: Ustadz Budi Ashari, Lc

Muhammad bin Abi Amir (326 H – 392 H) atau yang dikenal saat memimpin dengan sebutan Al Hajib Al Manshur. Pemimpin Andalus terbesar dan terhebat. Hanya Abdurahman An Nashir yang disebut oleh para ahli sejarah yang mampu menyaingi kehebatan kepemimpinanannya di Andalus.

Wajar, kalau ia seperti itu. Walau tadinya hanya bekerja sebagai seorang Hammar (yang menyewakan Keledai untuk mengangkut barang di pasar) dan tinggal di rumah kos bersama teman-teman seprofesinya di pojok Kota Cordova, ibukota Andalus. Tetapi yang membedakan dirinya dan teman-temannya adalah setelah penat bekerja seharian hanya sebagai Hammar, ia pergi ke masjid raya Cordova untuk duduk bersama para ahli ilmu. Begitulah ia jalani hari-harinya hingga ia menjadi ahli ilmu. Dan ilmu serta iman lah yang mengangkat seseorang di dunia dan di akhirat.

Singkat cerita, ia meniti karir sebagai polisi hingga menjadi kepala polisi Andalus, kemudian menjadi pengawal pemimpin Andalus yang masih kecil sampai akhirnya resmi menjadi pemimpin tertinggi Andalus. Subhanallah....agar kita tahu, kebesaran bukan milik orang-orang berharta.

Saat ia memimpin. Ilmu, iman dan jihad adalah merupakan wajah aslinya. Dia sangat sering memimpin sendiri jihad melawan musuh Allah. Hingga ia begitu dekat dan merakyat. Maka tak heran jika kepemimpinannya adalah kebesaran.

Di tangan pemimpin seperti inilah, musuh Islam sangat segan dan takut kepada kekuatan muslimin. Muslimin masuk ke benak mereka sebagai sebuah kekuatan yang tak mungkin ditandingi seakan datang dari negeri dongeng.

Suatu saat pasukan muslimin memasuki wilayah masyarakat kafir. Kebiasaan pasukan muslimin saat memasuki wilayah perang, mereka menancapkan bendera di tempat tinggi. Dan bendera itu akan dicabut saat mereka meninggalkan wilayah tersebut. Maka pasukan pun menancapkan bendera-bendera di bukit-bukit dan di tempat yang tinggi.

Muslimin mencoba memasuki wilayah itu tanpa ada perlawanan apapun.Dan ternyata benteng-benteng tersebut telah kosong. Tak ada satupun penghuninya. Para penghuni telah kabur, karena mendengar pasukan muslimin mau datang ke wilayah mereka. Mereka berpencaran ke lembah-lembah di sekitarnya.

Karena tak ada penghuni, pasukan muslimin pun meninggalkan wilayah tersebut. Bendera-bendera dicabuti. Tapi seorang tentara muslim lupa mencabut sebuah bendera yang ditancapkan di bukit.

Para penghuni wilayah tersebut mengawasi terus wilayah mereka itu. Walaupun pasukan muslimin telah meninggalkan wilayah mereka beberapa hari yang lalu, tapi mereka tak kunjung kembali ke rumah-rumah mereka.

Apa pasalnya? Bendera tertinggal itu. Mereka menduga bahwa pasukan muslimin masih ada di benteng-benteng mereka, dengan bukti sebuah bendera yang tertinggal di puncak bukit.

Begitulah keadaan berhari-hari. Hingga mereka yakin bahwa muslimin telah pergi dan ternyata hanya bendera yang tertinggal.

Para ahli sejarah pun menyebut perang ini dengan Perang Ar Royah (Bendera). (Lihat: Al Andalus At Tarikh Al Mushowwar h. 236)

Begitulah izzah. Sekali lagi, izzah bukan karena jumlah yang banyak, juga bukan karena harta yang melimpah. Tetapi karena izzah itu hanya milik Allah semata. Tak ada yang memiliki selain Dia. Dan diberikannya kepada Rasul dan orang beriman.

Sayang banyak yang tak percaya. Sehingga mengejar izzah itu bersama orang-orang kafir dan konsep-konsep mereka.

Sayang, ada yang telah percaya konsep Islam tapi kurang memiliki keberanian untuk menerapkannya. Lagi-lagi, karena urusan dunia atau pasar.

Sayang, ada yang yakin, mencoba tapi setengah hati. Hingga ketika badai menerpa, ia pun kembali ke pantai lama. Jika demikian keadaan kita, bagaimana izzah mau hadir untuk kita? Mana mungkin kita bisa mendapatkan anak-anak penuh izzah yang tidak goyah oleh zaman dan lingkungannya.

Bandingkan dengan kisah di atas. Hanya sebuah bendera. Ya, selembar kain kecil. Bahkan hanya secarik kain kecil yang tak sengaja tertinggal. Tapi begitulah. Izzah bekerja di hati orang-orang kafir.

Tak perlu generasi ini yang hadir untuk mendatangi mereka. Hanya berita tentang generasi kita, hanya karya mereka, hanya perlengkapan yang mereka miliki. Tapi itu cukup untuk mengirimkan wibawa muslimin kepada mereka.

Saat itulah, keluarga-keluarga muslim berlomba melahirkan generasi sebanyak dan sehebat mungkin. Saat itulah, hampir tak ada orangtua yang khawatir peradaban kafir mempengaruhi anak-anak mereka. Saat itulah, yang ada adalah mempengaruhi dan mengarahkan dunia.

Inilah kisah izzah muslimin. Dan masih banyak sekali kisah-kisah semisal ini. Generasi penuh izzah. Bukan generasi imma'ah (ikut-ikutan).
***
Maka ini bukan sekadar bendera.  Tapi merupakan bagian dari izzah kaum muslimin.

Kebahagiaan

125- اَللَّهُمَّ ..أَنْتَ حَسْبِي وَنعمَ الوَكيْلُ. وَانْتَ مَوْلَایَ وَنِعْمَ النَّصِيْرُ..
اَللّٰهُمَّ إِنِّي أَنْتَظِرُ مِنْكَ بِشَاَرَةَ خَيْرٍ فَلَا تُؤَجِّلْهَا. وَعَجِّلْ بِهَا يَا أَكْرَمَ الأكْرَمِيْنَ. اَللّهمَّ يَا ربّي.
بَِّشرْنِي بِماَ يَسُرُّنِيْ وَأنتَ خَيْرُ المُبَشرِيْنَ. وصلی الله علی سيدنا محمد واله وصحبه وسلم . 

ALLOHUMMA.Engkaulah Yang Maha Mencukupi..kami.Dan Engkaulah..
Sebaik baik Dzat Yang Menjadi Wakiil..
ALLOHUMMA. YA ALLOH ,,,,,....
Engkaulah.. Tuhan Kami. Sebaik baik Dzat Penolong .
ALLOHUMMA YA ALLOH..
Sungguh kami menunggu kegembiraan terbaik dari
MU ,:
* Janganlah Engkau menundanya..segerakanlah..YA Alloh..YA Akromal Akromiin.Sang MAHA PEMURAH..
ALLOHUMMA YA ROBBY..
* Gembiraknlah kami dengan apapun yang menyenangkan kami. Sungguh hanya Engkaulah Pemberi kegembiraan Terbaik. Washollallohu..alaa 
Sayyidina Muhammad wa Alihi wa Shohbihi wa Sallam.

LIDAH MERTUA

Sedia berbagai macam lidah mertua, harga mulai 5 rb perpohon

Manfaat Lidah Mertua : Bagi Kesehatan, Lingkungan

Lidah mertua atau sansivieria merupakan salah satu tanaman apotek hidup yang cukup terkenal baik nama maupun manfaatnya. Masyarakat Indonesia menggunakan tanaman ini baik hanya sebagai hiasan di ruang tamunya atau benar benar memanfaatkan fungsinya sebagai tanaman demi kesehatan, kecantikan maupun hal lainnya. Alasan lain banyak masyarakat merawat dan memelihara tanaman ini selain karakteristik yang unik dan cantik, juga perawatan yang mudah. Hanya memerlukan sedikit sinar matahari dan air sudah bisa tumbuh tinggi dan sehat.

Secara analogi tanaman ini memiliki daun tegak dank eras. Ujung yang runcing di gunakan sebagai bentuk adaptasi dan protects atau perlindungan diri. Warna yang kontras antara belang hijau tua dan muda serta bergaris tepi kuning. Jika saja warna utama daun ini merah, mungkin seperti api yang sedang menyulut dan menyala nyala.

Kaya manfaat memang menambah poin plus dari tanaman ini. Memang apa saja yang bisa di banggakan dari tanaman cantik ini? Mari kita ulas dahulu kandungandari tanaman ini :

Kandungan lidah mertua (sansiviera)

Tanaman yang berasal dari Afrika ini memang banyak di gunakan oleh masyarakat Indonesia. Selain sebagai tanaman obat, kecantikan, maupun menggunakan manfaatnya sebagai pelengkap atau penambah nilai pandang bagi yang melihatnya.

Sebenarnya kandungan dari tanaman ini adalah pada setiap helai mengandung pregnane glycoside yang mampu membantu menguraikan senyawa beracun menjadi senyawa organic yang mudah di uraikan.Selain itu juga terdapat senyawa organic yang baik untuk manusia, seperti gula dan asam amino.

Tanaman ini mampu menguraikan racun seperti karbon dioksida (CO2), benzene, formal dehid, kloroform, serta tri kotilen.

1. Penyerap polusi terbanyak

Tanaman ini termasuk menjadi salah satu tanaman yang bisa menampung polusi terbanyak di antara tanaman yang lainnya. Yakni sekitar 107 polutan bisa di serap dalam tubuh dan di keluarkan lagi dalam bentuk oksigen. Sangat bekerja baik jika anda hendak mengaplikasikan tanaman ini sebagai penghias ruang tamu sekaligus penyerap polutan rokok jika ada anggota keluarga anda yang merokok. Polutan / polusi dapat menjadi salah satu penyebab kanker paling mematikan

2. Membantu menyerap radiasi

Lidah mertua juga sangat aktiv untuk membantu menyerap radiasi. Salah satunya radiasi yang di timbulkan oleh barang barang elektronik. Sangat pas untuk menempatkan tanaman ini di areal meja tamu atau ruang keluarga yang terdapat televise serta sering di pakai berkumpul. Selain menambah nilai point of view juga bisa di gunakan sebagai penyerap radiasi barang elektronik.

3. Kaya akan produksi oksigen (O2)

Sansiviera ini merupakan salah satu model tanaman yang akan menghasilkan oksigen tinggi. Klorofil yang melimpah akan membantunya mempercepat melakukan fotosintesis. Hal ini yang menyebabkan tingkat oksigen yang di hasilkan oleh tanaman tinggi. Sangat baik di letakkan di ruang kumpul yang biasa di pakai merokok. Yakni sebagai penetralisir asap rokok yang mampu meracuni anggota keluarga yang lain.

4. Cocok digunakan sebagai pagar rumah

Salah satu manfaat lain yang dihasilkan oleh tanaman lidah mertua adalah di pakai sebagai pagar rumah. Hal ini di sesuaikan dengan kharakteristik sifat fisik yang keras dan berujung lancip pada daunnya. Sehingga cukup ampuh serta menambah keunikan pemandangan rumah anda.

5. Sebagai bahan kreasi anyaman

Masyarakat banyak pula yang memanfaatkan lidah mertua sebagai modal bahan anyaman. Salah satunya adalah masyarakat Jepang yang menggunakannya untuk membuat kain. Serat yang di hasilkan baik, kuat, serta lembut.

6. Bunga lidah mertua memiliki bau khas

Bau khas bisa di keluarkan oleh lidah mertua. Beberapa Negara maju seperti Chinna dan Perancis juga menerapkan hal tersebut sebagai parfum. Sangat cocok untuk di semprotkan di kamar mandi maupun dapur yang kerap meninggalkan bau bau menyengat

7. Sebagai bentuk aroma teraphi

Sansiviera juga sangat baik di gunakan sebagai salah satu aroma terapi. Ketika sore hari biasanya bunga bunga lidah mertua akan mekar. Saat itu pula bunga ini akan mengeluarkan bau khas yang menenangkan. Beberapa orang memanfaatkannya sebagai bentuk aroma terapi yang di nilai ampuh untuk mengurangi dan meredakan stress.

8. Bentuk antiseptic

Lidah mertua juga memiliki sifat anti racun yang baik. Tanaman ini sangat baik di gunakan sebagai antiseptic untuk membunuh kuman. Ketika anda jatuh dan terluka, maka debu debu yang bertebangan di udara bisa menjadi virus yang berkembang jika masuk ke dalam tubuh manusia. Untuk itu di perlukan antiseptic yang aktiv membunuh kuman.

9. Sebagai hair tonik alami

Anda yang menginginkan rambut halus dan indah alami mungkin bisa menggunakan tanaman ini. Pasalnya sansiviera merupakan salah satu tanaman yang sangat baik dalam memelihara rambut. Selain melembutkan, ia juga bisa di gunakan sebagai penghalus dan penyegar rambut alami.

10. Membantu mengobati wasir

Tanamana lidah mertua ternyata juga bisa di gunakan sebagai obat. Wasir merupakan salah satun penyakit yang menyebabkan penderitanya susah menjalani buang air besar. Untuk membantu melancarkan proses pembuangannya yakni dengan menggunakan lidah mertua. Sebab tanaman ini kaya akan serat yang membantu untuk memperbaiki pencernaan.

11. Aktif membantu mengurangi sick building syndrome

Salah satu manfaat nyata yang di hasilkan oleh lidah mertua ini adalah sebagai obat atau membantu mengatasi gejala sick building syndrome. Yakni suatu keadaan dimana ruangan yang di huni oleh orang orang memiliki kandungan karbon dioksida (CO2), nikotin, dan efek penggunaan AC yang tinggi. Hal ini bisa di atasi dengan meletakkan tanaman lidah buaya dt tempat seperti ini. Lalu sanseviera akan menyerap zat zat yang  tidak berguna tadi.

Tertipu Kebaikan, Tersisip Keburukan... ASTAGHFIRULLAH

NAFSU TERSEMBUNYI

Beberapa pakar sejarah Islam meriwayatkan sebuah kisah menarik. Kisah Ahmad bin Miskin, seorang ulama abad ke-3 Hijriah dari kota Basrah, Irak.

Menuturkan lembaran episode hidupnya, Ahmad bin Miskin bercerita:

Aku pernah diuji dengan kemiskinan pada tahun 219 Hijriyah. Saat itu, aku sama sekali tidak memiliki apapun, sementara aku harus menafkahi seorang istri dan seorang anak. Lilitan hebat rasa lapar terbiasa mengiringi hari-hari kami.

Maka aku berazam untuk menjual rumah dan pindah ke tempat lain. Akupun berjalan jalan mencari orang yang bersedia membeli rumahku.

Bertemulah aku dengan sahabatku Abu Nashr dan kuceritakan kondisiku. Lantas, dia malah memberiku 2 lembar roti isi manisan dan berkata: "berikan makanan ini kepada keluargamu."

Di tengah perjalanan pulang, aku berpapasan dengan seorang wanita fakir bersama anaknya. Tatapannya jatuh di kedua lembar rotiku. Dengan memelas dia memohon:

"Tuanku, anak yatim ini belum makan, tak kuasa terlalu lama menahan siksa lapar. Tolong beri dia sesuatu yang bisa dia makan. Semoga Allah merahmati Tuan."
Sementara itu, si anak menatapku polos dengan tatapan yang takkan kulupakan sepanjang hayat. 

Tatapan matanya menghanyutkan akalku dalam khayalan ukhrowi, seolah-olah surga turun ke bumi, menawarkan dirinya kepada siapapun yang ingin meminangnya, dengan mahar mengenyangkan anak yatim miskin dan ibunya ini.

Tanpa ragu sedetikpun, kuserahkan semua yang ada ditanganku. "Ambillah, beri dia makan", kataku pada si ibu.

Demi Allah, padahal waktu itu tak sepeserpun dinar atau dirham kumiliki. Sementara di rumah, keluargaku sangat membutuhkan makanan itu.

Spontan, si ibu tak kuasa membendung air mata dan si kecilpun tersenyum indah bak purnama.

Kutinggalkan mereka berdua dan kulanjutkan langkah gontaiku, sementara beban hidup terus bergelayutan dipikiranku.

Sejenak, kusandarkan tubuh ini di sebuah dinding, sambil terus memikirkan rencanaku menjual rumah.

Dalam posisi seperti itu, tiba tiba Abu Nashr dengan kegirangan mendatangiku.

"Hei, Abu Muhammad! Kenapa kau duduk duduk di sini sementara limpahan harta sedang memenuhi rumahmu?", tanyanya.

"Subhanallah....!", jawabku kaget. "Dari mana datangnya?"

"Tadi ada pria datang dari Khurasan. Dia bertanya tanya tentang ayahmu atau siapapun yang punya hubungan kerabat dengannya. Dia membawa berduyun-duyun angkutan barang penuh berisi harta", ujarnya.

"Terus?", tanyaku keheranan.

"Dia itu dahulu saudagar kaya di Bashroh ini. Kawan ayahmu. Dulu ayahmu pernah menitipkan kepadanya harta yang telah ia kumpulkan selama 30 tahun. Lantas dia rugi besar dan bangkrut. Semua hartanya musnah, termasuk harta ayahmu.

Lalu dia lari meninggalkan kota ini menuju Khurasan. Di sana, kondisi ekonominya berangsur-angsur membaik. Bisnisnya melejit sukses. Kesulitan hidupnya perlahan lahan pergi, berganti dengan limpahan kekayaan.

Lantas dia kembali ke kota ini, ingin meminta maaf dan memohon keikhlasan ayahmu atau keluarganya atas kesalahannya yang lalu.

Maka sekarang, dia datang membawa seluruh harta hasil keuntungan niaganya yang telah dia kumpulkan selama 30 tahun berbisnis. Dia ingin berikan semuanya kepadamu, berharap ayahmu dan keluarganya berkenan memaafkannya."

Mengisahkan awal episode baru hidupnya, Ahmad bin Miskin berujar :

"Kalimat puji dan syukur kepada-Nya berdesakan meluncur dari lisanku. Sebagai bentuk syukurku, segera kucari wanita faqir dan anaknya tadi. Aku menyantuni dan menanggung biaya hidup mereka seumur hidup.

Aku pun terjun di dunia bisnis seraya menyibukkan diri dengan kegiatan sosial, sedekah, santunan dan berbagai bentuk amal salih. Adapun hartaku, dia terus bertambah ruah tanpa berkurang.

Tanpa sadar, aku merasa takjub dengan amal salihku. Aku merasa, telah mengukir lembaran catatan malaikat dengan hiasan amal kebaikan. Ada semacam harapan pasti dalam diri, bahwa namaku mungkin telah tertulis di sisi Allah dalam daftar orang orang shalih.

Suatu malam, aku tidur dan bermimpi. 
Aku lihat, diriku tengah berhadapan dengan hari kiamat. 

Aku juga lihat, manusia bagaikan ombak, bertumpuk dan berbenturan satu sama lain.

Aku juga lihat, badan mereka membesar. Dosa dosa pada hari itu berwujud dan berupa, dan setiap orang memanggul dosa dosa itu masing-masing di punggungnya.

Bahkan aku melihat, ada seorang pendosa yang memanggul di punggungnya beban besar seukuran KOTA (kota tempat tinggal, ), isinya hanyalah dosa-dosa dan hal hal yang menghinakan.

Kemudian, timbangan amal pun ditegakkan, dan tiba giliranku untuk perhitungan amal.

Seluruh amal burukku ditaruh di salah satu daun timbangan, sedangkan amal baikku di daun timbangan yang lain. Ternyata, amal burukku jauh lebih berat daripada amal baikku.

Tapi ternyata, perhitungan belum selesai. Mereka mulai menaruh satu persatu berbagai jenis amal baik yang pernah kulakukan.

Namun alangkah ruginya, ternyata dibalik semua amal itu terdapat NAFSU TERSEMBUNYI. Nafsu tersembunyi itu adalah riya, ingin dipuji, merasa bangga dengan amal shalih. Semua itu membuat amalku tak berharga. Lebih buruk lagi, ternyata tidak ada satupun amalku yang lepas dari nafsu nafsu itu.

Aku putus asa. 
Aku yakin aku akan binasa. 
Aku tidak punya alasan lagi untuk selamat dari siksa neraka.

Tiba-tiba, aku mendengar suara, "masihkah orang ini punya amal baik?"

"Masih", jawab seseorang. "Masih tersisa ini."
Aku pun penasaran, amal baik apa gerangan yang masih tersisa? 

Aku berusaha melihatnya. Ternyata, itu HANYALAH dua lembar roti isi manisan yang pernah kusedekahkan kepada wanita fakir dan anaknya.

Habis sudah harapanku.

Sekarang aku benar benar yakin akan binasa sejadi jadinya.

Bagaimana mungkin dua lembar roti ini menyelamatkanku, sedangkan dulu aku pernah bersedekah 100 dinar sekali sedekah (100 dinar = +/- 425 gram emas), dan itu tidak berguna sedikit pun. 

Aku merasa benar benar tertipu habis habisan.
Segera 2 lembar roti itu ditaruh di timbanganku. Tak kusangka, ternyata timbangan kebaikanku bergerak turun sedikit demi sedikit, dan terus bergerak turun sampai sampai lebih berat sedikit dibandingkan timbangan kejelekan.

Tak sampai disitu, tenyata masih ada lagi amal baikku. Yaitu berupa air mata wanita faqir itu yang mengalir saat aku berikan sedekah. Air mata tak terbendung yang mengalir kala terenyuh akan kebaikanku. Aku, yang kala itu lebih mementingkan dia dan anaknya dibanding keluargaku.

Sungguh tak terbayang, saat air mata itu ditaruh, ternyata timbangan baikku semakin turun dan terus turun. Hingga akhirnya aku mendengar seseorang berkata, "Orang ini telah selamat."

••••••••••••••••••••••••
Adakah terselip dalam hati kita hawa nafsu ingin dilihat hebat oleh orang lain pada amal-amal perbuatan kita?

Buang sekarang keinginan itu.. 
Mari kita ikhlaskan amal hanya untuk Allah saja. 

Jika segunung amal yang tak terhitung itu tak membuat qalbu tenang dan bahagia. Maka pertanyakanlah pada diri kita, sudahkah kita ikhlas. Atau amal-amal itu pemuas nafsu belaka?

#Copas 
#Reminder😰

Facebook sangat sederhana

MARK ZUCKERBERG & PRISCILLA CHAN

1. Mengapa saya memperisteri seorang wanita tidak berparas cantik?
2. Mengapa saya menyumbangkan harta / saham facebook saya sebesar USD 45 Miliar, apakah untuk menghindari pajak ?

PERTAMA-TAMA SAYA INGIN MEMBAHAS, APA ITU WANITA CANTIK, APA ITU WANITA TIDAK CANTIK.

Saya mempunyai banyak kesempatan bertemu berbagai wanita cantik. Namun, apa yang disebut wanita cantik kebanyakan berhati seperti kaca, jika sakit manjanya seperti seorang putri raja; dan juga penyakit angkuh. Dan juga akan bertanya kepada saya mengapa begitu kaya namun tidak mau berganti mobil ? Saya tahu tujuan mereka adalah mau pamer di lingkungan teman.

Wanita demikian walaupun secantik apapun, bila sanubarinya hanya menuntut / meminta, tetap kelihatan jelek, jiwanya juga kotor. Wanita demikian barulah dikatakan sebagai wanita berparas jelek, diberikan gratis pun saya tidak mau.
Kecantikan di luar akan berkurang nilainya seiring bertambahnya usia, namun kecantikan dari dalam akan bertambah nilainya seiring bertambahnya usia. Dalam hal ini para ahli ekonomi di Wall Street pasti mengerti, makanya saya sama dengan mereka, tidak akan bersentuhan dengan benda yang secara cepat turun nilainya.

APA YANG SAYA SUKAI DARI PRISCILLA CHAN ISTERI SAYA ?

Raut wajah seorang wanita adalah cermin hati sanubari seseorang, senyumnya memukau selamanya. Sejak hamil, Priscilla sama sekali mengabaikan perubahan yang terjadi pada raut mukanya akibat kehamilannya. Tetap berpakaian sederhana, tanpa dandan, namun kebahagiaannya saya rasakan sepenuhnya dan juga nampak kepada orang lain.

Saya mencintai kesederhanaan Priscilla. Saya mencintai penampilannya, bersemangat namun bijak, berani namun penuh kasih, berjiwa pemimpin namun juga bisa mendukung orang lain. Saya mencintai keseluruhannya. Saat bersamanya, saya merasa sangat nyaman dan santai.

Saya sama sekali tidak merasa Priscilla tersanjung kepada saya. Selain memiliki kecerdasan intelektual yang tinggi, dia juga memiliki kecerdasan emosi / sosial yang tinggi. Jangan lupa bahwa Priscilla adalah lulusan jurusan Kedokteran Harvard University. Anda bisa coba test masuk universitas tersebut, jurusan Hukum, Kedokteran, Ekonomi adalah jurusan yang menjadi rebutan orang. Walaupun lulus test masuk belum tentu anda bisa lulus penuh. Kalau mau dikatakan tersanjung, lebih tepat saya yang tersanjung kepada Priscilla, bukan sebaliknya.

Perkawinan ibarat sepasang sepatu. hanya yang memakainya tahu sepatunya nyaman dipakai atau tidak. Priscilla paling cocok buat saya. Saya dan Priscilla adalah pasangan yang paling ideal di bumi ini. Saya berkenalan dengan Priscilla saat mengantre di toilet. Di mata Priscilla, saya adalah seorang kutu buku. Ini adalah jodoh.

Di mata kalian, Priscilla adalah wanita yang tidak cantik. Namun di mata saya, ia adalah wanita cantik dan paling serasi dengan saya. Saya tidak bisa menahan diri memamerkan foto saya dengan Priscilla yang begitu berbahagia. Dalam foto nampak saya dan Priscilla begitu bahagia, damai, dan alami.
Tips bagi kalian: "Sebagian wanita hanya melihat keburukan orang lain, tidak melihat kecantikan orang lain. Dengan demikian, kebahagiaan akan meninggalkan kalian, tidak berjodoh. Sebab, apa yang ada dalam hati itulah yang ada dalam kenyataan".

SEKARANG MEMBAHAS TENTANG PENGHINDARAN PAJAK YANG DITUDUHKAN KEPADA SAYA.

Kalian berpikir, saya menyumbang USD 45 Miliar apa untuk pamer kekayaan atau menghindari pajak? Apa otak kalian atau otak saya yang bermasalah ? Apa yang kami sumbangkan USD 45 Miliar berbentuk saham sebetulnya, bukan nilai sebenarnya, tapi hanya nilai pasar. Bisa lebih tinggi atau lebih rendah nilainya, ini tergantung pasar yang menentukan.

Dana yang kami sumbangkan untuk digunakan sebagai dana abadi untuk diinvestasikan ke sekolah dan rumah sakit. Saat kelahiran anak kami, kami berkunjung ke rumah sakit, bermaksud untuk bisa ikut berkontribusi dalam dunia pengobatan.

Seiring perkembangan teknologi yang maju pesat, kami sungguh berharap 100 tahun mendatang. Hampir semua penyakit dapat dicegah dan diobati. Saat ini, kebanyakan manusia meninggal akibat penyakit jantung, kanker, stroke, dan penyakit menular lainnya. Diharapkan berbagai penyakit tsb dapat teratasi dengan lebih cepat. Saat menyadari anak kami dan banyak anak lainnya berkemungkinan bisa menghindari berbagai penyakit, kita semua punya tanggung jawab untuk mewujudkan impian itu. Saya tegaskan sekali lagi, saya dan isteri saya akan berkontribusi semaksimal mungkin untuk tujuan tersebut.

Di Silicon Valley, "Mengubah Dunia" kata itu bukan hanya sebuah slogan. Ia merupakan sebuah keyakinan dan kekuatan. Mimpi kami berharap melalui usaha keras kami untuk memperbaiki kualitas pendidikan, pengobatan, integrasi dunia, untuk disumbangkan kembali ke masyarakat, mengubah dunia. Membangun suatu dunia yang lebih baik untuk semua umat manusia.

Teman2 sekalian, kami sedang melakukan upaya "Change The World", apa yang telah kalian lakukan ? Saya mendengar di antara kalian banyak mengeluh, saya ingin katakan bahwa tidak ada artinya mengeluh, tindakanlah yang lebih bermakna.

Saya dan Priscilla menyumbangkan 99% saham kami di Facebook, mendekati semua saham milik kami, apa kalian masih menganggap yang kami lakukan untuk menghindari pajak ? Apa masih ada maknanya menghindari pajak ? Banyak teman2 di China yang kaya raya, mengapa mereka tidak ikut menyumbangkan 99% harta mereka untuk menghindari pajak ?

LALU, TENTANG BAJU DAN MOBIL APA YANG SAYA PAKAI.

Betul, sepanjang tahun saya memakai T-shirt abu-abu dan mobil yang sangat sederhana. Saya tegaskan, saya bukan orang yang berhari-hari tidak ganti baju. Namun, saya membeli banyak T-shirt berwarna abu-abu. Saya berusaha menjalani hidup ini sesederhana mungkin, supaya menghemat pikiran dan waktu memutuskan berbagai hal yang tidak penting. Sebab memilih memakai pakaian, makan pagi, dan berbagai hal kecil itu menyita cukup banyak waktu dan pikiran. Saya tidak ingin membuang waktu hanya untuk hal2 kecil tersebut, sehingga saya bisa lebih konsentrasi melakukan berbagai hal yang lebih bermanfaat untuk masyarakat.

Saya memiliki tiga buah mobil, satu Toyota seharga USD 16 ribu, VW golf seharga USD 18 ribu dan Chevrolet TSX seharga USD 30 ribu. Setelah Facebook go public, saya ganti VW GTI seharga USD 30 ribu. Saya berpendapat, mobil hanya sebuah alat transportasi, tidak perlu yang mahal-mahal.
Saya tidak memakai berbagai barang branded, yang penting saya merasa nyaman. Mengapa butuh barang-barang yang berlebihan ? Kalau yang menyangkut kebutuhan berlebihan, justru otak, perasaan sendiri lebih butuh diutamakan.

Kata bijak Chinese zaman dulu:  "Manusia harus menaklukkan benda bukan ditaklukkan benda". Maksudnya adalah, berbagai materi kehidupan untuk digunakan / dikendalikan manusia, bukan sebaliknya. Saya sangat setuju dengan pemikiran tersebut.

Saya sangat salut ucapan yang pernah diucapkan Mandela, yaitu : "Jiwa saya adalah pemimpin saya, nasib saya dikendalikan oleh diri saya sendiri". Makanya saya tidak gila branded, tidak ada manfaatnya dan sangat tidak masuk akal.
Apa yang ada dalam hati itulah kenyataan yang ada di dunia. Percayalah bahwa dunia ini adalah alam semesta yang indah, jika anda tidak percaya, anda tidak akan bisa memiliki dunia / alam semesta yang indah. Tidak akan memiliki kehidupan yang indah dan penuh kedamaian. Hal tersebut di atas merupakan keyakinan saya dan Priscilla.
Akhir kata, bila ada yang tidak berkenan, mohon petunjuk ! Anda bisa tinggalkan pesan untuk saya. Terima kasih telah luangkan waktu mendengar yang saya sampaikan.
Terima kasih.

Mark Zuckerberg

=====================     
CATATAN :
                                                                  
MARK and PRICILIA, merupakan orang  terkaya no.3 di dunia (no.1 adalah Warren Buffet pemilik saham terbesar, no.2 adalah Bill Gates, pemilik program Window's / Microsoft).   
                               
Kekayaan Mark USD 45 Milyar. Mark hanya menyisihkan untuk keluarganya 1% (USD 450 juta), luar biasa...! Kasih dan ikhlas adalah kuncinya, itu yang membuat ia hanya memiliki 1% dari keseluruhan sahamnya.

Human capital

MILIONAIRE RACE

Milionaire race adalah perjalanan wealth mastery. Semua event di rancang berdasar pakar psikologi sosial yang memiliki keilmuan di pakai di dunia militer Daniel Kahneman dan  Amos Tversky yang ternyata begitu di adopsi kedalam organisasi bisnis seprti Goldman Sach, charles Swabb membuat organisasi ini kelas dunia.

Dalam dunia militer aset terbesar bukan senjata atau Arsenal bukan juga Armor namun aset terbesar tersebut adalah manusia, Human Capital. Ketika Dr Daniel dan Dr Amos merancang sebuah studi tentang human kapital ini berbasis "fisiologi" gerakan tubuh seperti halnya baris berbaris yang terlihat sederhana. Maka terjadilah revolusi dalam dunia military.

Cara baris, apa yang dilakukan dalam team kecil, dalam team besar dan individual survival di rancang, membuat amerika (pertama yang menggunakan) menjadi pasukan tentara yang buas dan tidak tertandingi baik dalam persenjataan maupun kemampuan manusianya.

Kemudian terus berkembang kemampuan Human capital tersebut dalam dunia milter berbasis keilmua psikologi dua doktor tadi. 

Disebuah negara seperti indonesia atau banyak negara yang sedikit anggaran persenjataannya maka memanfaatkan Human Asset adalah kunci menang perang. Dengan teknis aplikasi psikologi berbasis dua guru besar tadi membuat Kopasus indonesia menjadi tentara terbaik di dunia bukan karena senjatanya tetapi human asset.

Teori pengembangan kemampuan tadi dua doktor psikologi tadi oleh Kubler Roos di kemas menjadi pelatihan terapan bisnis wealth masterry yang di adopsi oleh perusahan raksasa seperti  Goldman Sach dan top rank wallstreet company dan di aplikasikan untuk pengembangan Human Asset mereka dan terbukti berhasil.

Dalam milionare race kita akan mempraktekan semua ajaran pakar psikology dalam wealth mastery. Ada 2 pencapaian yang akan kita lakukan. Meningkatkan kemampuan individu dan meningkat kemampuan team work.

Dalam Milonaire Race nanti ada 10 kegiatan utama yang akan di kerjakan. Sangat fisikal dan sangat emosional seperti MMBC hanya kali ini banyak di luar ruang. Itu akan membuat peserta menjadi mengeluarkan  "the best of me" nya dan kemampuan "trust other"nya terpancing keluar.

Sekali lagi selamat bergabung, dimana tugas pertama sudah mulai di bagikan, masih perlahan. Yaitu membentuk team 6 orang dan monggo memperkenalkan diri masing-masing di group. Kekuatan, kelemahan, bisnis, keilmuan dan apapun yang bisa membuat team memenangkan kompetisi, mulailah SHARE. 

Kemarin di MMBC ada triangle sharing, ini sekarang double triangle sharing. Selamat berbagi dan selamat melaksanakan Tugas selanjutnya.

Tertanda : 
MWP & KP sang dewa perang

Ilmu kaya

KAYA ITU ADA SCIENCE NYA

Tahan sebentar komentar Asian Games ya kita balik ke dunia aplikasi psikologi. Dunia aplikasi psikologi mengenal diagram pemograman pikiran yang bernama diagram Kubler ross. Atau dikenal juga dengan nama lain "change condition process".

Kubler menghubungkan fisiologi dengan emosi.

Misalnya seseorang perokok berat ingin menghentikan kebiasaan merokoknya. Teori klasik aplikasi psikologi akan mencari dulu "secondary gain" kemanfaatan rokok tersebut dari klien tersebut.

"Secondary gain" adalah manfaat kejiwaan bagi seseorang. Misalnya kalau habis makan dia merokok maka mulutnya terasa nikmat. Atau ketika merokok ide-ide bermunculan di kepala sementara dia hidupnya di dunia "kreatif". Sangant membutuhan "ide kreatif" bukan rokok lah ya yang dibutuhkan.  

Munculnya ide itu di sebut secondary gain. Kemanfaatan kedua dari manfaat pertama. Manfaat pertama mungkin dulu waktu muda merokok itu terlihat "cool", "rebel", sehinga kesan jagoan (diharapnya) di dapat dengan merokok.

Setelah ribuan kali merokok maka value merokok "menjadi jago" tadi sudah masuk dalam di bawah sadar tertutup dengan data lain. Dan mulai otak mencari kemanfaatan lain dari merokok. Semakin banyak "gain", third gain, fourth gain maka makin sulit orang berubah menjadi tidak merokok. Seluruh kebenaran sudah bertumpuk dalam sistem pikiran.

Jadi di carilah secondary gain oleh terapi klasik atas masalah merokok pada kliennya. Beda dengan pendekatan Kubler. Dia mengingatkan bahwa suatu hari sang perokok tersebut sesak nafas, jantungnya tensinya naik, sehingga pingsan lalu tersdar posisi di UGD kena minor stoke. Dokter mengatakan, berhenti merokok ya, anak-anak masih kecil masih memerlukan anda untuk tumbuh dewasa!!!.

Dan ajaib, seketika dia menghentikan merokoknya ketika ingat anak-anaknya. Peristiwa itu di namakan "change condition process". 

Ok, saya mohon maaf tulisan kali ini sebenarnya untuk peserta Reunion : Millionaire Race 2018 di bali september 7-9 nanti. Tapi mudah-mudahan ada yang berkenan dengan ilmu "murahan" ini untuk dipelajari.

Boleh terus? Inilah tulisan berbasis aplikasi psikologi yang peminatnya hanya 10% dari peminat politik. Bener deh. Banyak orang ingin  makmur dan sejahtera. Tetapi otaknya isinya politik, ya ngak naymbunglah hahahaha..

Fans politik itu bagi yang belum dewasa itu menyebalkan perilakunya. Peristiwa Asian Games kemarin. Bisa tuh saling ledek mengatakan ada yang jualan diri di saat opening asean games dan ada yang memuji setinggi langit atas prestasi tersebut.

Bagi saya bagus bilang bagus,jelek ya jelek. Kemarin opening bagus banget. Titik. Ra usah di bahas. Balik ke tulisan aplikasi psikologi yang peminatnya sedikit. Eeh tapi banyak yang masih "stuck" sebentar otaknya pada tulisan si sontoloyo yang bianng bagus ada acara grand opening sea games. Yo wis ra popo.

Dalam pemrograman pikiran, kita mengenal bahwa tindakan fisik bisa merubah emosi. Hal yang merubah emosi itu bisa merubah pikiran bawah sadar. Dan pikiran bawah sadar mengusasi 88% tindakan manusia menjadi punya "peta sukses baru". Jadi kaya adalah "subconscious mind" dengan nama lain "properity conscious".

Seseorang punya "prosperity conscious" pasti kaya. Dan ini adalah "man made" program. Karena itu "kaya itu science".

Kita masuk kedalam sekarang. Jadi kita mengenal bahwa "kegiatan" keseharian bisa merubah atau menanamkan program dalam pikiran.  Hanya dengan bermain ternyata otak bisa berubah  KOMPOSISI nya. Menjadi manusia yang lebih baik. Pertanyaannnya main apa? Bagaimana memainkannya? Itulah Kubler methode yang sebentar lagi kita jabarkan.

Kita uji ilmu kita ini sebelum kita lanjutkan pelajaran selanjutan. Ada banyak  kegiatan yang tidak bisa berlawanan satu dengan lainnya pada gerakan tubuh di sambungkan dengan emosi. Maksudnya begini.

Anda berdiri tegak, lalu busungkan dada, lalu dongak kan wajah keatas menatap langit, lalu tarik nafas penuh masuk kedalam dada....lalu coba pancing emosi SEDIH atau MARAH. Garansi tidak akan bisa sedih atau marah.

Sebaliknya, anda menundukan kepala, mendekati paha anda, lalu dekap badan anda sendiri. Lalu cobalah untuk TERTAWA. Tidak mungkin bisa tetapi kalau di suruh memancing marah anda, memdadak anda bisa TANTRUM!. Marah marah tak terkendali.

Sebentar, saya mau lanjut tapi say amau bertanya dulu. Penting ilmu  beginian? Penting untuk faham bagaimana untuk kaya. Penting kah mengetahui bahwa ada science nya atas ilmu aplikasi psikologi ini. Atau kita stop aja bahas politik. Lebih emosi, lebih enak meng-share tulisan politik. Atau tetap lanjut mau belajar ilmu ini? Hahahah #peace

Relawan

"Sukarelawan"
Diadopsi dari tulisan Muhammad Irwan Ibrahim

Jika anakmu kelak bertanya ayah siapa itu Sukarelawan ? Mungkin ini bisa jadi jawabannya 

Sukarelawan itu bukan manusia biasa nak..
Mereka tidak boleh sakit, harus bisa menahan kantuk.
Mereka harus terus berpikir dan mengingat dan memperhatikan kondisi orang lain 
Mereka harus ikhlas makan seadanya dan kadang kehilangan waktu untuk bisa bersama dengan orang-orang yang disayanginya…

Dan bila dia kembali bertanya... Kapan sukarelawan berhenti kerja dan pensiun?
Sukarelawan tidak pernah pensiun nak, karena jadi sukarelawan itu bukan pekerjaan tapi panggilan jiwa… Sukarelawan itu harus tetap mau mencoba dan membantu walau sekecil apapun…

Dan bila dia kembali bertanya, berapa gaji sukarelawan Yah? 
Gaji sukarelawan adalah melihat mereka yang dibantu menjadi selamat, sehat jiwa dan raganya.
Gaji sukarelawan adalah belajar akan ketabahan dari mereka yang selamat 
Gaji sukarelawan adalah belajar bersyukur atas nikmat sesedikit apapun dengan melihat bagaimana saat nikmat itu dicabut.
Gaji sukarelawan itu adalah mendengar sapaan salam, mendapat pelukan dan tepukan dibahu dari mereka yang terbantu, melihat mereka bangkit dan berdiri kembali. 
Gaji sukarelawan itu adalah persaudaraan tanpa batas dari sesama sukarelawan yang lain. 
Melihat mereka dan anak mereka tersenyum dan tertawa, seolah melihat senyum dan tawamu nak.. 
Sungguh tidak ada yang lebih berharga dari itu… 

Dan bila dia kembali bertanya, kalo sukarelawan terus menolong orang lain, siapa yang menolong mereka Yah? Yang Maha Kuasa Nak, tentunya berkat do'a kamu, do'a ibumu, do'a orang yang ditolong, dan do'a orang-orang baik lainnya. Do'a adalah obat dan penguat kesehatan mereka..

Bila dia sudah selesai bertanya katakanlah ini:
Bila kamu nanti besar ayah harapkan jadilah orang yang berguna, orang yang berguna itu tidak perlu menjadi mendaftar menjadi seorang Sukarelawan. 

Tapi bila kamu memutuskan jadi salah satu dari mereka, yang utama jagalah niatmu, kesehatanmu kuatkan badan dan jiwamu, asah ilmumu, dan jaga nama baik sukarelawan   dengan sungguh sunguh.

Dan saat kamu bertugas, tetap berhati hati dan jaga kesehatan, jadilah penolong, bukan yang ditolong. Berlaku sopan, bersabar, dan lembutlah dalam berbicara dengan yang kamu bantu; ingatlah walau terlihat sehat diluar, jiwa mereka sedang terkoyak dan terguncang… 

Jaga selalu amanahmu dan hilangkan sombongmu; bantuan yang kamu berikan ke mereka yang kamu bantu adalah pemberian orang-orang baik, orang-orang ikhlas yang rela menyisihkan harta mereka.. 

Penghormatan untuk para pahlawan Sukarelawan... 
17 Sep 1945 -- selamanya

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Buy Coupons | Re-Design by PKS Piyungan